Behind The Scene Menuju Puncak Mahameru (Dokumentasi / Foto foto di Bromo – Semeru)
Artikel ini cuma berisi foto dengan sedikit penjelasan aja yah π cerita lebih lengkap bisa dilihat di artikel terdahulu :p untuk baca artikel tentang semeru terdahulu, klik disini aja. Jadi…
Artikel ini cuma berisi foto dengan sedikit penjelasan aja yah π cerita lebih lengkap bisa dilihat di artikel terdahulu :p untuk baca artikel tentang semeru terdahulu, klik disini aja. Jadi di artikel ini, anda cukup nikmati aja foto foto nya yah …
menuju puncak mahameru bersama dengan Pecinta Alam Tramp dan Kru GlobalTVsore sore mejeng dulu (perjalanan menuju ke ranu kumbolo) bersama dengan kru Global TV (dari kiri : saya, mbak senny, mas tata, mas eko dan mas chaidar)sampe di camp ranu pane, langsung makan … hmmm meski makan seadanya dengan alas kantong plastik, tapi nikmat sekali … kebersamaan itu sungguh luar biasaperjalanan menuju ke ranu kumbolo … endang banget pemandangannyausai mendirikan tenda di ranu kumbolo, langsung masak dan makan …. dan foto disebelah kiri : woooww jika subuh subuh anda bangun, maka anda akan melihat kemah anda diselimuti salju … bbbrrrr dingin sekali boooo … inilah mengapa anda harus bawa sleeping bag berbulu angsamendirikan kemah di depan danau ranu kumbolo … ajib matahari pagi dan belahan bukit yang indahsebelum meninggalkan ranu kumbolo yang indah, foto dulu dong … lengkap dengan spanduk sponsorstart yang cape sekali hahaaa … abis bongkar kemah, kita harus menaiki bukit dengan nama tanjakan cinta yang bersudut 75 derajat … tapi usai tanjakan yang melelahkan … lihatlah kebawah, pemandangan ranu kumbolo yang sangat indahpost selanjutnya adalah kalimati … malam ini kita akan menginap disini. Lihat!!! Puncak semeru sudah semakin dekat dan besok subuh2 kita akan menuju ke sanaberangkat dari jam 2 pagi, akhirnya sekitar jam 5an, sampai juga kita di medan terberat, yaitu area berpasir yang tanpa vegetasi … asli pasiiiirrrr semua, nanjak pulainilah medan berat tersebut … pasir, bebatuan rapuh yang salah injak bisa longsor dan tanjakannya luar biasa nukik + panasnyaaaaaa … oksigen tipis dan matahari serasa deket bangetpuncak mahameru masih 50 meter lagi … tapi saya sudah tidak sanggup melangkah … kaki letoy, kerongkongan isinya pasir semua dan wadooohhhhhh… seumur hidup baru kali ini saya tidur di pasir beratap terik matahari … tapi saking lelahnya, saat berbaring pasir tersebut terasa empuk nikmat sekali … hmmmmmas chaidar, kameramen globaltv yang sangat tangguh … dia berjalan sambil mengambil gambar dan sampai puncak tanpa rona kelelahan … ruar biasamas tata akhirnya sampai dipuncak bersama dengan mas chaidar dan beberapa temen TRAMP … weewww saya, mbak senny dan mas eko … terkapar dibawah, ngga sampe puncak … ga kukuuuuupada perjalanan pulang menuju bromo, ternyata semeru sudah hangus terbakar (beruntung api sudah bergeser ke arah lain, jadi kami bisa pulang … kalau ngga … wah bisa mati kelaparan)Lihatlaaahhh … semeru yang waktu kami berangkat masih berwarna kuning hijau, sekarang telah menjadi hitam gosong terbakarhuih legaaa… sampe juga di hotel di bromo … pemandangan arah bromo – dari depan hoteldi area pasir bromo – sepedaan dulu dong …terima kasih temen temen TRAMP … tanpa kalian, mungkin aku udah hilang di semeru hiks … makasih kalian mau menunggu aku yang berjalan gontai bak siput inisampe di rumah, aku baru sadar … aje gileeee kakiku lebammm semua akibat terguling guling dan terjatuh berpuluh2 kali di area berpasir tanpa vegetasi semeru …. karena terkena panas yang luar biasa pula, wajahku meraaaah dan mengelupas … untung saya udah antisipasi, begitu sampai hotel langsung memoles wajah dengan madu … jadi pengelupasan yang terjadi tidak terlalu parah
Perizinan
Kantor Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Jl. Raden Intan No. 6 Malang 65100 telp. 0341 β 491828. Di tempat ini anda juga bisa nanya kontak person Pak Tuangkat, Penanggung Jawab Ranu Pane. Atau bisa menyerahkan segala urusan pada Professional Guide yang juga kawan saya Mas Monggang 0878 597 88433p
Biaya perizinan:
orang lokal Rp 6000 per person
asing Rp 20.000 per person
include asuransi
Pengalaman oleh: Catur Guna Yuyun Angkadjaja dan Dokumen Foto: Thanks to Mas Chaidar dan Boim (Tramp)
————————————————-
Penulis : Catur Guna Yuyun Ang
Instagram : @catur_guna & @wisataseru
Email : caturguna@wisataseru.com
Untuk mendapatkan Update artikel kami, bisa ikuti kami di :
@inspiring outbound : hehehee iya seru banget … sampe aku ngga mau lagi lagi naek mahameru π aku nyaris ngga balik tuh … untung ada teman tramp … kalau gak aku dah hilang disana :p
pengalaman yang cukup seumur hidup sekali heheee … kalau sampe ranu kumbolo aja aku mau hihihiiii .. tapi sampe mahameru lagi??? OMG …. sudah cukup sekali π capenya ga ketulungan
hendrata
haii yuun……amazing moment ya…..puas kan sampai juga ke mahameru walau kaki gempor dan badan soak…..kapan lagi ya punya pengalaman yang bisa diceritakan ke anak sendiri….
@hendrata : mas tataaaaa … wah bukan amazing lagi … itu bener bener pengalaman paling dramatis dalam hidup aku .. sumpeeee baru kali itu aku ngrasain ‘kematian’ udah dekat … disitu juga aku mengalami ‘sesuatu’ yaitu : bersatu kita teguh bercerai kita runtuh … asli … tanpa dukungan mas tata, mas eko, mas chaidar, mbak seni dan temen temen TRAMP, mungkin aku dah nyerah …
gileee … aku dah bilang “sudah ditinggal aja … aku ga kuat lagi” kata kata itu sampe 3x ke mas andri tramp … tapi dia dengan sabar “tenang, pasti bisa … ngga papa… aku tungguin” … terus mas tata dkk dengan baiknya mau menjagaku di belakang dan depan … dan ngga mau ninggalin aku yang dah putus asa … kata syahrini, itu “sesuatu” banget hahahahaa … π
akhirnya,… aku nyampe juga ke rumah dengan selamat dan bertambahlah pelajaran tentang arti kehidupan, arti pertemanan dan arti bertahan di tengah keputus – asaan … menggapai mahameru merupakan guru yang sangat berharga buat aku π
makasih banget mas tataaa … kalau bukan karena mas tata mungkin sampe sekarang aku ngga akan ngrasain semua ini π aku adalah 1 orang yang beruntung π
Leave a Reply