Wow … Pepes Roti Bakar yang Meleleh di Lidah

dapoer-roti-bakar-pepes

Malam ini Jakarta seperti biasa, dirudung gerimis yang sejuk. Kalau sudah gini paling enak hunting cari makanan ringan nan hangat deket deket rumah. Dan terpilihlah oleh kami (saya dan suamih) yaitu Dapoer Roti Bakar !!! Di area Pasar Minggu sini, keberadaan kedai ini cukup ngehits. Buktinya, meski langit lagi mewek rintik rintik, kursinya penuh sampe waiting list loh. Apa sih yang bikin ngehits??? Marik kita telusuri yah.

Buka 24 jam !!! Tampaknya ini menjadi salah satu faktor paling menyenangkan bagi yang suka kelaparan di malam buta seperti saya dan suami. Parkiran motor cukup luas, saya hitung kasar bisa muat 40an motor lebih kali ya itu. Dan lokasi parkirannya aman karena di dalam kedai juga. Jadi makan ga sambil was was ngeliatin motor masih ada atau ngga.

parkiran motor yang luas di area tempat makan

parkiran motor yang luas di area tempat makan

Dari para pelanggan yang mayoritas bermotor, bisa dirasakan donk aura murahnya hohoho. Tapi meski murah, rasanya sangat bintang !!! Asli !!! Ga pakai bohong !!! See … Jarang jarang nih tanda seru 3x keluar berondongan hahahaha.

Terus terang ini adalah pertama kalinya saya mampir setelah beberapa kali lewat doang. Ngga nyangka Ternyata Dapoer Roti Bakar menunya unik unik !!! Tak hanya nama menunya yang unik semacam : Sapi Bahagia, Belgia, Niagara, Lady, Amerika dan sebagainya, tapi memang tampilannya unik.

Maap lagi kenyang jadi cuma nyobain dikit. Kapan kapan kalau kesini deh cobain yang lain lain ya. Ini hanya pesan 2 menu. Pertama saya pesan yang UNiK. Yeah, karena baru kali ini ada orang jual roti bakar, rotinya diselimuti daun pisang dulu baru dibakar. Widiihh aroma aromanya sedap nih.

Si mas lagi bikin roti bakar

Si mas lagi bikin roti bakar

Oyaaa, sebelum berkisah rasa, saya ceritakan dulu cara pesannya. Pertama pilih roti yang mau digunakan : roti selimut hijau (roti dibakar pakai daun pisang), roti gandum, spesial atau marcopolo (berbahan dasar kentang). Kemudian baru deh pesan mau topping apa, yang manis atau asin. Yang manis itu ada selai, coklat dan sodaranya. Sementara yang asin lebih ke keju, kornet atau ikan.

Oke berhubung saya pesannya Selimut Hijau, mari kita buka selimutnya. Diberi nama selimut hijau ya karena sebelum dibakar dia diselimuti dulu sama daun pisang. Tapi saya kok lebih suka nyebutnya pepes roti bakar ya wkwkkwkww #maafsukanyelimur.

Soalnya cara masaknya kan kayak pepes gitu. Ada ada aja ya hehe. Sempet sih ngebayangin kalau rasanya bakalan aneh ya, roti dibakar dengan daun, apa ngga benyek ya? You know ‘benyek’? Ini adalah bahasa ala ala hahhaa benyek itu lembek berair ga jelas gitu. Semacam pepes kan dalamnya selalu basah syedap harum kelapa. Enak kalau ikan atau telur asin, nah kalau roti benyek apa kabar???

Roti Bakar yang di Pepes, kejunya leleh slruuppp

Roti Bakar yang di Pepes, kejunya leleh slruuppp

rekomendasi nih

rekomendasi nih

Begitu datang, antusiaslah saya untuk segera mencoba dan wuhuuuuu !!! Saya langsung dicoret dari daftar peramal rasa makanan. Ternyata sama sekali ngga lembek. Justru rotinya terasa gurih kokoh dengan keju yang meleleh. Canggihnya lelehan keju ini ngga membuat tekstur roti jadi lembek. Tapi tetap pada pendiriannya itu tadi kokoh.

Usut punya usut ternyata Rotinya Home Made !!! Jadi singkat cerita, si pemilik Kedai ini sebelum membuka warung roti bakar, dia riset mencoba semua pedagang roti bakar kaki lima sampai cafe di Jakarta. Ngga mau nanggung, ia juga ke Singapore selama 10 hari dan beberapa hari di Malaysia hanya untuk keluar masuk kedai roti bakar !!! Weleeehhh. Setelah itu ia memanggil ahli pembuat roti dan meminta si baker membuatkan roti sesuai kriteria yang dia inginkan. Yaitu lembut namun saat dibakar ngga nyunyut. Eh??? Apalagi nih ‘nyunyut’. Yuuhuu lagi lagi bahasa ala ala ku keluar. Nyunyut itu kempes cyin.

Hasilnya muncullah roti ini. Roti kokoh yang saat dimakan aduhai gurihnya pada bagian luar dan lembut pada bagian dalam.

semua minumannya enak dan diracik sendiril, ngga ada yang pakai bahan sachet

semua minumannya enak dan diracik sendiril, ngga ada yang pakai bahan sachet

dibuat dari bahan bahan bermerek

dibuat dari bahan bahan bermerek

Zara suka loh capucinonya, habis setengah sendiri dia

Zara dengan gelas jumbonya

Saya menyantap roti ini bersama Fresh Milk Green Tea. Wooowwww lagi lagi saya terkejut!!! Fresh Milknya wenaaaakkkkk. Green Teanya wangi permen karet. Asli ini adalah minuman standart cafe bahkan bisa saya sandingkan dengan kualitas minuman di Lamoda. Lebay? Ngga kok, karena kitchen nya kan open tuh (bahasa opo maneeh iki), saya lihat bahan yang dipakai bahan merek loh. Cuma disini dijual versi murahnya. Jadi yang bisa menikmati makanan dan minuman kualitas cafe sekarang bukan cuma kaum kelebihan duit aja. Yang mahasiswa motor bebek juga bisa tiap hari nongkrong enak disini.

Hmmm pantes rameeee!!! Lah yang dijual berkualitas dengan harga murmer. Roti bakar mulai 11.000 – 17.000 IDR dan minuman 4.000 – 17.000 IDR

Selain roti pepes ini saya juga nyoba roti pelangi warna warni sama capucino nya loh dan eheeemm es teh manisnya juga sepesiyaaall. Apa sepesiyalnyaaa??? Baca artikel selanjutnya klik disini.

di artikel selanjutnya, saya bahas menu lainnya nih dibaca yah

di artikel selanjutnya, saya bahas menu lainnya nih dibaca yah

Maaf ya jadi dua artikel. Soalnya saking semangatnya jadi panjang hehehhe takut yang baca sakit mata jadi bagi dua aja.

——————————–

Alamat:
Dapoer Roti Bakar
Jl. Raya Pasar Minggu 15A
Jakarta Selatan
Telp 021 – 7911 0048

Cabangnya ada banyak juga : Serpong, Pondok Gede, Cibubur, Grogol bahkan di Jogjakarta juga ada. Buat alamat cabangnya liat di IG nya ya @dapurrotibakar

—————————–

Ditulis oleh:




%d bloggers like this: