Belanja dan Menginap Murah di Guang Zhou China

saya dan kakak saya, sophia. di terminal guang zhou

Waktu pertama sampai di Guang Zhou … weewww mata saya nyaris copot karena melotot melihat harga harga barang yang tertera di toko toko dekat hotel saya menginap. Bayangkan saja, baju baju dijual dengan harga yang jika dirupiahkan hanya sekitar 10ribuan saja. Sendal sendal cukup ditebus dengan 5ribu rupiahan dan aneka pernak pernik lainnya yang cuma 1000 rupiahan saja. Aje gileeee!!!

Untuk kualitas dan model yang lebih bagus, baju baju dijual dengan harga 45ribuan dan tas tas trendy yang kalau di Malaysia (persis samaaa) dijual dengan harga Rp. 150.000 dan di Indonesia bisa mencapai Rp. 300.000, maka di Guang Zhou dekat tempat saya menginap itu hanya dijual dengan harga Rp. 50.000 saja. Weewwww … bener bener surga belanja yaaah.

menuju hotel dengan bus

Oya … di sana saya juga melihat aksesoris semacam kalung, yang di pasar atoom surabaya dijual dengan harga Rp. 150.000, disana cuma dijual dengan harga Rp. 15.000 saja. Barangnya??? Persis sama!!! Dan barang barang lainnya pun ngga kalah murah dan bikin pusing mau beli apaan hahahaa …. disana saya juga beli tas koper seharga 150ribu rupiah. Hebatnya, murah meriah tapi kuat banget. Udah kupake berkali kali dan pastinya dibagasi pesawat di bontang banting, tapi masih oke aja tuh koper hehehee …

kiri : christina dengan tas seharga 50ribu. di malaysia, tas yang sama persis dijual dengan harga 150ribu. kanan : aneka baju modis dengan harga hanya 45 – 100ribuan rupiah

Oye oyeee … tapi ini hanya manisnya berbelanja di Guang Zhou yah. Kawan saya pas ke Guang Zhou dan berada di tempat yang salah, boro boro manis. Dia sampe stress dan BB saya, “Mana, barang disini harganya sama di Indo sama aja kok. Malah beberapa barang aku beli kemahalan euy. Sampe nyesel”. … Yup… kalau salah tempat memang begitulah akibatnya. Karena ternyata ngga semua tempat di Guang Zhou itu adalah tempat yang murah meriah untuk belanja. Kalau salah tempat yaaaa harganya mahal mahal juga heheeee…

banyak pedagang kaki lima dengan jualan murah meriah

Kebetulan waktu saya ke Guang Zhou, saya ditemani oleh christina yang tahunan tinggal di cina untuk sekolah. Selama sekolah, dia pun suka melancong hahahaa … jadi di Guang Zhou ini pun, dia tahu tempat tempat yang murah meriah untuk berbelanja dan pastinya bakal untung gede kalau dijual lagi di Indonesia. Tapi karena saya ngga ada persiapan untuk kulakan … yaa saya sih ngga belanja banyak … ngga lebih dari 700ribu rupiah hahaaa … pulang Indo baru saya nyesel dah … haiyaaahhh kenapa ngga belanja banyak terus dijual lagi hohoohoo .. maklum waktu tu jiwa dagangnya belum muncul.

Pengalaman seru selama di Guang zhou

Ada beberapa pengalaman unik, selama saya di Guang Zhou ini. Terutama soal belanja berbelanja. Cekidot yah hahahaa :

pusat perbelanjaan tempat saya diusir dari toko, karena cuma liat liat alias ngga beli apa apa hahahahaaa … pusat perbelanjaan ini mirip mangga dua pasar pagi .. tokonya kecil kecil padat isinya

1. Sebagai orang yang ga bisa bahasa Mandarin dan ngga ngerti kota tersebut, otomatis, saya ngintil saja kemana teman saya, Christina itu pergi. Nah dia masuklah ke toko pernak pernik untuk membeli kuku palsu (untuk dijual lagi). Saya berdiri di belakang christina dan wooowww apa yang terjadi sodara sodara??? Si penjual mendatangi saya dan dengan wajah burem alias sama sekali ngga ramah, dengan bahasa tarzan mengusir saya hus hus hus.

Saya bingung dong??? Terus teman saya bilang, “Yun, kamu disuruh keluar dari toko”. “Lah??? emang kenapa???”. “Iya soalnya toko disini kan kecil kecil, mereka ga suka kalau yang datang cuma liat liat. Setiap orang datang harus beli atau minimal terlihat memang ingin beli. Kalau cuma nemenin ngintil di belakang gitu, pasti di usir karena menu menuhin toko”. Heaalaaah dah buseeeet. Yaaa udah akhirnya saya keluar toko dan bengong diluar sampai temen saya selesai bertransaksi deh.

kota yang padat penduduk

2. Soal tawar menawar harga. Melihat ada barang lucu di toko depan, saya bilang kakak saya, sophia, “Olce, aku ke toko depan situ ya, mau liat barang”. “Oke”. Masuklah saya sendirian di toko mainan tersebut dan nanya harga. Karena ngga tau bahasanya, cara saya nanya pun cuma nunjuk ke mainan tersebut dan nunjuk ke arah kalkulator. Lalu pemilik toko nya memencet berapa digit dan hasilnya jika dirupiahkan adalah sekitar 60ribu. Yuiii mahal aje … lalu saya ke kakak saya dan bilang, “Olce itu mainan mahal banget 60ribu”. Terus kakak saya pun mencoba masuk dan bertanya dengan bahasa mandarin, woowww kakak saya hanya diharga 40ribu. Ngga pake nawar sudah beda 20ribuan.

malam malam juga masih ada pusat perbelanjaan yang buka

Lalu tak lama kemudian datanglah penduduk setempat dan menanyakan harga barang yang sama (saat itu barangnya masih di pegang kakak saya). Ngga pake nawar juga, penjual itu langsung ngasih harga ke pembeli yang orang lokal tersebut dengan harga 20ribu. Haaaahhh???? Sontak kakak saya komplain. “Kenapa anda memberi ke sana 40ribu dan ke orang itu 20ribu?”, penjual itu dengan santainya bilang, “Dia penduduk lokal sini, harganya tentu beda dengan anda orang asing”.

yaiii … pas saya nanya ke christina. Ternyata memang seperti itulah. Pembeli asing yang bisa berbahasa mandarin akan diberi harga lebih murah dari orang asing yang ngga bisa bahasa mandarin. Dan penduduk lokal tentu akan diberi harga lebih murah lagi daripada orang asing, meski bisa berbahasa mandarin. ow ow owwwww …

daerah dekat hotel saya menginap

3. Selama di Guang Zhou, saya banyak sekali bertemu dengan polisi. Dan tiap bertemu polisi, sang sahabat rakyat itu selalu mengingatkan saya dan rombongan untuk berhati hati dengan barang terutama tas berisi dompet. Ternyata, saking banyaknya penduduk dan sulitnya bekerja di cina, membuat banyak kasus pencurian terjadi disini. Yup, disini saya sama sekali ngga ngeliat ada pengemis, mungkin dilarang kali yaaa … tapi hasilnya banyak terjadi pencopetan dan kawan kawannya. Beruntunglah saya dan kawan kawan ngga ada yang kecopetan dan saya juga belum pernah denger temen saya yang lainnya kecopetan di cina. Semoga jangan heheheee ….

Hm … itu dulu info yang bisa dibagi … nanti kalau ada cerita lain lagi akan saya bagi heheheee … selamat lebih dekat mengenal Guang Zhou.

Hotel Rekomendasi di Guang Zhou

Di Guangzhou kami menemukan hotel yang sangat rekomendasi, karena selain murah meriah 300ribu/ malam, lokasinya juga benar benar di pusat perbelanjaan murah meriah, selain itu hotelnya sangat nyaman dan ada fasilitas internet jika anda membawa laptop. Nama hotel tersebut adalah Shang Jiu Wan Hotel.

Shang Jiu Wan Hotel, Shangjiu Road no 46 Guangzhou, telp 86 – 20 – 62756888 atau 86 – 20 – 62792588. Buat yang pengen datang kesana, dapat melihat lebih lengkapnya di www.chinatravelone.com atau telp ke (0755) 26929999

Penulis : Catur Guna Yuyun Angkadjaja – Guang Zhou China

Info hotel di Guang Zhou, klik disini




%d bloggers like this: