Menguji Kelezatan Ayam Aep yang telah berdiri sejak tahun 70an

ayam aep manis dan asin

Bandung adalah kota dengan sejuta kuliner menawan. Salah satu yang ngga bisa kita lewatkan adalah kuliner jalanannya, atau biasa kita sebut dengan kaki lima. Nah kali ini saya mendapat arahan dari senior saya di global tv dahulu, Mr Dharono. Katanya di Jalan Merdeka ada warung Ayam Aep yang mayan tersohor di Bandung. Yuk mareeeee …

———-

Kondisi warung sih rame lancar. Hihihiii maksudnya biar rame tapi ngga sampe antri. Orang keluar masuk bergantian dan saya + rombongan ini pun langsung dapet kursi. Seperti laiknya warung sunda professional, warung ini pun menyebar menunya di meja dan kita pun diberi piring untuk memilih hidangan mana yang ingin kita santap.

Setelah puas memilih, maka menu pilihan kita pun akan langsung digoreng dan kemudian di antar di meja kita dengan cepatnya. Semua tampak menawan dan wow lezat. Hanya 1 yang membuat saya sedih, yaitu sate telur puyuhnya .. hiks hiks hiks …

Saya ini penggemar sate telur puyuh manis. Dan saya kira malam ini pun saya akan makan menu kesukaan saya itu. Dan ternyata tidak. Karena telur puyuh yang imut berwarna kecoklatan itu, kini tampil di hadapan saya dengan bercak bercak minyak, alias digoreng. Hiks hiks hiks …. Pupus sudah harapan menyantap sate puyuh manis. Karena kini sate manis tersebut telah berganti nama menjadi puyuh goreng.

sayur asem

sate telur puyuh dan baceman

Oke tak perlu meratapi lama lama kesedihan ini, karena saya akan segera menyantap ayam gorengnya. Saya memesan yang manis dan asin. Ternyata lidah sunda memang beda dengan lidah jawa. Ayam manis ini tetap memiliki rasa gurih khas sunda heheheee .. ngga seperti ayam manis jawa yang mutlak manis memenuhi mulut hingga kerongkongan.

Yang asin pun, tampil dengan rasa jahe yang agak menonjol. Beda dengan ayam Surabaya yang asyin gurih dengan rasa bumbu minimalis. Ayam Aep ini menggunakan ayam pejantan ukuran sedang kearah kecil. Jadi ukurannya kalau buat saya, kudu mesti beli 2 wakakkaa maruk ya. Yayayayaa .. akhirnya biar kami bukan orang sunda, namun hidangan ini tetap berkesan dan kami pulang dengan rasa puas yang membara.

Mengapa??? Karena si bapak yang memiliki warung ini ramah sekali (lupa nanya namanya euy .. Pak Aep kali yah). Pun pelayanannya bet set secepat kijang melompat. Jadi buat yang lapar lapar … pas banget deh. Datang, milih dan langsung lahap.

suasana warung

zara dan sophia

Untuk harga sendiri, inilah yang kusuka dari warung kaki lima, kaga pake pajak!!! Cukup bayar sesuai harga aslinya. Ayam 9.5oo IDR, nasi 4.ooo IDR, Telur 5.ooo IDR, babat 8.ooo IDR, tahu dan tempe 1.5oo IDR, sayur asem 7.ooo IDR. Oke monggo di cobiiii …

Alamat : Ayam Aep. Jl. Merdeka no 42 Bandung. 085220111156Buka setiap hari jam 6 sore sampai jam 2 dini hari.

Penulis : catur guna yuyun angk

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: