Tea Time di Restaurant Legendaris Jakarta, Oasis !!!

oasis-raden-salen

Hari ini ada yang berbeda dengan buku menu Oasis Restaurant, Jakarta. Setahu saya biasanya Jamuan Nge-Teh di Oasis hanya menyediakan teh teh dari Jawa, Sumatra dan daerah lain di Indonesia, tapi kali ini ada tambahan paket nge-teh ala Dilmah, teh dari Srilanka.

Namun, kehadiran menu ini bukan berarti Oasis mulai ngga sayang sama teh teh Indonesia, melainkan ternyata mereka sedang ikut Challenge yang diadakan oleh Dilmah, “Dilmah Real High Tea Challenge for Cafes & Restaurant”. Jadi siap siap nangis aja deh anda yang ngiler baca artikel saya ini, karena begitu challenge selesai, menu ini pun tak akan ada lagi di Oasis. Yup, menu ini cuma nongkrong selama 2 minggu saja dan saat saya upload ini, merupakan hari terakhir Oasis menjual menunya, yaitu 16 September 2015. Soalnya sendiri juga baru mampir kesana kemarin.

High Tea bersama Zara di Oasis

High Tea bersama Zara di Oasis

Suasana Oasis Restaurant yang sangat Nyaman

Suasana Oasis Restaurant yang sangat Nyaman

Hoho terus ngapain saya tulis kalau cuma bikin mupeng??? Ya tentu saja sebagai tolak ukur pembaca juga tentang bagaimana hidangan yang ada di Oasis dan juga pelayanan yang mereka berikan. Dan yuhuuu ternyata tak mahal kok untuk mencoba ‘mewah’ di Oasis. Seperti contoh Paket Tea Time yang saat ini ada dihadapan saya, hanya 125.000 IDR dan anda bisa duduk berjam jam dengan menikmati suasana Oasis yang dijamin syahdu nyanduuuu.

Tema Tea Time di Oasis yang tertulis di Menu adalah Spices Island Twist High Tea Culinaire by Master Chef Firdaus Rhapsody. Dan untuk aneka minumannya di racik oleh Bartender Tanu Wijaya.

Italian Almond Vanilla Ice Tea

Italian Almond Vanilla Ice Tea

Minuman yang pertama datang adalah Italian Almond Vanilla Ice Tea. Rasanya segar untuk siang yang panas ini. Rasa soda yang kuat namun tak menghilangkan aroma teh yang lembut mewangi. Sukses lah sang bartender menyegarkan siang saya.

Tak lama kemudian datanglah piring susun cantik yang di dalamnya ada beraneka macam hidangan yang cantik. Dan saya dipersilahkan memilih sendiri Hot Tea yang saya inginkan.

Jajanan datang dalam kemasan sangat cantik

Jajanan datang diantar oleh Bartendernya, Tanu Wijaya

Jajanan datang dalam kemasan sangat cantik

Jajanan datang dalam kemasan sangat cantik

Melihat deretan makanan yang ada, saya memilih Green Tea with Jasmine Flower. Pertimbangan saya? Karena teh ini pasti cocok untuk menetralisir tiap rasa yang bakalan saya coba.

Ngga kebayang kalau saya pesan jenis teh yang Lapsang, karena pasti akan terlalu smoky dan ngga cocok untuk dessert yang cantik cantik pada piring bagian atas. Atau, rasanya juga aneh jika saya memesan yang peppermint karena hidangan bebek betutu dan rendangnya pasti akan berlawanan arah dengan rasa peppermint cinnamon milik Dilmah. Jadiii, dari 6 pilihan jenis teh yang disodorkan, Jasmine inilah yang saya pilih dan wooww saya tak salah.

Aroma Jasmine langsung memenuhi ruangan. Dan dalam sekejap saya pun merasakan relaks. Yup, bagi saya aroma teh itu selaksa aroma terapi. Bahkan lebih menyegarkan karena alami tidak dengan pengasapan. Saya sangat mencintai detik detik berhadapan dengan aroma teh panas ini. Sering kali dengan refleks saya langsung mengambil gelas dan menghirup hirup aromanya lebih dekat.

Disediakan Gula, Jeruk Potong dan Susu, namun saya tak menggunakan. Karena saya pribadi, untuk Dilmah, lebih suka yang ‘telanjang’. Tanpa gula dan apapun ia telah memiliki manis alami yang Menyenangkan. Namuunn, Teh Dilmah Jasmine ini jika diberi gula / susu / lemon juga enak, jatuhnya jadi segar manis. Mau lihat video saat Zara mendemokan caranya meracik teh dengan susu dan gula juga jeruk? Klik disini ya.

Zara sangat bersemangat membuat teh nya sendiri

Zara sangat bersemangat membuat teh nya sendiri

Oke masuk ke Menu. Tampilannya terlalu cantik untuk di kritik dan eheemm saya juga bukan ahli kritik. Saya hanya ahli memuji.

Beef Rendang Roll with Red Rice and Tea Caviar

Beef Rendang Roll with Red Rice and Tea Caviar

KaGUM !!! Inilah kesan saya saat tahu bahwa caviar atau telur ikan diatas sushi rendang tersebut Palsu !!! Alias terbuat dari Teh Dilmah yang diolah sedemikian rupa sehingga 99% berwujud caviar. Luar biasa bukan???

Memang aroma teh tak terlalu terasa, karena tandingannya adalah rempah rendang yang so pasti sangat kuat. Jangankan rasa teh yang hanya sebesar caviar, bahkan jika kita menyantap rendang bersamaan dengan ayam goreng Suharti pun, rasa ayam tetap akan tenggelam oleh tajamnya bumbu. Setuju???

Betutu Style Bali Duck Breast Smoked with Oolong Lapsang Souchong Tea

Betutu Style Bali Duck Breast Smoked with Oolong Lapsang Souchong Tea

Enaaaakkk!!! Sepuluh potong pun akan saya habiskan!!!

Inilah kesan pada gigitan pertama saya. Dagingnya sangat empuk dengan tekstur nyaris tak seperti bebek. Sangat lembut dengan rempah yang merasuk sempurna di tiap selah daging. Teh Lapsang yang dijadikan sebagai tambahan bumbu, memang hanya tipis terasa. Tapi tak masalah karena rasa bebek betutu ini sangaaattt enak. Justru jika terlalu rasa ‘asap’ (Teh Lapsang memiliki aroma yang sangat ber ‘asap’) mungkin si betutu tak akan secocok ini dilidah saya.

Belum lagi bawang gorengnya sangat sempurna renyah. Dan terus terang saya sangat menyesal karena saking terpukau oleh rasanya, saya jadi mengabaikan jeruk nipis yang dijadikan garnis.

Sampai sekarang saya masih terbayang, andai gigitan kedua saya beri sedikit kucuran jeruk pasti rasanya akan Surgaaaa!!! Semoga menu ini akan tetap ada meski challenge berakhir. Jadi kalau kesini lagi bisa menikmati si bebek betutuuu surgawi ini.

Bitterbalen with Tea Cheese Melt

Bitterbalen with Tea Cheese Melt

Citarasa teh nya sangat wangi !!! Pairing yang syedaapp untuk teh yang dijadikan dasar rasa hidangan. Bayangkan, keju yang lembut namun beraroma teh yang wangi. Sangat memikat. Saya sampai tak ingin menyisakan sedikit pun sausnya. Jika 10 bitterbalen disini pun akan saya habiskan dalam sekejap huhu enak.

Untuk 3 menu manis di piring bagian atas, satu yang melecut hati saya untuk jatuh cinta. Yaitu Ongol Ongol yang warna coklatnya terbuat dari Dilmah Elegant Earl Grey Tea.

hidangan di piring bagian atas

hidangan di piring bagian atas

Sekali lagi, menurut saya Oasis sukses menjadikan teh sebagai bahan dasar aneka hidangannya. Ongol ongol teh ini tak terlalu manis dan memiliki tekstur kenyal yang tak terlalu membal. Begitu dicampur parutan kelapa, sangat gurih dan menyenangkan. Hanya saja, cone yang disajikan sudah melempem hihi, maklum karena semua datang bersamaan dan ongol ongol ini saya makan agak paling akhir, jadinya kerenyahan cone sudah tak bertahan.

oasis-restaurant

Bagian depan resto Oasis

oasis-cikini

Suasana Fine Dinning di Oasis

Oke kira kira sekian review di artikel ini. Tapi bukan berarti selesai loh, karena artikel ini masih bersambung dengan cerita tentang suasana dan pelayanan di Oasis Restaurant. Seperti apa suasana dan pelayanannya??? Apakah sesuai dengan pangkat yang dipanggulnya, “Fine Dinning” atau tidak??? Yuk klik disini untuk membaca.

——————————————————————-
Oasis Heritage Restaurant
Jl. Raden Saleh No 47
Jakarta Pusat
Kode Pos 10330
Telp : 021 3150646

——————————————-

Ditulis oleh:

Untuk mendapatkan update artikel, ikuti kami di sini:
wisataseru
catur_guna
wisataseru.id
Wisata Seru Group
wisataseru
wisataseruid



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: