Archives for jajang dirajanagara

VIA FERRATA – Siapapun Kini dapat Jadi Pemanjat Tebing, termasuk Anak Anak

panjat-tebing via ferrata

Siapa bilang memanjat tebing susah dan menakutkan. Mau bukti? Datang aja ke Dusun Cirangkong,  Desa Pasanggrahan, Purwakarta, Jawa Barat. di sana tebing Andesit setinggi 350 meter bisa dipanjat oleh orang awam bahkan oleh anak-anak sekalipun. Padahal dahulu sejak tahun 1980-an, Tebing Parang hanya populer disambangi dan dipanjati terbatas oleh mereka para Pemanjat Tebing alam dan…

Menjajal Terbang Jarak Jauh di Langit Wonogiri

Hutan batu adalah artinya dalam bahasa Indonesia. Ya sesuai namanya dalam bahasa Jawa, kabupaten Wonogiri tanahnya terdiri atas hamparan batuan andesit dan gamping. Hampir setiap mata memandang ke berbagai penjuru kota, dapat dengan mudah kita jumpai formasi batuan andesit hitam berdiri menjulang dan memanjang. Berkat struktur tanahnya yang keras ini lembah sungai Bengawan Solo yang…

Eksplorasi Pantai Siung Jogja yang Eksotik

Bebatuan kapur umumnya tidak bisa disebut tinggi, bahkan tak sampai satu tali untuk menuntaskan jalur-jalurnya. Namun karena berdiri terpencar-pencar di bibir pantai menjadikannya karang yang sangat tajam serta licin, cukup membuat jemari perih hanya dalam waktu singkat dan yang terjelek angin pantai yang basah mudah menjadikan pengaman berkarat hingga membahayakan pemanjat bila tak berhati-hati. Ingin tau lebih lanjut tentang kisah ini. klik moreee

Birunya Langit Tongging di atas Birunya Air Toba

Matahari baru sepenggalan saat pesawat Hercules tinggal landas dari bandara Halim Perdanakusuma Jakarta Timur. Pesawat angkut yang sudah renta karena dibeli pada jaman Jendral M Jusuf itu penuh dengan penerbang gantole dan paralayang dengan tujuan akhir— Medan. Sedikit Tentang Pesawat Setelah transit di Padang dan sebelumnya berangkat dari Malang, pesawat dengan nomer A-1305 mendarat di…

Mengulang Kisah di Gunung Parang – Purwakarta

Sebenarnya cerita ini sudah agak lama kawan (semoga belum basi), cerita saat saya mengajak dua orang teman (Batak dan Bim) menghabiskan malam tahun baru 2008-2009 dengan cara beda. Yaitu “Manjat di Gunung Parang”. Senja itu, jalan mampet dimana-mana. Menjelang pergantian tahun setiap orang sepertinya punya rencana menghabiskan waktu untuk pelesiran. Supaya tidak menderita karena macet…