Pairing Tea – Belajar Mengenal Teh bersama Dilmah High Tea

dilmah-zara-nugroho

2 minggu yang lalu (ups lama aja hoho maaf baru sempet nulis), saya menghadiri acara di kantor Teh Dilmah. Sebuah Teh kualitas Dunia dari Srilanka. Hmm tapi kali ini saya bukan ingin membahas tentang sejarah Teh Dilmah, melainkan tentang konsep baru dari Dilmah, yaitu cara baru menikmati teh berkualitas.

Pada kesempatan tersebut saya mendapat mengalaman baru yang menakjubkan, yaitu menikmati hidangan langsung dengan menyeruput teh. Ups, tapi ini bukan makan dan minum teh biasa seperti slogan “Apapun makanannya…” xoxoxo… Karena kita benar benar di ajak untuk meminum teh dikala makanan masih ada di dalam mulut. Yaitu ketika hidangan dikunyah 2-3 kali, lalu teh diminum dan coba rasakan beda sensasi hidangan tersebut. Mereka menyebutnya ‘pairing’.

Dan wow, ternyata sensasi hidangan sebelum dan setelah di – pairing dengan teh, rasanya jauh berbeda. Dan kira kira inilah yang saya coba saat itu :

1. Mini Burger dengan Briliant Breakfast Tea

dilmah-burgerBurger berukuran kecil disajikan dihadapan saya bersama dengan se sloki teh hangat bernama Briliant Breakfast Tea.

Teh ini memiliki sepet yang kuat (menurut pengalaman saya saat mampir di kebun teh di Pagaralam, kata si tetua, teh yang sepet itu berarti kualitasnya bagus – entahlah apa bahasa Indonesianya ‘sepet’ hoho sebagai orang Jawa, kosakata saya terbatas pada kata tersebut). Selain sepet, Briliant Breakfast Tea ini juga pahit namun terasa segar usai diminum.

Sementara Burgernya memiliki tekstur roti yang lumayan seret dan daging seperti daging burger pada umumnya. Tak ada yang terlalu istimewa pada rasa burgernya.

Namun, ketika kunyahan ke tiga (burger belum ditelan) dan saya meminum seteguk teh Briliant Breakfast tersebut, wooww sensasinya langsung 180 derajat berubah. Roti langsung larut dan daging pun justru lebih mengeluarkan rasa. Penggabungan 2 rasa menjadi 1 yang indah sekali.

2. Creme Brule dengan Italian Almond Tea

dilmah-creme-brule

Sajian kedua yang saya nikmati adalah Creme Brule yang disajikan bersamaan dengan Italian Almond Tea. Begitu dituang di gelas kecil, aroma teh nya sangat harum menggoda.

Saya mencoba menghirup aromanya yang membuat pikiran menjadi relax. Ini benar benar teh terapi. Teh yang saat dihirup aromanya bisa membuat hati menjadi tenang dan “Saya sangat suka Teh Almond dari Dilmah ini!!!”

Namun karena harus di ‘pair’ dengan creme brule, jadi saya tentunya tak menghabiskan tehnya langsung.

Saya ambil sesendok cream brule dan mencoba menikmatinya. Enak, lembut, manis yang tajam dan hmmm dessert yang menurut saya mantaaaffff. Lalu sendokan ke dua saya coba gabungnya sambil makan sambil menyeruput si Teh.

Ternyata hasilnya lebih sensasional!!! Jika saat menikmati creme brule diawal saya bisa memastikan, 1 creme brule berukuran kecil ini cukup karena sesuai tipikal dessert yang sangat manis, tentunya jika creme brule ini berukuran lebih besar pasti saya akan eneg. Namun ketika di pairing dengan teh, rasa creme brule ini jadi sangat soft. Tak hanya teksturnya jadi lebih lembut, bahkan rasanya pun berubah total.

Hasilnya? Saya ingin menyantap creme brule ini 3x lipat lebih besar !!! Haiz … Menurut saya diakhir acara, inilah pairing paling TOP dari 3 menu yang saya coba.

3. Morrocan mint Tea dengan Tiramisu

dilmah-tiramisu

Saya tak terlalu menyukai tiramisu, sejujurnya. Namun ketika Tiramisu ini harus berteman dengan morrocant mint yang segar ini, tiba tiba saya jadi ingin mengulum tiramisu ini berlama lama.

Karena ternyata tiramisu yang digabung dengan teh rasa mint, rasanya jadi jauh lebih nikmat.

Yang lebih membuat saya terkejut adalah sensasi usai menikmati ke 3 dessert ini!!! Yaitu sama sekali tak ada rasa eneg, tak ada rasa begah. Perut dan lidah saya serasa dalam kondisi semula seperti sebelum makan. Hasil investigasi singkat saya mungkin karena pengaruh teh yang sukses menetralkan setiap rasa baik itu asin, manis atau pahit.

Saya pun jadi terpikir, pantas china dan Jepang yang begitu mengagungkan minum teh panas usai makan, mereka rata rata memiliki energi dan juga kesehatan yang lebih baik daripada kita orang Indonesia yang lebih terbiasa minum es teh manis (yuhuu kalau ini sih saya pribadi ya hihihi).

dilmah-wisataseru

Ternyata meminum teh tawar panas usai bersantap makanan, bisa jadi menetralkan tak hanya lidah tapi juga lambung kita. Sehingga badan pun tetap terasa enak meski kita makan banyak rasa manis.

Hmm selain pengalaman mencicip pairing tea ini, ada banyak pelajaran yang saya dapat dari acara dilmah. Nanti satu persatu diartikel lainnya akan saya tuliskan ya. Hari ini cukup sekian pelajaran tentang teh yang saya dapat dari Dilmah.

Oya, tanggal 31 agustus 2015 – 14 september ini Dilmah Mengadakan Lomba Pairing Tea untuk beberapa resto dan cafe di Jakarta dan Bandung loh. Buat anda yang pengen menikmati hidangan High Tea ini, bisa loh untuk incip incip di resto yang sedang bertanding. Saya pun nanti akan mendatangi resto resto yang ikutan lomba untuk mencicip menu pairing mereka. Hmmm tunggu saja ya artikelnya.

——-

Ditulis oleh:

Untuk mendapatkan update artikel, ikuti kami di sini:
wisataseru
catur_guna
wisataseru.id
Wisata Seru Group
wisataseru
wisataseruid



2 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: