Wajah Baru Raja Konro Daeng Naba

{"total_effects_time":0,"total_draw_time":0,"total_effects_actions":0,"uid":"8E395CC8-E53B-4BB6-A79C-3105A7B5607E_1455332473196","tools_used":{"crop":0,"perspective":0,"shape_crop":0,"stretch":0,"free_crop":0,"resize":1,"adjust":0,"clone":0,"selection":0,"flip_rotate":0,"tilt_shift":0,"enhance":0,"curves":0,"motion":0},"layers_used":0,"effects_tried":0,"sources":[],"brushes_used":0,"photos_added":1,"effects_applied":0,"total_draw_actions":0,"height":337,"total_editor_time":31295,"width":600,"origin":"gallery","total_editor_actions":{"text":0,"shape_mask":0,"border":0,"square_fit":0,"lensflare":0,"clipart":0,"frame":0,"callout":0,"mask":0}}

Desember 2015 kemarin orang tua datang ke Jakarta. Demi penyambutan, tentunya kami (saya dan suami) mengajak orang tua kulineran ke lokasi lokasi favorit kami. Nah salah satunya adalah ke Raja Konro Daeng Naba di Ampera Jakarta Selatan sana.

Dalam perjalanan menuju lokasi, kami cukup terkejut sampai akhirnya harus putar balik. Kenapa? Karena sebelum sampai di lokasi, kami di cegat oleh sebuah resto mewah dengan plang cukup besar bertuliskan Raja Konro Daeng Naba. Nah looohhh??? Kok Daeng Naba jadi disini lokasinya??? Padahal belum 3 minggu, saya baru makan di Daeng Naba juga, lokasinya masih di lokasi lama dan ngga baca pengumuman pindah lokasi hehe.

Puter balik dan nanya sama mas parkir. Yes betul ini memang Daeng Naba langganan kami. Dengan lokasi baru nya. Lokasi lama masih buka juga katanya, tapi uda siap siap ditutup. Oke… Parkir dan masuk. KAGET !!!

Wuih, saya jadi teringat pertama kali makan di Daeng Naba, ia hanya sebuah warung sangat kecil di samping mini market di daerah ampera juga, tak jauh dari lokasi saat ini. Tiap makan kesana baju juga ikut bau asap. Kemudian ia pindah lokasi yang lebih besar, lalu pindah lagi lebih besar lagi dan saat ini bukan hanya lebih besar tapi wooww MEWAH!!!

Susah diceritakan yah, karena tiap sudutnya punya karakter yang berbeda. Jadi mending lihat fotonya aja ya. Hihi… Namun desain yang paling saya suka adalah pada bagian outdoor yang serba putih. Hmm melihatnya saja hari berasa tenang, seperti akan ada pengantin disana. Pernikahan dengan aksesoris serba putih bersih di Taman. Indah banget bukan. Asli, saya cukup menikmati suasananya.

Sedangkan bagian dalam resto, furniture, lampu, kursi / sofa untuk mengunjung juga tampak mewah.

Raja konro daeng naba

Suasana bagian dalam Raja konro daeng naba

Raja konro daeng naba

Banyak kursi bertampilan mewah

Raja konro daeng naba

Suasana dalam

Raja konro daeng naba

Nikmat suasana outdoor beratap

Pesan memesan dimulai. Pesanan utama kami selalu dan tak pernah ganti adalah Konro Bakar yang original (hanya berbumbu kacang). Syedaaapp. Bayangin aja uda ngiler. Hmmmm slruuppp. Lemak lemak yang manis empuk lumer dilidah bersama daging berbumbu yang beraroma bakar … Aw … Laper.

Tapi … Lagi lagi kaget. 3 buah konro bakar yang kami pesan datang dalam kondisi imut imut tidak seperti biasanya. Hihihii entah dengan tampilan resto yang mewah ini lalu porsinya di sopan-in jadi kecil atau sapinya lagi kuyus kuyus. Beruntungnya, meski kecil kecil begini rasanya tetap dahsyaaaatt. Papa mama yang seharusnya sudah mengurangi makan daging dagingan, sikat habis. Seneng banget karena papa mama suka.

Selain konro pesanan Coto Makasar nya juga jagoan. Mama menyeruput sampai tetes terakhir kuahnya hihihi. Tumis kangkungnya juga juara. Saya suka tumis kangkung disini.

Konro bakar

Konro Bakar ukuran besarnya, tak sebesar dulu. Tapi rasanya tetap juara

Zara dengan otak otak

Zara dengan otak otak ikan

Sementara Zara, biasa, makan otak otak aja. Ngemil ngemil enak, tau tau Zara uda habis seporsi (isi 10) hehehe. Akhirnya karena saya juga pengen, beli 2 porsi deh. 1 porsinya dimakan rame rame.

Hmmm mariii yang mau menikmati hidangan konro dengan cara mewah. Eaaa, saking happy kesini sama papa mama, saya lupa simpen bon dan alamat barunya. Hadeuuhhh. Pokoknya masih tetap di ampera jakarta selatan. Ga jauh dari perempatan trakindo situ. Nah kalau yang lama kan sebelah Total Buah. Kalau yang ini abis dari perempatan, sebelum total buah. Ga jauh dari cheese cake factory. Yuk ya ntar kalau kesana lagi saya update alamat barunya.

artikel saya tentang Daeng Naba lainnya : klik untuk baca




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: