Seni Ukir di Batok Kelapa ala Tampaksiring Gianyar

{"total_effects_time":0,"total_draw_time":0,"total_effects_actions":0,"uid":"8E395CC8-E53B-4BB6-A79C-3105A7B5607E_1457193989026","tools_used":{"crop":0,"perspective":0,"shape_crop":0,"stretch":0,"free_crop":0,"resize":1,"adjust":0,"clone":0,"selection":0,"flip_rotate":0,"tilt_shift":0,"enhance":0,"curves":0,"motion":0},"layers_used":0,"effects_tried":0,"sources":[],"brushes_used":0,"photos_added":1,"effects_applied":0,"total_draw_actions":0,"height":1067,"total_editor_time":42142,"width":600,"origin":"gallery","total_editor_actions":{"text":0,"shape_mask":0,"border":0,"square_fit":0,"lensflare":0,"clipart":0,"frame":0,"callout":0,"mask":0}}

Gianyar. Siapa yang tidak kenal??? Pusatnya seni di kota Bali. Mulai dari seni lukis, perak, pertunjukkan hingga ukir semua ada. Kali ini kami akan membahas tentang kerajinan Gianyar dari Limbah yang sangat digemari wisatawan asing. Kerajinan Seni Ukir dari Batok Kelapa !!!

Seni Ukir di Batok Kelapa

Warga Desa Tampaksiring Gianyar Bali tampaknya dianugerahi bakat alami seni mengukir. Turun temurun mereka telah memanfaatkan Batok Kelapa sebagai media seni mereka. Dan hasilnya cukuplah mencengangkan. Karena batok yang biasanya berakhir sebagai arang atau peralatan makan, ditangan mereka dapat menjadi karya seni bernilai tinggi.

Batok yang keras tersebut diukir dengan berbagai motif seperti hewan, garis garis, tumbuhan, hingga wayang. Ada yang dijadikan tempat lilin, namun umumnya batok kelapa ini dibentuk untuk dijadikan kap lampu.

Pengrajin batok kayu tampaksiring

Pengrajin batok kelapa beraksi

Pengrajin batok kelapa tampaksiring

Mengukir batok kelapa

Para pengrajin seni ukir batok ini dapat dengan mudah kita jumpai di sepanjang jalan menuju ke Gunung Kawi. Tepatnya di sisi kanan kiri anak tangga menuju gunung kawi. Jadi sembari meniti anak tangga kita bisa beristirahat sejenak sambil menikmati hasil karya para pengrajin dan bahkan melihat langsung bagaimana mereka mengukir.

Selain dari batok, mereka juga dapat mengukir di media tulang hewan, tanduk, fosil, kerang ataupun kayu. Keren ya.

untuk membaca tulisan tentang Gunung Kawi, klik disini

penulis : [email protected] – IG @caturguna @wisataseru




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: