Depot Sari – Spesialis Sop Buntut Legendaris dari Surabaya

surabaya-depot-sari-sop-buntut

surabaya-spesialis-sop-buntut-jembatan-merah

Percayakah anda jika foto sop buntut dengan daging tiga ruas ukuran besar diatas adalah menu sop buntut rendah kolesterol??? Haiizz mana bisa??? Kalau penasaran, ikuti cerita saya saat menyantap hidangan di depot Sari Surabaya yang telah berdiri sejak 1930 ini. 1930??? Yaaa ini depot sop buntut yang legendaris di Surabaya.

Banner besar terpaku di salah satu sisi bangunan kuno bertuliskan DEPOT SARI SPESIALIS SOP BUNTUT. Dari penamaan dan model iklannya, tampak depot sudah berumur cukup lama. Dan wooww ternyata bukan lama lagi hahaa, karena depot ini sudah ada sejak orang tua saya belum lahir malahan. (depot : cara menyebut rumah makan berukuran kecil di Surabaya)

Papa Mama sudah menjadi langganan depot ini sejak saya belum lahir hingga sekarang. Kata orang tua saya, masakan sop buntutnya ngga pernah berubah. Tak hanya rasa, bahkan tempatnya pun dibiarkan tetap sama seperti dulu. Bukan tidak ada kemajuan, tapi tampaknya pemilik depot memang mempertahankan sisi nostalgia yang penting bagi sebagian besar pelanggan.

Meski kecil, namun pelanggan depot ini ratusan orang tiap harinya. Mana muat warungnya? Tentu muat Karena pembelinya sebagian besar membeli makanan dengan cara di bungkus. Namun meski ramai, hidangan datang tak pernah lama. Semua karyawan disini tampaknya sudah sangat terlatih untuk bekerja cepat dan tepat.

surabaya-sate-sumsum

surabaya-sop-buntut-depot-sari

Hal ke dua yang membuat saya suka juga dengan tempat ini, adalah pemiliknya, Hanny Hartono yang luar biasa ramah. Ia menyapa siapa saja yang datang. Entah pelanggan lama entah pelanggan baru. Ia selalu menyempatkan mengobrol, mulai dari sekedar menanyakan kabar sampai menanyakan dimana rumah kita. Dekat atapun jauh, selalu ada pertanyaan selanjutnya yang menyengarkan. Komplit sudah kesempurnaan depot ini. Tak hanya enak, memiliki nilai nostalgia, namun juga pelayanan yang memuaskan dan menyenangkan.

Oke sekarang kita bahas soal rendah kolesterolnya. Biasanya jika kita membeli sop buntut, maka ketika dingin, akan banyak lemak yang mengeras pada kuah. Semakin banyak kolesterolnya, maka semakin banyak dan teballah lemak pada kuah. Nah untuk kuah disini, bahkan ketika kita beri kuahnya es batu, maka kuahnya tidak akan mengeluarkan lemak padat, atau jika kita perhatikan sangat, maka hanya akan ada sedikit dan tipis saja gumpalan lemak yang tak berarti pada kuah. Ini memiliki arti kuah ini memiliki kolesterol yang rendah.

Untuk daging, woowww jangan ditanya. Dagingnya empuk banget dan lemaknya lumer dilidah. Aduhai, dan untuk harga 40.ooo IDR/ porsi, daging sop buntut ini sangat berlimpah. Jika dibungkus makan dirumah, bisa untuk 2-3 orang. Benar benar sepadan antara rasa, harga dan porsi. Selain sop buntut disini juga terkenal akan aneka sate. Saya saat itu memesan sate sumsum. Sum sum sapi yang kemudian di bakar dan diberi bumbu kecap. Rasanya tentu langsung lumer di lidah.

surabaya-spesialis-sop-buntut

surabaya-pemilik-depot-sari

Tampaknya Depot ini juga sudah sangat populer. Tak hanya dikalangan warga Surabaya bahkan di kalangan artis Ibu Kota. Ini bisa dilihat dari foto foto yang terpajang di dinding. Mulai dari Tora Sudiro sampai artis dan pejabat Ibu Kota lainnya. Waahhh saya puas sekali dan sudah berencana, sebelum balik Jakarta, saya harus makan kemari lagi!!! Hohoooo … enaknya maknyuuusssss

DEPOT SARI alamat Jl. Karet No 112 Surabaya Jawa Timur. Telp 031 355 1475

————————————————————————————-
Penulis : Catur Guna Yuyun Ang
Instagram : @catur_guna & @wisataseru
Email : caturguna@wisataseru.comUntuk mendapatkan Update artikel kami, bisa ikuti kami di :

Twitter : @wisataseru
FB Group : https://www.facebook.com/groups/wisataseru/
Like FB wisataseru disini, Klik Here

—————————————————————————————-




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: