Tipikal Masakan / Makanan di Hong Kong

hongkong6

Kebayang dong, hakau ini aja kulitnya berminyak loh xoxoxo

Mengkilap berminyak, tambun dan dari bahan baku segar. Di tata cantik dalam penyajian dengan bentuk sempurna pada tiap porsinya, plus terkadang dihias dengan sayuran berwarna cerah kontras yang tampak memikat. Weewwww inilah tampilan masakan Hong Kong yang kerap kulihat di film film dan buku buku yang akhirnya membuat aku begitu pengiiiiinnn ke Hong Kong.

Terbayang film, seseorang sedang memakan paha bebek panggang yang kulitnya mengkilap berlemak dengan daging kemerahan yang menggoda. Memakannya begitu lahap, langsung dipegang dengan tangan dan nyaaaaammmm

Yup tujuan utamaku ke Hong Kong kala itu adalah untuk kulinernya, terutama Bebek Panggang Peking yang terkenal kelezatannya sampe seantero dunia itu. Hmmm …

———- begitu tiba di Hong Kong

Tampilan bebek panggangnya begitu menggoda !!! Mengkilat Harum

Bahkan topping mie pun berminyak mengkilat

Ternyata oh ternyata … selera tiap orang memang berbeda. 3 hari di Hong Kong justru menjadi siksaan yang teramat serius bagi tenggorokan dan lambungku. Nyaris semua hidangan yang ada disana, benar benar berminyak!!! Bahkan ketika saya memesan dimsum, waaahhhh bakpao nya pun tampil klimis seolah baru saja dicelupkan dalam minyak dingin. OMG!!!

Pagi yang cerah di hari pertama, ku isi dengan menyeruput misoa sapi. Harusnya, perut ini menjadi tenang dan dingin karena tipikal misoa yang sejuk di perut. Tapi oh tapi … misoa sapi yang seharusnya meredakan kelaparanku, justru mengusik cacing dalam perutku. Semua cacing memberontak di dalam karena mie dan sapi nya begitu berminyak.

Kakak saya memesan sandwich. Dengan ketulusan hati dia menawarkan sandwichnya ke saya, karena saya ngga suka mie nya, tapi ternyata sandwichnya yang berdaging tersebut, dagingnya juga sangat berminyak hik hik hik. Jadi tetep juga ngga kemakan saya.

Hiks … dari segi tampilan sih oke … di foto pun jadi keren. Karena makanan yang mengkilap tak hanya mengundang selera tapi juga cantik untuk fotografi.

Begitu pun di jam jam makan selanjutnya. Hidangan yang hadir, adalah raja raja minyak. Nguiiikkkkkk!!!

———– mencari bebek peking dan dim sum

Bahkan isi roti ini pun berminyak OMG

See, dimsum pun berminyak

Jika makanan yang mengandalkan minyak sungguh tak bisa diandalkan karena pasti berminyak (red. Digoreng). Maka saya pun kembali ke tujuan saya ke Hong Kong, mencari bebek panggang peking. Tapi berkat padatnya rencana kami ke beberapa lokasi wisata, kami ngga sempet hunting bebek peking di resto rekomendasi internet internet, akhirnya kami pun makan bebek panggang peking di Lantau Island.

Toh kata alien, teman kami yang sekolah di Hong Kong, semua bebek panggang peking di Hong Kong rasanya nyaris sama. Enak semua. Beda paling beda beda tipis saja. Okeee … dengan pemikiran, “Dipanggang, pasti ngga terlalu berminyak” … duileeeee juduuuuiiilleeee … Bebek panggang yang muncul kayaknya di oles pake minyak sekilo huaaaaaaaaaaa … belum makan, cacingku udah mual di dalam.

Hiks … akhirnya meski perut lapar membara, otak ku tetap tak bisa menerima. Mungkin lidahku sudah di desain untuk selera Indonesia yah … jadi bisa ku bilang Bebek Panggang Peking tetep yang paling enak tuh di “The Duck King” di Indonesia. Yang mana mungkin orang Hong Kong pun ketika ke Indonesia, pastinya akan bilang, bebek paling enak ya di Hong Kong.

Oke … perut ngga menerima apapun dalam 2 hari ini. Sementara saya ini adalah orang yang sangat ngga tahan lapar. Akhirnya “Cari dim sum yuk”, kata saya pada rombongan wisataseru. Sampailah kita pada resto khusus dim sum. Hati sudah senang nih … karena dim sum kan makanan kukus kukusan, sooo aku pasti bisa makan … dan wadooooowwwwwww!!! Begitu keluar ternyata dim sumnya juga berminyak. Mamamaaaaaaaaa ….

Bak pao, ceker, dumpling bahkan buburnya … semuanya latah!!! Berminyak juga!!! Air mata menetes … syukurlah rute setelah makan dimsum ini adalah ke Cause way bay. Disana saya akhirnya bisa makan enak. Saya makan hainam chicken rice di resto Taiwan dan selanjutnya makan chicken katsu di resto Jepang. Hm … akhirnya saya bisa makan.

————— but don’t worry be happy

Hehehee … itu kan pengalaman lidah saya. Belum tentu juga lidah anda seperti saya, jadi jangan takut. Karena biar suami saya juga Indonesia tulen, ia justru sangat menyukai hidangan Hong Kong. Atas tuntutan pekerjaan, setahun sekali ia ke Hong Kong. Dan saat pulang dari Hong Kong ia selalu lebih gemuk heheheee … kenapa??? Karena ia mengaku sangat cocok dengan makanan disana. Menurutnya, makanan yang mengkilat berlemak itu, sangat menggugah seleranya untuk makan dan makan terus.

Akhirnya saya ke resto Macau, disini hidangannya tak berminyak, yuuhuuu bisa makan

Bahkan soal bebek panggang, waaahhh ia bisa memakannya tiap hari dan mengatakan bebek panggang di Hong Kong lebih enak dari ‘The Duck King Indonesia’. Naaahhh sangat berbeda dari saya kan???? Jadi anda jangan takut ke Hong Kong hanya karena 1 pendapat saja. Ni lihat, saya dan suami sama sama penggila bebek panggang, tapi saya ngga suka yang di Hong Kong dan suami saya justru maniak bebek yang di Hong Kong.

————— solusi

Nah buat anda yang memiliki lambung seperti saya, yaitu ngga suka yang terlalu berminyak. Sebaiknya bisa makan di mall yang menyediakan aneka hidangan dari Negara lain. Atau ke daerah cause way bay yang banyak orang Indonesianya dimana juga katanya banyak resto Indonesia (hehehe katanya soalnya saya ngga sempet hunting .. maklum 3 hari tapi pengen menjelajah semua Hong Kong, jadinya semua serba cepat).

Hehehee kira kira sekian pengalaman yang ingin saya bagi. Semoga bermanfaat untuk sahabat wiserukers sekalian.

Penulis : Catur Guna Yuyun Angkadjaja

Info hotel di Hong Kong, klik disini

foto kiri : aku dan anvin yang stress karena ngga doyan makanan di hong kong… kanan : sophia sangat suka tipikal makanan hong kong yang berminyak


Cathay Pacific Cheap Airfares




%d bloggers like this: