Bebek Gobyos … Segurih Ayam Kampung

Hari ini, berbekal informasi “Di jalan raya cileduk, kreo, Tangerang, ada bebek rasa ayam kampung yang bakal bikin kamu gemrobyos lalu pulang dengan rencana akan kembali lagi kesana karena rindu rasanya”, saya yang merupakan penikmat bebek ini,langsung tanpa ragu tancap gas menuju ke kreo yang naujubilah jauh juga yach, 1 jam perjalanan dari area kebon sirih Jakarta pusat. Setelah tengok kanan kiri kanan kiri, akhirnya ketemu juga tuh warung  BEBEK GOBYOS. Kepalang tanggung, jauh jauh ke kreo, sayapun memesan aneka bebek yang ada disana. “Bebek gobyos 1, bebek cabe ijo 1, bebek goreng 1, bebek bakar 1 dan minumnya the rosella”, ucapku pada pelayan yang cukup ramah. Nggak pake lama, 4 macam bebek itu sudahmuncul. Pertama tentu saya langsung mencoba yang disebut BEBEK GOBYOS. Wow…

Yang Alami, Sehat dan Lezat di Resto Sedap Alami (organik)

Pengalaman menikmati segarnya makanan organik di Sedap Alami Inilah pertama kali saya mencoba menu organik yang benar benar di masak secara benar sehingga kandungan organik yang ada di bahan dasar-nya tidak rusak. Saat itu saya memesan pecel. Hm, yang luar biasa, pecel organik ternyata memiliki rasa yang luar biasa segar, jauh dibanding dengan sayuran biasa. Kacang panjang yang saya makan memiliki rasa manis alami dengan aroma kacang yang gurih dan kuat sekali. Tempe yang terbuat dari kacang kedelai organik dan di produksi secara home made oleh sang pemilik pun memiliki harum dan gurih yang patut diacungi jempol. Apalagi wortelnya yang memiliki kandungan air lebih banyak dan lebih manis daripada wortel biasa, benar benar membuat saya terpesona dan seusai menyantap hidangan ini perut saya serasa ringan….

Martabak dan Cane kesayangan para pejabat tinggi negara

Roti cane buatan Ibu Marni ini memiliki rasa gurih dan manis yang sangat ideal, saya menyebutnya. Karena rasanya yang original sudah enak, maka biasanya jika kemari, saya hanya memakannya dengan gula saja. Meski kari-nya juga enak, tapi kari nya mungkin lebih enak untuk dimakan sendiri secara terpisah, karena saya benar benar tak ingin mengganggu rasa cane yang sudah saya dapat. Selain cane, disini juga jual martabak. Martabaknya ini agak spesial yach, beda dengan martabak lain yang pernah saya jumpai selama ini. Untuk perbedaan saya akan cerita kemudian. Karena saya terlebih dulu ingin cerita soal siapa sih pelanggan Bu Marni ini? Menurut Bu Marni, salah satu pelanggan martabak-nya adalah keluarga cendana. Tepatnya waktu 40 an hari ‘tiada-nya’ Pak Harto (Mantan Presiden RI), martabak Bu Marni inilah…

Kemrenyees, Ikan Nila Goreng Pak Ugi

Info dari kawan, ada Resto Ikan Nila yang rame banget. Ngga mau ketinggalan, yuk mari kita cap cus. dannnn wooww Astaganaga!!! Resto bernama Ikan Nila pak Ugi tersebut benar benar Rameee banget. Penuuuuh!!! Mulai dari jam 11 pagi saya nongkrong, sampe jam 14.30 aku pulang, masih aja rame… ala daaaa bujug… Ya gimana gak selalu rame??? Makanan disini emang endang gurindang bambang plus harga yang murah meriah, makan puas dengan kerang ijo, nila goreng dan cah kangkung, paling cuma habis 50ribu udah ama minumnya. Rasanya??? Niii, ikan nila goreng yang dari luar tampak sangat sederhana, keriiing tanpa bumbu apa-apa karena memang cuma dibumbu garam sebelum digoreng, hm…. Kulitnya garing kemriyek kayak krupuk, tapi begitu gigitan sampe ked aging ikannya, waaa masih basah boooo!!! Udah gitu,…

1 76 77 78
%d bloggers like this: