Menikmati Zaman Kolonial di Dakken Coffee & Steak

dakken-restaurant

Kembali ke jaman kolonial di Bandung, maka Dakken Coffee & Steak akan menjadi pilihan tepat untuk bernostalgia. Dakken ini terletak di Jalan Riau dan menyediakan tempat yang menyenangkan baik untuk meeting maupun sekedar hang out. Pepatah berkata, “Don’t judge a book by its cover” and I strongly agree! Kalau kita lihat Dakken, tempatnya seperti rumahan tidak terlalu besar, tempat parkirnya juga tidak terlalu luas, tapi begitu kita masuk, pasti kita akan terkesima karena ternyata tempatnya cukup luas.

Begitu masuk, kita akan melihat beberapa ruangan dengan bangku dan meja makan. Ada yang menggunakan sofa ada yang hanya bangku biasa, dan apabila kita masuk lebih dalam lagi, akan ada bagian outdoor luas yang dipenuhi tanaman dan sejukkkkkkk banget (walaupun masih siang).

Siang ini, saya memilih untuk makan disalah satu ruangan yang didesain dengan kursi dan bantal-bantal serta frame-frame berisi lukisan anak-anak. Melihat menu yang disodokan, begitu banyak makanan menarik yang menggugah selera makan siang saya. Akhirnya Spagethi Aglio Olio menjadi pemenangnya yang menarik hati saya. Untuk minumanya, saya pesan Lychee Flavoured Tea.

Oya, karena disini suasananya kereeenn abis, maka yuk saya ajak anda untuk berkeliling melihat suasananya ya. Kata orang, gambar lebih bercerita dari kata kata, maka nikmati foto foto saya ini (sebetulnya ada banyak banget, namun agak saya filter hehee, takut kebanyakan nanti malah jadi ngga pada penasaran, yang sedikit kan yang bikin penasaran hoho bener ga?).

dakken-suasana

dakken-kolonial dakken-bandungSekitar 15 menit, pesanan saya keluar. Mulai dari minumannya, segerrrr! Lychee nya enak dan tehnya juga enak. Beralih ke spaghettii, untuk penampilannya… Kelihatannya, seperti aglio olio polos dengan sepotong roti. Tapi, kalau kita lihat lebih dekat, ada bacon yang udah dipotong tipis-tipis dan kecil, saking kecilnya terlihat seperti bubuk cabe kering hehehehe untuk rasanya? Spagethi nya tidak terlalu lembek, tidak terlalu keras juga, jadi top markotop untuk tingkat kematangannya. Rasanya, syedaaappp! Tidak terlalu oily, pedas dan asin.

dakken-menu dakken-aglio-olioBiasanya, aglio olio di beberapa restoran tidak terlalu pedas, sehingga kurang pas rasanya. Tapi kali ini, semuanya sempurna. Cuma kalau boleh saran, dagingnya dibanyakin ya Dakken hoho, biar lebih puwas gitu makannya. Oya, diatasnya ada sekotak roti, menurut saya jika agak dipanggang dikit sehingga keluar suara kres kres pasti akan lebih yahud abis.

Oke, kira kira inilah pengalaman kuliner saya di Dakken Bandung. Next time, saya bakal datang lagi dan coba steaknya, secara namanya Dakken Coffee & Steak gitu loh! Yeay, … atau udah ada yang pernah kemari makan steak??? Bagi bagi pengalaman di komentar yaaaaa.

—————-

Dakken coffee & steak
Alamat : Jl. RE Martadinata no 67, Riau
Bandung Jawa Barat
Telp (022-4209507)
Jam operasional : 11.00 – 22.00 (weekdays) & 11.00 – 23.00 (weekends)

—————-
Penulis : Francisca Widjaja – Kontributor wisataseru.com




%d bloggers like this: