Cara Memasak Nasi yang Pulen

Saya memang baru bisa memasak. Namun karena ketidak-tahuan saya akan dapur, membuat saya ngga pakai mau untuk  bertanya. Hasil tanya tinyi dengan chef di restaurant bintang (maaf saya saking banyak nanya jadi lupa ini resep dari chef yang mana hehehee), saya dapat resep memasak nasi dengan beras pulen (beras yang gemuk gemuk itu loh, kayaknya namanya short grain). Dan ketika saya praktik-kan, aduhai ambo … nasi saya ngga cuma dipuji suami, tapi juga mertua ahaaaiiii…

pake garam dan minyak

Ini dia resep dari sang chef. Beras, air setinggi 1 ruas jari kelingking, garam dan minyak. Untuk ukuran garam dan minyak, dalam kasus magic com kecil yang saya gunakan adalah sejumput garam dan 1 sdt minyak goreng. Hasilnya adalah nasi yang pulen marulen. Cobain deh.

Oya, kata pak chef, garam ini selain memberikan sensasi gurih sedikit, juga membuat nasi lebih awet. Sedangkan menurut pengamatan saya, minyak berfungsi untuk membuat beras tidak menempel satu dengan yang lain. Jadi jatuhnya beras pulen dan tidak lengket lengket. Maknyuusss deh.

Oya metode ini tampaknya hanya berhasil untuk beras gemuk alias short grain (dalam kasus ini saya mengunakan beras jepang atau beras pulen yang benar benar gemuk) – jika kita menggunakan beras long grain atau beras yang kurus kurus itu, hasilnya kurang memuaskan. Monggo di coba yah.

Penulis : catur guna yuyun angk – jakarta




2 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: