Nasi Kuning Kalimantan di Bintaro yang Bikin Kangen

kedai-kaltim-nasi-kuning-2

Maksud hati, mau makan es duren, eeeee saya malah menemukan harta karun tersembunyi di Bintaro sana.

Ya, gara gara pengen suruh suami dan sahabat saya (alin dan wimpi) nyobain es duren franchise-an yang menurut saya enak, kami meluncur dari jakarta timur ke arah bintaro. Wkwkwkww, 3 jam perjalanan PP hanya untuk se cup durian, worth it ga sih. Ternyata perjalanan kami tak sia sia – karena disana kami justru menemukan harta karun kuliner dari Banjarmasin, NASI KUNING!!!

Gileeee … asli cyiiinnn. Ini adalah nasi kuning terenak yang pernah saya makan. Nasi kuning khas Kalimatan ini agak berbeda dengan nasi kuning Jawa. Perbedaan terletak pada rasanya yang bener bener penuh. Ya, kalau nasi kuning jawa, bawaanya ringan – hanya gurih. Sedangkan nasi kuning yang ada di hadapan saya sekarang ini adalah nasi yang tak hanya gurih, tapi juga sangat wangi dan penuh rasa. Nasinya pulen, empuk, dan begitu masuk mulut, dimakan nasinya aja udah bikin mata bersinar.

Apalagi ketika nasi kuningnya dijadikan satu sendok dengan ikan haruan berbumbu merah gelap-nya yang kalau di kalimantan namanya dimasak habang. Beeeeee … rasanya pengen nonjok!!! Endaaaaaang banget!!! Biar tampak menakutkan – merah kehitaman (pasti dikirain pedes yaaaa) – ternyata sama sekali ngga pedas, flavour-nya justru lebih ke arah manis. Hal ini disebabkan oleh penggunaan cabe asli dari Kalimantan. Cabe kering besar besar yang cuma tumbuh di tanah Kalimantan ini memiliki warna dan rasa yang khas. Tidak pedas, tapi bagi orang Kalimantan, rasa ini tak mungkin bisa dibohongi. Warnanya juga agak kehitaman, berbeda dengan cabai lainnya.

So, teman saya alin (yang asli banjarmasin) sontak kegirangan. “Nyuunnn ini asli rasa banjar banget!!!”. Dan tau ga sih??? Pulang dari rumah makan tersebut, alin nyaris tiap hari bilang pengen balik sana lagi beli nasi kuningnya. Hahhaaa ekeeee juga mau cyiiin. Secara enak sekaleee … tapi jauhnya yang ga ketolong itu, yuukkk mariii kita todong para suami untuk mengantar lagi dengan alasan bumil lagi ngidam (alin sedang hamil jalan 3 bulan).

Kaget juga sih waktu nemu makanan ini. Nasi kuning dengan seluruh personelnya ini, nyaris semua di datangkan dari Kalimantan langsung (termasuk ikan haruan / gabus-nya, asli import dari kalimantan). Kenapa kaget??? Karena ini hanya warung kecil dan jualannya sepele banget, nasi kuning. Kok sampe idealis banget yaaa semua di datangkan langsung dari jauh jauh sono??? Apalagi harganya menurut saya, ngga masuk akal!!! MURAH BANGET!!!

Seporsi Nasi Kuning dengan isian 3 potong ikan haruan, 1/2 butir telur, kering tempe kacang, harganya cuma 15.ooo IDR. OMG!!! Andai warung ini jualannya di sebelah rumah, bisa bisa saya ngga masak tiap hari hahahaa.. makan aja disana. Kenyang dan udah pasti enak plus murah meriah banget. Lebih murah daripada masak sendiri.

Selain nasi kuning, disini juga ada sop buntut, soto banjar dan roti maryam. Dan ngapunten banget, saya ngga banyak foto. Tapi janji deh, kalau kesana lagi nanti saya foto foto yang lebih oke lagi yah.

Ups, lantas apa kabar dengan es durennya??? hahahaa … ternyata kedai kaltim yang dikelola suami istri ini, sang istri yang asli Kalimantan berjualan makanan khas Kalimantan Timur dan sang suami yang dari medan berjualan es duren franchise-an ini. Aih aih aih … yuk ah lin, kita bujuk segera para suami dan meluncur ke sana lagi … wus wus wus

————————————————————————–

Nama Rumah Makan : Kedai Kaltim

Alamat : Jl. Raya Jombang – Ruko Emerald Blok AA1 No 12 – Bintaro sektor 9 Tangerang Selatan

Telp : 0852 11065 444 – 021 9559 4448

Range Harga Makanan : 4.ooo IDR – 25.ooo IDR

————————————————————————-

Penulis : Catur Guna Yuyun Angk – Serpong

Hehehee andai semua warung makan di Jakarta memiliki hati seperti pemilik kedai kaltim ini ya. Hadeuh pasti menyenangkan




1 comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: