Bakmi Raos Lengendaris dari Kejaksaan Bandung

Foto di ambil dari buku intisari

Tahun 2007 saya main ke Bandung dan pengen banget makan mie yang uenak. Lalu seorang teman mengusulkan untuk mencicip bakmi raos kejaksaan yang ada di jalan kejaksaan Bandung. (hahahaa jadi judul diatas bukan mienya dari kejaksaannya Bandung yah .. tapi dari nama alamat xixixixixiii)

Weeww … katanya, “Cobain deh bakmi raos di depot kuno yang warna catnya hijau. Aroma dan rasanya khas banget”. Promosi yang menggiurkan nih … langsung tancap gas menuju jalan kejaksaan yang ternyata di daerah sana banyak juga loh tempat makan tempat makan lain yang nggak kalah bikin ngiler. Tapi dah keburu kena promosi bakmi raos, jadi tujuan kami mantab tetap ke bakmi raos.

Waaahhh saya sangat terpesona dengan bentuk bangunan yang masih terjaga kejadulannya. Pun dengan keramaian pelanggan yang tampak mulai dari muda sampai tua. Bahkan banyak diantaranya juga yang bukan berbahasa sunda alias bukan orang Bandung. Hebohnya lagi, pas iseng nanya, ada loh yang sudah langganan sejak tahun 70an … woooaaaa!!! Yaya yaaa .. warung ini memang pertama kali buka pada tahun 1964 dengan nama Bakmi Kejaksaan dan pada tahun 80an barulah berganti nama menjadi Bakmi Raos Kejaksaan.

Kok udah terkenal mesti pake ganti nama??? Eheeem,.. justru karena terkenal inilah maka resto berganti nama. Lantaran ada beberapa pedagang mie lain yang juga menggunakan nama Bakmi Kejaksaan untuk mencari pelanggan. Toh tentunya ngga ada yang melarang kan … karena Kejaksaan itu kan nama jalan disana. Jadinya deh untuk membedakan warungnya dengan warung penjual bakmi lainnya, ditambahkannya lah nama Raos di tengah tengahnya.

Wokee … udah dulu cerita tetang warung. Laper neh … Waktu itu saya pesan yang andalan disana, yaitu Mie Cekernya. Aje gileeee!!! Ceker datang dengan mangkuk tersendiri dari mienya. Cekernya berwarna agak kecoklatan dengan kuah yang bening menyegarkan. Dengan sedikit taburan daun bawang yang ngga cuma berfungsi menambah warna dalam mangkuk tapi juga memberikan aroma dan rasa yang lebih wangi pada kuah.

Begitu di seruput, waaaahhhh cekernya empuk bangets … selain ngga ada jejak amis karena nih ceker sudah dibumbu mantab sampai warnanya coklat begitu, juga terkuarlah aroma yang sangat khas, yaitu aroma bunga peka. Bumbu yang banyak digunakan untuk masakan Chinese food yang berbentuk bintang berwarna coklat, biasanya sudah dijual dalam keadaan kering. Bumbu semacam bunga ini memang digunakan pada beberapa masakan untuk menambahkan ke khasan pada aroma.

Kemudian sampailah pada mangkuk mienya. Ahayyyyy … mienya mantab gilaaa!!! Dengan suwiran ayam yang serasa abon tapi masih basah, ayam ini berselera oriental yang sangat menggiurkan. Dan sebut para tamu, baik mie dan cekernya ini memiliki rasa dan aroma yang tak pernah berubah dari tahun ke tahun alias sejak warung ini dibuka oleh Ny. Wong dan kini dipegang oleh generasi ketiganya. Luar biasa!!! Mereka sangat konsisten menjaga cita rasa dan kualitas. Inilah yang membuat para pelanggannya lagi lagi dan lagi lagi datang kemari. Selain sekedar bernostalgia, mie ini memang layak untuk disantap.

Ini juga minuman yang saya pesan saat di bakmi raos - lemon soda

Selain jual mie ceker disini juga terkenal dengan bakso dan mie yaminnya. Selain itu juga masih ada beberapa menu lainnya yang katanya sih wenak tenan atau bahasa sundanya raos pisang. Hehehe … dan untuk minumannya disini yang paling terkenal adalah es kopyornya. Es kopyor disini memang dipilih hanya yang berkualitas saja sehingga tak ada pelanggan yang datang dengan kecewa. Selain es kopyor minuman yang jadi favorit saya adalah ice lemon soda. Ini hanyalah jeruk lemon yang diiris2 lalu diberi sedikit plan sugar dan diserbu dengan soda botolan. Aiihhh segernyaaa …

Lalu .. akhir kata, makasih buat buku intisari yang memuat artikel bakmi raos ini, sehingga saya pun bisa bernostalgia ingatan akan kejadian 2007 silam ketika main main ke Bandung dan makan disini. Heheee dan karena saat itu saya belum punya kamera dan Hp pun masih jadul, jadi saya belum sempet foto foto .. alhasil makasih sekali lagi buat intisari karena foto fotonya saya catut nih disini hehehe … buat imajinasi para pembaca supaya tau hidangan yang pernah saya nikmati dulu. (wakakaka pas baca buku intisari, saya jadi kaget sendiri, karena semua yang saya pesan saat disana juga yang di review sama intisari)

Alamat : Mie Raos Kejaksaan. Jl. Kejaksaan no 19 Bandung.

Penulis : Catur Guna Yuyun Angkadjaja

Photo : motret ulang dari buku intisari




%d bloggers like this: