SEKILAS TENTANG PETALING – KAMPUNG CINA DI KUALA LUMPUR

Sebelum balik Indo, kami menyempatkan diri untuk mampir ke china town nya Kuala Lumpur yang terkenal dengan sebutan Petaling Street. Pertama melihat papan nama yang cukup ramah menyambut, saya cukup terpukau. “Wah dalamnya pastinya keren nih”.

———- bagian dalam petaling street

Setelah foto foto, masuklah kami melewati papan tersebut dan hmmm … ternyata tak seindah bayangan. Imajinasi saya telah membayangkan sebuah perkampungan yang so Chinese. Ternyata itu tak saya dapatkan disini. Petaling street ini justru banyak menjual hal hal yang layaknya pasar biasa.

Seperti menjual aksesoris modern (maksudnya gelang, anting dll dengan model baru – bukan berbau Chinese), baju baju ber-merek yang palsu, lukisan yang tak ada hubungannya dengan china town, souvenir souvenir Malaysia (bukan petaling), sandal sandal dan aneka kebutuhan fashion yang tak berhubungan dengan negeri panda.

Yaaa … kalau buat saya pribadi, kesan ke-cina-an nya, masih lebih kuat glodok jakarta. Dimana di glodok bagian china townnya, akan kita jumpai banyak penjual aksesoris/ ornament berbau china. Bahkan di glodok, penjual barang dagangannya juga mayoritas orang china sendiri dan tak jarang terdengar tawar menawar barang dilakukan dengan bahasa china, sehingga benar benar terkesan sedang berada di negeri tirai bamboo.

Selain itu, di glodok, toko dan rumah warga sangat berdekatan. Pun dimana warga yang tinggal di glodok, nyaris orang Chinese semua. So, suasana kecinaannya itu dapet banget. Menurut saya pun, kalau mau foto foto, masih lebih eksotik di glodok.

Nah, jika anda ke petaling, yang terlihat penjualnya kebanyakan orang melayu dan india justru. Ada penjual china, namun jumlahnya nyaris seimbang dengan ras lainnya. Tentu ini menjadikan petaling sedikit kehilangan jiwa china nya. Lagi lagi menurut saya loh ya.

Yaaa … ini hanyalah sekelumit cara saya memandang petaling yang belum sempet saya ubek ubek. Saya di area ini Cuma 30 menit soalnya, jadi kalau ternyata yang saya lihat dan foto foto ini justru bukan daerah petaling yang sesungguhnya, monggo di maafkan. Jadi saya tetep rekomendasi buat anda yang ke Kuala Lumpur, kalau sempet mampir lah ke petaling. Yaaaaa boleh juga berbagi untuk melengkapi artikel ini hehehee…

———- petaling vs glodok

Salah satu keunggulan petaling di banding glodok menurut saya adalah kenyamanan saat jalan jalan dan berbelanja. Petaling di atur sangat rapi dan bersih. Tentu ini hal yang ngga kita dapatkan di glodok. Boro boro nyaman, nyari parkiran aja bisa sejam sendiri. Jalan sebentar juga udah keringetan ga karuan, keringet nyampur dengan asap knalpot kendaraan yang sedang antri kemacetan.

Belum lagi copet dan jalanan sempit sehingga sering senggol senggolan dengan orang lain, wakakkaa … aduududuuuuu jakarta Indonesia ku tercintaaaaaa!!!!

——— kuliner khas petaling

Saya sih ngga tau, ini menjadi makanan khas petaling atau bukan hehehee …  chesnut panggang. Ini kayaknya khas banget, dipanggangnya dengan batu bara kali ya hahaha ga tau saya. Ngga sempet nanya juga ngga sempet nyoba. Lagi buru buru soalnya. Sempetnya motret doang.

Oya, katanya sih, di daerah petaling sini banyak makan Chinese enak enak. Buat yang ngga buru buru seperti saya, tampaknya layak di ubek ubek tuh si petaling. Selain makanan berat, denger dengernya sih di deerah pasarnya sini juga ada kembang tahu berkuah jahe yang ending. Aduuuhhh ga sempet nyoba semua nih.

Penulis : catur guna yuyun ang – malaysia

Booking Hotel di Malaysia, Klik Disini.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: