Serunya Festival Lampion 2016 di Singapore

Dewa Bulan & Dewi Matahari

Mid Autumn Festival atau kalau orang Surabaya menyebutnya bulan Tong Ciu Pia – adalah festival atau perayaan yang diperingati tiap tanggal 15 bulan 8 kalender Han (China). Di dunia Internasional, festival ini dikenal dengan nama Moon Cake Festival atau warga Korea menyebutnya Chuseok dan masyarakat Jepang menyebut Tsukimi. Apapun sebutannya, kali ini wisataseru akan mengajak anda menikmati maraknya Festival Lampion pada Moon Cake Festival di Singapore.

—————————

Singapura, sebuah negara multikultural yang terdiri dari berbagai suku dan bahasa. Maka tak heran jika kita ke Singapura, akan terdengar banyak bahasa dan pemandangan warna warni makanan dan ragam budaya disana. Pluralisme Singapore pun selalu tampil dalam setiap kesempatan, termasuk salah satunya acara budaya. Termasuk Moon Cake Festival.

Meski secara budaya, Festival ini adalah milik etnis Tiong Hoa, namun bisa kita rasakan, seluruh Singapura seolah turut merayakannya. Mid Autumn festival atau juga kerap disebut Lantern Festival di Singapore ini, tiap tahunnya selalu ditandai dengan maraknya pemasangan lampion di pusat-pusat kota dan tempat atraksi. Tak hanya lokasi lokasi besar tujuan wisatawan seperti di di Area Gardens by the Bay, Chinatown, Bugis, Singapore Botanical Garden, Chinese Garden, dan tempat-tempat lainnya, bahkan di lokasi tinggal saya di Toa Payoh pun meriah dengan lampion lampion yang sangat menarik.

Seperti apa menariknya Festival lampion di Singapura tahun 2016 ini? Ini adalah foto foto saat saya ke Garden by The bays

Garden by the Bays - Gerbang Masuk

Garden by the Bays – Gerbang Masuk

Garden by the Bays - Gerbang Masuk

Garden by the Bays – Gerbang Masuk

The Matchmaker aka Mak Comblang :D

The Matchmaker aka Mak Comblang 😀

10 Matahari

10 Matahari

Kelinci Giok

Kelinci Giok

Sangat menarik bukaaan??? Lampion yang asalnya hanya bulat dengan penerangan di dalamnya, kini bisa menjelma menjadi berbagai wujud. Selain di Garden by the Bays, saya juga mampir ke beberapa tempat seperti Bugis dan Chinatown, disana banyak diadakan bazaar yang menjual lampion dan juga mooncake atau di Indonesia disebut kue bulan. Selain bazar, ada pagelaran tari-tarian.

Dan dibawah ini adalah lampion unik di sekitar lokasi tinggal saya di Toa Payoh. Ikon Shio ini banyak dijadikan warga tempat untuk foto foto. Saya pun harus menunggu sampai malam sekali baru bisa foto dengan nyaman. Tidak hanya memasang lampion, bazaar dan pagelaran tari-tarian pun diadakan di hari pertama pembukaan festival. Sayang waktu itu saya tidak sempat meliputnya.

Seruuu banget kan acara festival lampionnya??? Oya sedikit pengetahuan tentang Moon Cake Festival : Pada jaman Dinasti Shang (Abad 16 – 18 SM), Etnis China telah mengadakan perayaan musim panen semasa musim gugur bulan purnama, namun perayaan ini baru populer di awal pemerintahan Dinasti Tang (618 – 907 M). Pada penanggalan festival ini, bulan bersinar paling terang. Sehingga legenda tentang bulan pun dikaitkan dengan perayaan ini.

Salah satu kisah yang populer adalah tentang Chang Er, istri dari raja yang lalim. Ia menenggak ramuan keabadian yang akan diminum oleh suaminya. Semua ini demi menyelamatkan rakyat dari kekuasaan tiran sang Raja / suaminya. Selanjutnya, diceritakan, dia terbang ke bulan dan sejak itu ia dipuja sebagai Dewi Bulan.

Zaman dahulu, saat festival ini tiba. Warga duduk santai bersama keluarga sambil menatap bulan dan menikmati kue bulan. Dan di era modern ini, kita menikmatinya dengan perayaan aneka lampion yang sangat menarik. Baiklah, ini video dari lapangan, silahkan di tonton.

Ditulis oleh : Sophia Novita – [email protected]

Untuk mendapatkan update artikel, ikuti kami di sini:
wisataseru
sophianovita
wisataseru.id
Wisata Seru Group
wisataseru
wisataseruid




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: