Cara Berbelanja di Supermarket di Jepang

Tekan tombol ini jika anda melihatnya ketika ingin menyebrang

Saya sangat menyukai acara belanja harian untuk masak di Jepang. Kenapa? Karena harga tak pernah berbohong. Ada harga ada kualitas. Dan selain itu, sering sekali ada diskonan dan juga eheeemm sekalian numpang buang sampah hehee … Kok bisa??? Inilah kira kira sedikit pengalaman berbelanja di Supermarket di Jepang.

1. Di Jepang buah buahan yang bisa dihitung, di jual perbiji. Seperti apel, peach, semangka, dll. Sedangkan buah kecil kecil seperti anggur, biasanya sudah dipacking dan diberi label harga. Jadi, kalau beli buah, jangan norak seperti saya – nyari timbangan – ya hahaha … Si embak penjaga supermarket yang saya tanyain ‘timbangan’ dengan bahasa Tarzan pun alhasil kebingungan … Dia cuma bisa menunjukkan tulisan harga di atas buah yang saya pegang. Karena tetep ngga ngerti, akhirnya saya taruh lagi di rak dan sampai rumah saya nanya suami, “Gimana sih cara beli buah disini” wkwkwkww

jepang supermarket

Kalau di Indonesia, semangka harganya segini, ada yang mau beli kagak ya

2. Biasanya ada rak yang berisi macam macam makanan di sudut supermarket, ini adalah barang yang di diskon karena masa kadaluarsanya sudah tidak lama lagi. Diskonnya kadang bisa lebih dari 50% bahkan hingga 70%, tergantung kondisi barang. Rak ini beberapa kali menjadi penyelamat ketika akhir bulan tiba dan keuangan sudah mulai menyusut hohooo … jika beruntung, kitabisa mendapatkan sayur / buah yang masih segar juga di rak ini.

3. Semakin mahal harga, biasanya semakin bagus kualitas. Menurut pengalaman saya, tidak ada aksi tipu tipu disini. Semua bisa dilihat dari harga (khusus untuk sembako lokal dan bahan segar lokal seperti buah, sayur, daging dan ikan). Misalnya anggur, semakin mahal maka buah anggurnya akan memiliki rasa semakin dahsyat. Mulai dari kesempurnaan bentuknya hingga rasa manisnya. Jadi jika ingin merasakan kualitas terbaik, tidak usah bingung, tinggal ambil saja yang harga paling mahal.

shinshu beef di supermarket

4. Kasir hanya tempat bertransaksi. Untuk packing, bisa anda lakukan sendiri di tempat packing. Disana disediakan plastik berbagai ukuran, kardus, tali rafia, lakban dan kertas. Terserah anda ingin mempacking barang anda dengan apa. Oya, sebaiknya ambil plastik dan kardus seperlunya aja. Karena plastik supermarket juga tidak bisa digunakan untuk membuang sampah. Di Jepang sampah ada kantong plastik khusus.

5. Di depan supermarket biasanya disediakan aneka macam tong sampah. Tong Sampah ini biasa digunakan oleh warga untuk membawa sampah dari rumah dan dibuang disini. Namun bukan sampah basah, melainkan sampah bekas tempat makan / botol dan kaleng saja. Sampah bekas makan dan botol pun, jangan dibuang dalam kondisi kotor. Melainkan bersihkan / cuci dahulu baru kemudian dibuang. Kalau anda membuang sampah dengan kondisi kotor, jangan salahkan bunda mengandung kalau anda ditegor warga Jepang yah hehehe…

jepang-supermarket jepang-supermarket-kasir

Demikian semoga infonya bermanfaat yah 🙂 Selamat berbelanja di Supermarket di Jepang

————————————————————————————-

Penulis : Catur Guna Yuyun Ang
Instagram : @catur_guna & @wisataseru
Email : [email protected]

Untuk mendapatkan Update artikel kami, bisa ikuti kami di :

Twitter : @wisataseru
FB Group : https://www.facebook.com/groups/wisataseru/
Like FB wisataseru disini, Klik Here

—————————————————————————————-




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: