Resep Mie Ayam buat Balita #simplerecipe

image

Zara, anakku yang lucu imut suka banget Mie Ayam. Tapi dia ga suka ayamnya, cuma mau makan mie nya doang. Jadi tiap beli juga mesti diambil mie nya aja, ayamnya buat aku ihiiii. Daripada beli atau makan yang instanan mulu, kadang suka bikin sendiri. Selain lebih murah daripada beli, juga lebih sehat daripada instanan bukan???

Mie yang aku buat sih simple banget. Tinggal beli mie keriting jadian, direbus kemudian diberi bumbu. Kalau mau bikin mie nya sendiri sih pastinya lebih sehat lagi ya hehee tapi saya ngga bisa bikinnya. Jadiii, ya resepnya hanya resep bumbu aja, bukan cara membuat mie. Oya, mie ini lebih ke selera agak oriental gitu ya, jadi buat yang nyari resep mie ayam yang agak manis kayak abang abang gerobak, bukan ini resepnya. Saya sendiri masih nyari resep si abang abang gerobakan hohooo.

Oke ini dia Bumbu yang biasa aku pakai buat bikinin Zara mie:

2 siung bawang putih cincang lalu tumis dengan 1 sdm minyak goreng. Setengah mateng aja terus taruh minyaknya di mangkok (kasih dikit bawangnya). Oya, kata temen yang punya resto sih kalau mau nyimpen bisa rajam bawang putih yang banyak kemudian tumis dengan minyak canola (setengah matang aja) lalu biarkan dingin dan masukkan ke botol. Minyak ini katanya dibuat campuran (ditambahkan) mie instan, dahsyat !!! Hmmmm…

Terus kasih kecap asin, minyak wijen, merica dan bubuk kaldu ayam. Takarannya sih serba kira kira aja. Dan bubuk kaldu ayamnya pakai yang Non MSG, bubuk merica pakai yang fresh baru digiling, kecap asin merek Lee Kum Kee dan minyak wijennya dikiitt aja buat wangi wangian doang.

Mie ayam

Mie Tanpa Ayam kesukaan Zara

Lumayan maknyus, Zara suka. Sementara kuahnya cuma ceker ayam kampung direbus dengan api kecil sampai keluar minyaknya. Sesaat mau dimatikan apinya, masukkan garam, merica dan bawang putih goreng. Lalu saat uda ditaruh mangkuk siap dihidangkan, beri taburan daun bawang segar. Selesai. Gampang banget kan. Selamat mencoba dan semoga selera rasa kita sama.

Oyaaa, buat yang suka beli ayam di supermarket, saya mau bagi sedikit pengalaman. Saya sendiri suka bingung dengan istilah ayam kampung, ayam kampung organik dan ayam ayam kampung lainnya. Kalian pernah bingung ga??? Secara harga pun beda banget. Ayam kampung dengan ayam kampung organik bisa 50% beda harganya. Nah, rasanya beda ga sih??? Penasaran, saya pun pernah mencoba beli yang murah dan mahal.

Ternyata memang beda. Ayam kampung yang mahal yang bertuliskan organik, rasanya mirip ayam kampung yang beli di kampuang halaman baik di tuban mau pun di banyumas. Sementara yang tulisannya ayam kampung doang, ada aroma beda. Jika dibuat sup pun, aroma kaldunya beda. Oke, semoga memberi manfaat ya artikelnya.

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: