Mendo Istana : Makan Sate ternyata Romantis

mendojakarta

Berkali kali lewat tempat ini saya ngga pernah ‘ngeh’ kalau ini restaurant. (ngeh itu apa ya hehee sadar kali yah) … baru akhirnya ketika teman saya yang tempat tinggalnya dekat sana bilang “Ini loh sop buntut gorengnya manteb”. What??? Sop buntut goreng??? Suami uda pasti ngga mungkin nolak!!! Dan kami pun langsung parkir dan menuju ke Mendo Istana.

Begitu masuk saya langsung terpesona, suasananya enak banget. Serasa di Bali. Saya sendiri ngga tau kenapa namanya Mendo Istana hohooo tapi sebagai istri dari wong banyumas, saya bisa mengartikan secara ngawur, Mendo dalam bahasa orang banyumas adalah setengah matang (mendoan wkwkw). Jadi ini adalah istana setengah matang huuuzzzzz halah hahaa sudah diabaikan saja pemikiran ngawur ini.

Tapi akhirnya arti mendo tersebut saya gunakan juga kok disini. Yaitu saat memesan sate kambingnya, “Setengah matang aja ya mas satenya”. Dan yang datang kemudian memang adalah sate kambing setengah matang. Tampilan satenya seperti sate tegal yang bersih tanpa bumbu dan tanpa gosong gosong yang mengganggu. Kecapnya disajikan terpisah dari tomat, bawang dan sambal. Wooww tampilannya oke banget sangat menggairahkan semangat makan.

mendowisataseru mendotomat

Racik meracik pun terjadi namun sayang saya pribadi kurang cocok sama rasa kecapnya hehee tapi kalau teman saya sih bilangnya enak!!! Yaaa hanya masalah selera. Tapi untuk sate, satenya empuk dan ngga bau. 3 potong sate dengan 2 potong lemak dalam 1 tusuk sate. Hmm … meski lemaknya agak sedikit keras (tidak lumer dimulut) namun makan malam hari ini cukup berkesan. Yup mengingat suasana resto yang bikin hati adem.

Sop Buntut Biasa dan Goreng

mendosopbuntut

mendozara

Buntut Goreng dimakan di lokasi dan Buntut Biasa kami bungkus untuk makan besok. Untuk buntut biasa, Secara rasa, cukup rumahan (mirip seperti masakan saya) hohohooo … dagingnya beraroma daging supermarket. Cukup empuk dan Zara suka sekali dengan kuahnya.

Sementara yang goreng, dibalut tepung. Memiliki rasa lebih crunchy, yang ini menjadi kesukaan suami. “Sudah mama ngga boleh makan ini lagi”, katanya usai saya mencicip sepotong buntut goreng pesanannya hmmm … *pletaakkkk .

Inilah kira kira cerita saya tentang makan malam kami yang santai. Bagi anda yang ingin suasana romantis, bisa kemari, namun ingat, kursi berpayung ini hanya ada 1, selainnya ya seperti bangku dan kursi biasa. Jadi yaa siapa cepat dia dapatlah untuk kursi taman yang romantis ini

 

—–

Mendo Istana
No Telp 0818 0720 2673
Alamat Jl. Yado III No D11 Radio Dalam
Kebayoran Baru Jakarta Selatan

—–

Penulis : Catur Guna Yuyun Ang
Instagram : @catur_guna & @wisataseru
Email : [email protected]
Untuk mendapatkan Update artikel kami, bisa ikuti kami di :

Twitter : @wisataseru
FB Group : https://www.facebook.com/groups/wisataseru/
Like FB wisataseru disini, Klik Here




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: