Gula Jawa – Nasi Kotak Rasa Kampung Halaman

gula-jawa-ayam-bumbu rujak

Siang itu, group Indonesian FoodBlogger (IDFB) di whatsapp tenggah membicarakan iklan promo di Facebook IDFB yang isinya bagi bagi makan siang gratis untuk daerah Kuningan Jakarta Selatan dan sekitarnya. Merasa tidak tinggal atau bekerja di daerah sana, saya pun mengurungkan niat untuk ikutan daftar. Tapi salah satu teman, mendorong saya untuk coba daftar aja dan yessss ternyata di-iya-kan. Jadi, inilah yang dikirim ke saya : Nasi Ayam Bumbu Rujak

Ayam Bumbu Rujak adalah hidangan khas Jawa Timur. Bukan ayam kemudian dibumbu dengan bumbu rujak, tapi ayam yang dibumbu ada asam manis dan pedas, sehingga orang menyebutnya bumbu rujak. Hmmm hihihi, ini hanya perkiraan saya tentang asal usul nama si bumbu rujak ya.

Sejujurnya saya tak terlalu berharap lebih pada rasa Nasi Kotak Gratisan ini. Saya ikutan daftar karena intinya saya ini suka makan dan suka mencoba. Sukur sukur enak, kan bisa buat bahan tulisan di web, dan kalau ga enak ya sudahlah lupakan. Tapiiii … wooowww ini bukan enak lagi. Tapi membuat saya jadi semangat menulis karena sekotak Nasi Ayam ini bisa membuat saya serasa dekat dengan kampung halaman!!! Berikut saya bedah satu persatu isinya:

gula-jawa-ayam-bumbu-rujak

Ayam Bumbu Rujak Setelah dipindahkan ke Piring

Ayam Bumbu Rujak : Saat di Tuban, papa sering mengajak saya makan di warung rumahan langganannya tiap pagi sebelum papa berangkat ke Tambak. “Ayamnya ini loh yuk enak”. Yes, itu ayam bumbu rujak dan OMG ayam bumbu rujak si Gula Jawa ini rasanya mirip dengan ayam langganan Papa. Entah mirip beneran atau saya lagi kangen papa. Yang jelas ayamnya ini cukup menguras memori saya kepada papa.

Srundeng Kelapa : Kemudian saya mencoba Srundeng kelapa yang manis ini mengingatkan saya pada Mama. Sungguh saat memakannya saya ingin menangis karena kangen mama. Saat masih tinggal bersama mama, mama sering membelikan saya serundeng kelapa di Bilka (supermarket di Surabaya). Saya suka sekali serundeng kelapa itu, tiap makan dengan serundeng kelapa saya pasti habis banyak. Bahkan sering saya hanya makan nasi dengan serundeng itu saja, sudah enak. Dan serundeng kelapa ini, mirip sekali dengan rasa yang biasa di beli mama di Bilka itu.

Abon Sapi : Abon Sapi nya mengingatkan saya pada kakak tertua saya. Kenapa? Karena abon sapinya miriiipp banget dengan rasa abon sapi Mbok Sarti si penjual abon di Surabaya. Abon mbok Sarti ini langganan kakak saya. Dan demi kerinduan saya akan abon itu, kakak saya pernah jauh jauh ke lokasi dagang si mbok untuk mengirimi saya abon itu ke Jakarta. Hiks, abon yang sapi banget ini, membuat saya inget kakak, semakin kangen rumah.

Ikan Kacang : walaaahh ini yang endos gandos saya suka banget. Saya sampai ulang order untuk si Ikan Kacang ini, minta di toplesin untuk di buat makan sewaktu waktu. Rasanya manis dan gurih. Enaaak.

Oyaaa .. mungkin pembaca merasa saya lebay untuk ulasan ini. Tapi anda bisa kok membayangkan situasi saya saat mencicip. Yup, jika sedang moodnya baik, saya akan mencicip satu persatu dan sangat perlahan tiap hidangan yang ada di depan saya. Dan tiap suap yang saya cicip terkadang suka membangkitkan emosi saya. Seperti saat saya mengulas tentang Ice Cream Gentong, dimana tiap suapnya juga mengingatkan saya akan sebuah peristiwa.

———————

Baiklah, kira kira itu review saya tentang Nasi Kotak Rasa Kampung Halaman dari Gula Jawa. Ups tapi belum selesai nih, karena usai mendapat nasi kotakan gratisan, si Gula Jawa mengadakan promo Ayam Goreng Lengkuas diskon 50% sampai akhir Maret 2016. Wooowww, saya pun langsung menggila. Karena sudah sempat dibuat jatuh cinta dengan rasa nasi kotaknya, saya pun gambling langsung memesan 6 ekor ayamnya!!! (Kalau pesen dikit, sayang ongkir pakai gojek soalnya, sekali antar si gojek ini ongkosnya 40.ooo ke lokasi rumah saya, kaaann? Jadi sekalian lah pesen banyak)

gula-jawa-ayam-lengkuas

langsung pesan 6 ekor dan habis dalam waktu 4 hari

gula-jawa-ayam-lengkuas

Memakai ayam pejantan, ukurannya lumayan besar, itu piring saya besar loh

Dan syukurlah, begitu datang, ayam goreng lengkuasnya ENAK. Memakai ayam pejantan, dagingnya memiliki tekstur agak seperti ayam kampung. Yang bikin saya suka, bumbunya itu menyerap sampai ke tulang tulang. Dan lengkuasnya asin gurih nikmat. Buat suami, yang paling dia suka adalah Sambal Bawangnya!!! Suami tiap makan ayam ini sampai nambah nambah (saya bikin review ini setelah 6 ekor ayam tersebut habis hanya dalam 4 hari xaxaxa dan sekarang saya tenggah memesan 6 ekor lagi).

Dan saat saya memesan 6 ekor ayam ini. Saya diberi 2 nasi kotak gratis lainnya, yaitu Nasi Pecel Madiun dan Nasi Udang Crispy. Lumayan bangeeeetttt kan. Rasanya??? Marik monggo dicoba sendiri. Harga 32.000 – 34.000 untuk Nasi Kotak dan 70.000 untuk ayam goreng lengkuas utuh plus nasi putih (sedang diskon jadi ayam goreng utuhnya hanya 35.ooo – hanya sampai Maret 2016)

gula-jawa-nasi-kotak

ini yang udang crispy

gula-jawa

ini pecel madiunnya, ada empal suwirnya – empalnya enak

gula-jawa-nasi-kotak

udang crispy ada empalnya juga

—————————-

Pemesanan : Delivery Order Only (belum ada restonya) – Telp / whatsapp 08159113540 – FB : Gula Jawa Sweet – IG : @gulajawasweet

Penulis : Catur Guna Yuyun Ang – [email protected]

 

 

 




%d bloggers like this: