Perkembangan Warung Indomie dari masa ke masa hingga ke Warunk Upnormal yang kekinian

{"total_effects_actions":0,"total_draw_time":0,"layers_used":0,"effects_tried":0,"total_draw_actions":0,"total_editor_actions":{"border":0,"frame":0,"mask":0,"lensflare":0,"clipart":0,"text":0,"square_fit":0,"shape_mask":0,"callout":0},"effects_applied":0,"uid":"A13F5DAA-3C44-446D-A76F-32D5C85A808F_1471661540733","width":600,"photos_added":1,"total_effects_time":0,"tools_used":{"tilt_shift":0,"resize":1,"adjust":0,"curves":0,"motion":0,"perspective":0,"clone":0,"crop":0,"enhance":0,"selection":0,"free_crop":0,"flip_rotate":0,"shape_crop":0,"stretch":0},"sources":[],"source":"editor","origin":"gallery","height":337,"subsource":"done_button","total_editor_time":22,"brushes_used":0}

Warung adalah salah satu bagian penting dalam keseharian rakyat Indonesia. Jika banyak resto yang buka dan tutup karena modal ga nutup nutup, warung jumlahnya justru terus menjamur.

Sebut saja warung padang, warung kopi dan yang menurut saya paling briliat adalah warung indomie. (Maaf nyebut merek, karena kenyataannya warung warung tulisannya “warung indomie” meski beberapa diantaranya jualan juga merek lain. Tapi sudah menjadi kebiasaan, misalnya “Mba beli indomie yang sarimi ayam bawang 2”. Indomie seperti sudah jadi kata ganti ‘mie instan’.

Kenapa briliant? Karena memang inilah bisnis yang orang jarang merugi. Bahkan di jalanan jalanan kecil di Jakarta, anggap saja tempat saya tinggal dulu di daerah Kebagusan, dalam radius 1 km aja ada 4 warung Indomie dan semuanya bertahan dengan pelanggannya masing masing.

Tapi ini adalah wisataseru, sehingga saya tak ingin bicara tentang gurihnya bisnis warung, melainkan bahasan tetap pada mengulik Rasa dan Suasana.

Warunk Upnormal

Warunk Upnormal

Saya pertama ke Jakarta tahun 1996 saat kelas 2 SMP. Saat itulah saya pertama kalinya mengenal warung Indomie. Dengar dengar pelopor warung Indomie ini awalnya adalah warga priangan di awal tahun 90an. Sejarahnya dimulai dari jual Burjo alias Bubur Kacang Ijo kemudian melebar jualan Indomie juga. Tidak butuh waktu lama, jumlah pedagang ini semakin menggurita hingga ke Jakarta dan kota kota besar di pulau Jawa. “Modalnya sedikit, 3-4 bulan sudah balik modal dan mengantongi keuntungan”, kata seorang pedagang yang pernah saya tanya.

Konsep Warung Indomie sendiri jika saya samakan dengan di Jepang adalah resto semacam Matsuya. Resto yang lokasinya nyaris selalu ada di tiap stasiun ramai di Jepang. Resto ini memiliki menu menu fresh yang dimasak secara kilat. Sehingga pelanggan baru memesan, makanan tiba tiba sudah datang. Kemudian pelanggan makan cepat cepat dan langsung keluar ganti dengan pelanggan lainnya. Alias warung semacam ini bukanlah warung untuk nongkrong berlama lama. Beda dengan warung kopi yang pembeli suka terlihat ngopi sambil baca koran segala.

Lalu sekitar tahun 2008an mulai muncul warung warung Indomie yang kreatif di Jakarta. Mulai dari yang mengandalkan level pedas sampai dengan yang menata mie sesuai dengan yang ada di bungkus Indomienya. Namun entah resto tersebut masih ada atau tidak saat ini, yang jelas kemudian di Bandung pada tahun 2014 berdirilah sebuah warung Indomie Kekinian bernama Warunk Upnormal.

Warunk Upnormal

Warunk Upnormal Cabang ke 23, Jl. Kisamaun Tangerang

Warunk Upnormal

Desain ruang yang diluar sangat menyenangkan

Warunk Upnormal

Bagian dalam, selalu ramai bahkan sampai di lantai atas juga full

Warunk Upnormal

Tempat yang enak untuk diskusi atau pun sekedar ngumpul

Dan lagi lagi warga priangan membuktikan keulungan mereka dalam berbisnis. Konsep Warunk Upnormal benar benar sangat kekinian atau bahasa sederhananya “Sangat mengerti kebutuhan anak muda zaman sekarang”. Sehingga warung ini tak butuh waktu lama untuk bertebaran cabangnya keseluruh Indonesia.

See, hanya dalam 2 tahun dan inilah cabang yang ke 23. Cabang ke 23 terletak di Jl. Kisamaun Tangerang. Bahkan dengar dengar sudah akan ada cabang baru tak lama lagi. Dan yang mengikuti konsep Warunk Upnormal juga bukan hanya 1 atau 2, tapi cukup banyak. Kenapa bisa se hits ini?

Konsep kekinian

Gejolak ekonomi saat ini tentu dirasakan oleh semua lini. Apa apa mahal sementara gaji atau pun uang saku masih segitu gitu aja. Padahal, anak sekarang tentu tetep butuh tempat nongkrong kaaan. Nah Warunk Upnormal adalah jawabannya.

Karena Harga makanan di Warunk Upnormal sangat variatif tergantung ketersediaan duit dikantong. Kalau lagi tongpes, bisa beli Indomie biasa dengan harga 6500 IDR (+ppn 10%). Woow harga yang ngga beda jauh dengan warung Indomie pinggir jalan kan.

Zara suka banget sama cireng dan indomie upnormal

Zara suka banget sama cireng dan indomie upnormal

Indomie Tongkol

Indomie Tongkol

Namun kelebihannya, dengan membelinya di Warunk Upnormal, kita dapat fasilitas mesin pendingin, musik, suasana yang instagramable, wifi bahkan bisa memakai mainan yang disediakan free untuk dipakai pengunjung selama berada di warung. Satu hal yang disukai pelanggan juga, karena ambiance di sini membuat orang betah duduk berlama lama.

Sementara jika ada uang lebih, kita bisa membeli aneka Indomie yang telah dicampurkan dengan saus saus spesial khas Upnormal.

Salah satunya ada Indomie Tongkol Balado (Rp 16.500,00) yang bikin puas dan kenyang dengan dua potong ikan tongkolnya. Pedasnya cukup menggigit dan ini adalah menu favorit sekaligus ciptaan salah satu pemilik Warunk Upnormal. Kelezatannya menjadikan menu ini masuk dalam kategori best seller. Dan buat yang suka pedes banget, ini bisa dipedesin lagi, tinggal request tambahan potongan cabai saja ke waiter/ waitressnya. Tapi buat yang ga suka pedes, menu ini tidak bisa dikurangi pedasnya.

Selain itu juga ada Indomie Upnormal (Rp 17.500,00) yang kuahnya dicampur saus keju sehingga rasanya sangat creamy, ada pula yang dibalur saus telur asin, sambal roa, sambal matah atau bolognaise dan macam macam. Ragamnya ada sekitar 20an lebih. Wow banget kan, harganya juga hanya dikisaran 12 – 25 ribuan saja. Rata ratanya sih dikisaran 15 ribu.

Saus telur asinnya asli cetar enak banget

Saus telur asinnya asli cetar enak banget

Daging kambingnya empuk bangeeeet

Daging kambingnya empuk bangeeeet

Sementara yang sedang diet mie, disini juga ada menu nasi. Nasinya juga ga kalah cetar, sebut saja Nasi Wagyu Saus Mushroom (Rp 28.500,00), Nasi Ayam Saus Telur Asin (Rp 22.500,00), Nasi Kambing Muda Masak Cabai Hijau (Rp 27.500,00) dan puluhan menu nasi lainnya.

Kabar baiknya, meski ia terkonsentrasi pada menu warung, semacam Indomie dan roti/ pisang bakar yang sudah terjamin kelezatannya. Aneka nasinya juga enak!!! Ketiga menu diatas semua sudah pernah saya coba dan saya suka semuaaaa!!! Meski murah tapi warunk upnormal memakai bahan yang bagus. Sehingga dagingnya empuk, ayamnya berbumbu meresap sampai ke tulang, saus telur asinnya gurih cetar. Asli, jika zara anak saya adalah penggemar mie kuahnya yang berkeju, saya ketagihan dengan menu nasinya.

Sementara untuk minuman dan dessert. OMG ini sungguh jangan ditanya. Saya menyukai semua dessert dan minuman latte maupun frape nya. Sementara suami, ia gemar memesan kopi gayo nya yang strong dilidah. Baik yang panas, dingin atau pun frape. Semuanya enak.

Roti bakarnya dipanggang dengan teknik tertentu

Roti bakarnya dipanggang dengan teknik tertentu

Green tea frape

Green tea frape

Aneka latte-nya

Aneka latte-nya

Kopi, hmmm nikmat

Kopi, hmmm nikmat

Ya, Warunk Upnormal ini menyediakan berbagai kreasi kopi yang menggunakan biji dari Tanah Gayo Aceh – mulai dari iced coffee, latte, cappuccino hingga frappe. Aneka Kopi dengan rasa yang ngga kalah dengan kopi di mall mall ini, hanya diharga 15 – 21 K saja. Murah meriah nikmat.

Dan soal dessert, Coba perhatikan menu menu yang pernah saya pesan, baik di cabang yang ke 23 ini mau pun cabang yang lainnya. Aneka dessert dan minumannya sungguh menggetarkan jiwa raga bukan???

Jadi bagaimana? Perkembangan Warung Indomie dari masa ke masa, diawali oleh warga priangan dan dinaikkan kastanya oleh warga priangan juga dengan konsep kekinian bernama Warunk Upnormal. Warung yang tak lagi orang datang makan dan pulang. Melainkan warung dimana seseorang bisa nongkrong hingga berjam jam.

Warunk Upnormal

Aneka dessert penggoda iman

Cirengnya enyaak

Cirengnya enyaak

Syedaaapp

Syedaaapp

Aneka dessert yang segar

Aneka dessert yang segar

Segeeer

Segeeer

Baiklah, akhir kata : Jangan ke Warunk Upnormal jika anda takut ketagihan. Karena sekali kesini bakalan pengen datang datang lagi.

Alamat Outlet:
Jalan Kisamaun No. 156, Tangerang Selatan

Socmed:
Instagram @warunk_upnormal
Twitter @warunk_upnormal
Facebook @warunk_upnormal
Web http://www.warunkupnormal.com/




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: