Makan Bunga dan Minum Teh Asap di Vin+ Kemang

vinplus-kroket-lapsang

Vin+??? Bunga dan Teh??? Sepertinya ada yang aneh. Hoho, Pecinta minuman wine di Jakarta, ngga mungkin ngga tahu Vin+. Karena disinilah gudangnya wine di Jakarta. See, outletnya tampak sangat menarik bukan. Dimana mana ada wine. Mau yang apa dan tahun berapa??? Hmmm mari dilanjutkan sendiri dengan karyawannya. Karena kali ini saya tak ingin membahas tentang Vin+ sebagai Gudang Wine, melainkan Vin+ sebagai peserta Dilmah Real Tea Challenge Cafes & Restaurant Indonesia.

vinplus-wisataseru vinplus-zaraDan mariiikkk saya tak sabar untuk segera membahas aneka menu di Vin+ yang menurut saya dikemas sangat menarik. Sesuai tema challenge, pihak Restaurant diwajibkan membuat hidangan yang dipairing dengan teh Dilmah. Apakah hidangan tersebut kemudian saling melengkapi satu sama lain atau justru aneh???

Oke, bagi saya pribadi, challenge seperti ini tak hanya sekedar kita merasakan menu yang disajikan. Tapi lebih dari itu, restaurant yang berhasil menyajikan permintaan challenge, entah menang atau tidak, berarti memiliki kerja sama team yang solid dan merepresentasikan hidangan sehari hari mereka. Jika untuk challenge saja mereka tak serius, apa jadinya dengan hidangan yang biasa disajikan sehari hari? Oke mari kita mulai dari menu pertama.

Cassava Roa Croquette with Balado Sauce paired with Oolong Tea

Cassava Roa Croquette with Balado Sauce paired with Oolong Tea

Terkejut!!! Tentu inilah kesan saya ketika sebuah Pigura Kaca mendarat di Meja. Sebuah ‘piring saji’ yang keluar dari pakem. Mengesankan. Apalagi disana juga ada Bunga Nasturtium, yaitu bunga yang lezat untuk dijadikan salad karena teksturnya yang renyah dengan rasa sedikit pahit dan pedas yang menusuk hidung. Eksotis sekali bukan.

Begitu tersaji saya langsung mencium aroma ‘asap’ yang cukup kuat. Pertama saya kira aroma ini datang dari Kroket yang saya belah ini. Namun ketika mendekatkan kroket ke hidung ternyata tak ada aroma asap sama sekali. Hmmm ternyata aroma asap itu muncul dari Oolong Tea yang disajikan sebagai pendamping kroket, waahhh seduhan yang sempurna untuk sang Oolong Tea. Karena tak hanya aroma, tapi rasanya pun nikmat sekali. Lapsang Oolong Tea memang memiliki aroma asap yang sangat kuat.

Oke sekarang saya mulai mencoba sang Kroket. Menyantap kroket Ikan Roa dengan colekan sambal balado ini, membuat saya lupa bahwa saya sedang menikmati High Tea. Yuhuuu, saya berasa sedang di Restaurant Padang. Masakannya, baik kroket dan sambalnya, sangat enak. Namun, menurut saya ini bukanlah hidangan untuk High Tea.

Karena saya pribadi menganggap bahwa hidangan yang disajikan untuk High Tea seharusnya sesuatu yang harusnya manis, lembut atau paling tidak memiliki nuansa membuat hati senang dan nyaman. Entahlah dengan anda, ini hanya pendapat saya.

Dan sesuai persyaratan Dilmah, saya harus menyantap hidangan bersamaan dengan meminum teh. Dan saya harus merasakan perubahan apa yang ditimbulkan ketika hidangan dan minuman tersebut disatukan. Hasilnya??? Saya merasa lidah saya membutuhkan sesuatu yang lebih segar, atau setidaknya teh dengan karakter yang lebih ringan.

Menu 2 : Kue Cubit Paired with Ginger Milk Tea

Menu 2 : Kue Cubit Paired with Ginger Milk Tea

Hidangan ke dua ini tampil cantik. Namanya Kue Cubit, sesuatu yang sedang populer belakangan kemarin. Namun menurut saya, ini bukan kue cubit, tapi lebih pada pancake hihihi. Apapun itu, tapi rasanya sangat enak. Saya sangat menyukai cream cheese cakalangan dan caviar yang dijadikan topping. Saya berasa ingin nambah huhu.

Namun, saya pribadi merasa jika kue cubit ini pasti akan lebih nikmati jika disandingkan dengan teh yang lebih ringan. Misal jasmine tea yang diberi sedikit saja gula sirup dan jeruk lemon iris. Hmmm ,… hanya membayangkan hihihi. Karena buat saya, teh untuk high tea seharusnya dalam menetralisir segala rasa supaya ketika hidangan selanjutnya hadir, kita bisa menikmati tanpa harus terganggu dengan jejak rasa sebelumnya.

Menu 3. Green Tea Rice Pudding with Pandan & Coconut Mousse paired with Jasmine+ Green Tea Based Cocktail

Menu 3. Green Tea Rice Pudding with Pandan & Coconut Mousse paired with Jasmine+ Green Tea Based Cocktail

Tampilan dari Atas

Tampilan dari Atas

Woowww sekali lagi, sebuah tampilan unik kembali membuat saya terkejut. Betapa sang chef sangat kreatif dalam memadu madankan sesuatu sehingga tampak sangat eksotik dan membuat makanan Indonesia ‘naik kelas’. See??? Bisakan anda tebak ini apa yang ada di dalam cangkang telur??? Ia adalah Bubur Sumsum!!! Tak disangka bukan?

Tak sabar saya untuk menikmati bubur unik ini. Dan sendokan pertama yang sangat mengejutkan. Sebagai penggemar bubur sumsum, saya langsung jatuh cinta pada bubur yang dimodif dengan sedikit sentuhan mousse dan Green Tea Jasmine ini.

Dan meski tak terlalu serasi disandingkan dengan minuman cocktailnya, namun cocktailnya sendiri memiliki rasa yang menyenangkan alias sesuai dengan selera saya. Sangat keras aroma alkoholnya, namun hebatnya sang bartender tetap dapat memunculkan aroma jasmine dari teh Dilmah dan juga ada sisi lembut vanila.

Bartender :  Nilam dan Chef Deni

Bartender : Nilam dan Head Chef : Deni Sugiarto

Yuuppp, … sekarang mari kita beri tepuk tangan untuk Chef Deni yang kreatif dalam penyajian dan piawai dalam membuat menu. Juga untuk Bartendernya, Nilam yang pandai meracik rasa. Meski saya belum menemukan padu padan diantara minuman dan hidangannya, namun memang mengkolaborasikan 2 rasa yang berbeda adalah tak mudah. Namun usaha mereka cukup mengesakan dan semoga kelak Vin+ tak hanya terkenal sebagai tempat nge-wine, tapi juga tempat untuk menikmati High Tea.

————————————-

Vin+ (Vin Plus)
Jl. Kemang Raya 45B
Jakarta Selatan
Kode Pos 12730
Telp 021 7179 2577

——————————————-

Ditulis oleh:

Untuk mendapatkan update artikel, ikuti kami di sini:
wisataseru
catur_guna
wisataseru.id
Wisata Seru Group
wisataseru
wisataseruid

 

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: