Melihat Neraka Dunia dan Manusia Leher Panjang

thai-white-temple

Inilah sebuah kisah. Liburan singkat yang sangat berkesan di Thailand. Perkenalkan, panggil saya Paman Lam. Saya adalah paman dari pemilik wisataseru dan yuhuu sang paman ngga mau kalah seru sama ponakan ponakannya dong. Jadi biarpun sudah berumur, marilah kita berwisata. Karena telah terbukti rekreasi membuat pikiran kita lebih fresh dan badan pun jadi lebih sehat.

Kali ini saya ingin bercerita tentang liburan kemarin di Thailand. Sembari ketemu sanak saudara, sekalian wisata. Sangat menyenangkan. Dimulai dari yang santai dulu yaitu naik gajah di Ciang Mai Thailnad. Seru banget perjalanannya, ngga singkat seperti di Bonbin, melainkan di alam dan masuk ke sungai. Jadi ada perasaan tegang juga, takut ketemu hewan lain dan gimana kalau gajahnya lari tunggang langgang, ngga lucu juga ya hihi. Untunglah ngga terjadi apa apa. Semua aman terkendali.

naik gajah menyusuri alam

naik gajah menyusuri alam

Kemudian keesokan harinya kami menuju ke Chiang Rai, langsung menuju ke White Temple atau orang Thailand menyebutnya Wat Rong Khun. Sebuah kuil yang luar biasa mengagumkan. Putih berkilau yang membuat kita serasa berada di negeri di atas awan. Semua serba putih dan sangat detail dengan bagian bawah diberi cermin cermin sehingga ada kesan pantulan cahaya. Kereeenn banget. Bener deh, kalau sudah sampai Thailand wajib mampir kesini. Gratis pula masukanya.

Meski baru dibangun, bahkan masih dalam pembangunan, namun Kuil ini sudah memberikan kesan mistis dan ngeri. Kenapa? Karena sebelum masuk ke white temple ini kita disambut oleh ratusan patung tangan yang keluar dari tanah. Ceritanya ini adalah tangan orang yang masuk neraka dan meminta tolong. Hmm jadi refleksi iman juga, kalau melihat gambaran begini aja uda kerasa ngerinya apalagi kalau di neraka beneran???

dibelakang kami adalah patung tangan tangan yang menjulur keluar dari bawah

dibelakang kami adalah patung tangan tangan yang menjulur keluar dari bawah

semua putih bersih serasa di alam lain

semua putih bersih serasa di alam lain

Bagian dalam kuil ini unik banget. Karena terdapat banyak lukisan tokoh superhero !!! Seperti superman, batman, terminator, bahkan ada doraemon dll. Aneh ya. Entah apa maksudnya saya juga kurang paham. Mungkin tugas anda untuk bertanya tanya sendiri jika suatu saat kesana. Tapi karena ga boleh moto jadi maaf ha ada contoh fotonya ya.

Dan yang lebih mencengangkan lagi adalah toilet yang ada disini. Wooww ini toilet termewah yang pernah saya masuki. Berada pada bangunan sendiri berwarna emas. Sangat mencolok diantara bangunan putih disekitarnya.

Keunikan lain kuil ini adalah kita hanya bisa masuk dari 1 pintu, dan keluar dari pintu yang lain. Jadi, jika sudah masuk ke dalam kuil, maka pengunjung nggak bisa balik lagi dan harus terus masuk sampai selesai. Hmm seperti jika kita ke Borobudur. Kalau uda masuk naik kita ga bisa main turun. Tapi harus lewat jalur keluar yang sudah ditetapkan.

thai-sungai-mekong

menyusuri sungai mekong

thai-golden-triangle

golden triangle

Oke usai mengunjungi kuil putih di Thailand ini. Kami melanjutkan perjalanan ke Golden Triangle. Menyebrangi sungai Mekong dengan harga tiket kapan 300 bath. Dalam perjalanan menuju kesana kita bisa melihat pemandangan di sepanjang jalur sungai, seperti No Man’s Island dan Kings Roman Casino di Laos.

Golden triangle adalah perbatasan antara 3 negara: Thailand, Laos, dan Myanmar. Yang unik dari Golden Triangle ini adalah Whiskey yang di dalamnya ada hewannya !!! Ada whiskey berisi ular, kalajengking dan kadal dalam bentuk utuh !!! Mereka menyebutnya Obat Kuat. Hmmm saya enggan mencoba. Saya sudah cukup kuat hihihi.

Dari Golden Triangle kami menuju Long Neck Karen Hilltribe Village. Menurut literatur yang pernah saya baca, Suku Long-Neck Karen di Chiang Rai, Thailand, berasal dari Myanmar. Mereka migrasi ke Thailand Utara dari Burma pada abad ke 17.

Menurut saya, wanita di desa ini sangat cantik cantik dengan kulit bersih alami. Perilaku mereka juga sangat terbuka pada turis semacam kami. Saya jadi teringat suku Baduy di Indonesia. Suku Karen ini juga hidup tradisional tanpa listrik dengan pekerjaan sehari hari membuat kerajinan tangan dan bercocok tanam. Oya selain itu mereka juga dapat penghasilan dari tiket masuk ke desa mereka ini. Tapi bedanya tentu wanita suku Baduy tidak memakai ring pada leher mereka.

thai-leher-panjang-suku-kar

Perasaan bertemu dengan mereka, sungguh luar baisa kagumnya. Budaya itu sangat indah dan memukau

thai-leher-panjang

gadis gadis muda disana sangat cantik cantik. Kami pun bisa mencoba memakai kalung di leher dan itu berat loh.

Ring tersebut cukup berat. Saking beratnya hingga dapat membuat pundak jadi turun. So, bukan karena ring maka leher mereka jadi panjang. Melainkan karena memakai ring, bahu mereka menjadi turun, dan leher jadi terlihat panjang. Oya, konon dulu ring yang mereka pakai adalah emas. Namun demi keamanan para gadis maka emas diganti dengan logam lain.

Sebetulnya ada 1 hal yang ingin saya tanyakan. Apa jadinya jika ring tersebut dilepas dari leher mereka? Huhuhu tapi mau nanya kok ngga enak. Mungkin teman teman yang pernah kesana ada yang tahu jawabannya??? Yup kira kira inilah perjalanan saya. Menarik kan??? Nantikan pengalaman saya lainnya ya, nanti akan saya share di wisataseru ini lagi.

Pengalaman : Paman Lam
Ditulis oleh : Catur Guna Yuyun Ang

Untuk mendapatkan update artikel, ikuti kami di sini:
wisataseru
catur_guna
wisataseru.id
Wisata Seru Group
wisataseru
wisataseruid



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: