Warung Pecel Lele Terbersih di Jakarta Raya

Pecel Lele Cik Yen

12 tahun tinggal di Jakarta, membuat saya cukup akrab dengan warung pecel lele. Yaa … lele merupakan oase dikala dompet sedang kritis. Cukup bayar 6000 rupiah, sudah dapat lele goreng. Kalau di kost lagi ngga masak nasi, paling cuma nambah 3000 rupiah untuk nasi putihnya dan 3000 rupiah untuk es teh manis. Total 12ribu rupiah sudah kenyang deh. Pulang kost, tinggal bobok.

Dan warung pecel lele, tentu identik dengan “Minyak apa oli?”. Apalagi kalau kita makannya disaat jam jam warung hampir tutup, walah dubilah, minyaknya sudah buket alias kentel.

Lebih parahnya lagi, di beberapa warung pecel lele, begitu lele atau ayamnya keluar dari penggorengan, warnanya bisa mengkilat wakakka .. dan begitu lewat tenggorokan, tenggorokan langsung berasa panas karena minyaknya sudah kebangetan kadaluarsanya. Ujung ujungnya saya kudu beli obat panas dalam atau bahkan jadi batuk parah.

warungnya bersih

Tapi karena dasar situasi kantong memang seringnya ngga bersahabat untuk beli makanan yang lebih higienis. Warung pecel lele dengan minyak ‘oli’ ini tetap menjadi tumpuan hidupku selama jadi perantauan bertahun tahun.

—-

Hingga akhirnya di pertengahan tahun 2013, saya akhirnya menemukan warung pecel lele paling higienis yang pernah saya jumpai. Pecel Lele Cik Yen, namanya. Lokasinya di jl. PKP ciracas Jakarta Timur.

Luar Biasa!Jika umumnya, warung pecel lele menggunakan minyak jelantah atau paling keren, minyak curah, maka pecel lele cik yen ini menggunakan minyak goreng kemasan bermerek dan selalu baru setiap hari. Jika umumnya nasi putih di warung warung dimasak dengan air mentah, maka pecel lele cik yen ini nasi putihnya dimasak dengan menggunakan air dengan merek Aqua.

Bebek Goreng Cik Yen

Jika pecel lele lainnya mencuci piring sendok garpu gelas dengan air ember karena mereka benar benar kaki lima, maka pecel lele cik yen mencuci perkakas makanan dan masaknya dengan air mengalir dari keran, karena pecel lele cik yen bukan kaki lima. Ia didirikan di sebuah lahan kecil yang dilengkapi dengan ledeng air bersih.

Waaahhh pokoknya makan di warung pecel lele cik yen ini saya berasa sehat. Bahkan bisa dibilang saya lebih yakin kebersihan makanan di warung ini daripada di beberapa restaurant sekalipun. Kenapa??? Karena beberapa kali ngobrol sama si empunya warung, ‘Cik Yen’, ia sangat berkomitmen terhadap warungnya.

Bahkan, saking tak ingin mengecewakan pelanggannya, ia masak dan melayani sendiri para pelanggannya. Ia juga selalu memberikan penampilan yang bersih pada setiap porsi masakannya. Dan soal rasa???

Hm… ngga perlu diragukan. Lelenya segar dan bumbunya merasuk. Udah dingin pun, lelenya masih enak. Kenapa??? Tentu karena minyak yang digunakan adalah minyak bagus, maka kesegarannya pun jadi lebih tahan lama. Rasanya pun nyaman di perut.

zara mejeng sama anti alin

Sedangkan untuk menu lainnya, rasanya pun endang. Seperti bebek gorengnya, ia memiliki ciri khas bunga lawang. Jadi, bye bye bau amis bebek. Dan yang membuat suamiku akhirnya jadi pelanggan setia ni warung (seminggu bisa makan 3 x di warung ini) adalah karena sambalnya. Hm … penasaran??? Yuk monggo kalau lagi mampir di daerah ciracas. ciniiiii …

Untuk harga ia memang sedikit lebih mahal dibanding warung pecel lele sejenis. Lele 8ribu untuk lele, 21ribu untuk bebek. Tapi yakin deh, perut berasa higienis. selamat mencoba.

Alamat : Pecel Lele Cik Yen, Jl. PKP Ciracas Kelapa Dua Wetan – Jakarta Timur. sebelah alfamart. 021 9604 7626 / 0813 88530805

Penulis : Catur Guna Yuyun Ang – Jakarta




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: