Deg deg an di Bandara Narita Jepang
Dengan menggunakan Travel Mobil dari Nagano ke Bandara Narita, 11 Desember 2011, pk 6.30 pagi, sampailah saya di Bandara Narita Jepang. Tepat waktu sekali!!! Itulah kesan saya terhadap pelayanan travel di Jepang. Yup, sejak perjalanan pertama, mulai dari penjemputan sampai spot spot berhenti untuk beristirahat hingga sampai di Bandara, semua benar benar sesuai dengan jadwal. (sungguh rekomendasi buat anda yang ngga mau ribet naik kereta dan nginep nginep di Tokyo, dari tempat anda tinggal, gunakanlah travel untuk ke bandara Narita)
Begitu sampai di Bandara, saya dan suami langsung menuju ke tempat check in Garuda. Haiyaah … antri euy … nah pengalaman check in ini ingin saya bagi dengan anda. Namanya juga Jepang, jadi meski kita menggunakan Pesawat Garuda, tetep aja mbak yang jaga di bagian check in adalah orang Jepang yang ngga fasih berbahasa Indonesia hohoohoo … Jadi sebaiknya siapkan semua dokumen secara lengkap – daripada ribet.
Nah, waktu itu sendiri, saya dan suami memang sadar bahwa kami kelebihan muatan 😀 maklum kami kan boyongan mau balik Indo ga balik Jepang lagi dan kami ngga tau cara mengirim barang dari Jepang ke Indo dengan harga yang murah. Soooo … meski separoh barang sudah kami tinggal, tetep aja barang kami masih bejibun.
Yey … supaya ngga kena denda terlalu banyak … saya pun kabur ketika usai menyerahkan dokumen ke bagian pelayanan. Suami pun hanya beralasan, “Istri lelah, habis naik travel dan antri di loket check in, dia ingin duduk”. Begitulah alasan suami ketika mbak nya bingung kok saya abis kasih dokumen langsung aja ngacir pergi. Untung mbaknya gpp … hihiihi padahal saya kabur dengan membawa tas besar yang mayan berat … sekitar 20an kilo lebih yang seharusnya itu masuk bagasi. Yaaahhh meski akhirnya tetap kena denda karena kelebihan muatan, tapi kan paling ngga ngirit 20 kiloan hohooo…
Nah di Jepang sini, kalau kita kelebihan muatan, bisa milih, mau dibawa di pesawat dengan biaya aduhai ngga kuku mahalnya …. (lupa euy berapa yah … yang jelas diitung perkilo dan jatuhnya mahal banget) atau milih pergi ke kantor pos yang sudah di sediakan tak jauh dari tempat check in dan lalu check in lagi untuk kasi bukti bahwa kita benar benar sudah memaketkan kelebihan barang tersebut. Ahayyyyy … men … barang dengan berat sekitar 12 kilogram itu harus kita bayar 2,5 juta rupiah supaya bisa dikirim ke Indonesia dengan jangka waktu 1,5 bulan. Kalau mau lebih cepat, yaitu seminggu maka kita harus bayar sekitar 6 juta rupiah. Hadeh … ya sudahlah … kita pilih yang 1,5 bulan aja …
Usai check in … kami masih was wes wos nih … soalnya masih ada 2 kali pemeriksaan lagi … kita mesti ngelewatin scanner yang juga sempet diawasin, lalu dipanggil karena barang bawaan kita banyak banget hohohooo … (pengalaman, sebaiknya jangan bawa terlalu banyak tas – kecuali tas kresek belanjaan beli di bandara). Tapi meski sempet di panggil, kami pun lolos dengan segudang tas kami itu 😀 Napas legaaaa …
Yang bisa dilakukan di Bandara Narita
Bandara Narita ini menyenangkan loh digunakan untuk tempat shopping. Soalnya ngga cuma banyak toko toko baju dan pernik plus makanan khas, tapi juga harganya malah banyak yang lebih miring daripada diluar bandara. Misalnya : Uni Qlo (Yuni Kuro) – toko baju yang mayan terkenal di Jepang. Baju baju yang dijual casual gitu kayak “Bossini”. Wew … saya anjurkan, kalau mau belanja Uni Qlo mending di bandara aja daripada di luar bandara. Harganya terpaut jauh. Di bandara, nyaris semua barang di diskon 25% daripada di luar bandara.
Kemudian untuk makanan makanan kecilnya juga … di bandara dan diluar bandara, harganya ga beda terlalu jauh, bahkan sama!!! Tapi,… ya pilihan di bandara ngga sebanyak di toko gift di kota kota … Sedangkan untuk gift souvenir seperti gantungan kunci dan lain lain, wahhh sudah deh, mending beli di Narita aja .. murah murah banget … jauh lebih murah daripada beli di luar bandara dan pilihannya meski ga banyak tapi lucu lucu.
Oya .. buat yang ingin tau model oleh oleh makanan khas Jepang seperti apa yang dijual di bandara, klik disini yah.
Pilihan Makanan di Narita
Banyak pilihan makanan di Narita, seperti waktu pertama datang, saya makan di Togue, resto masakan Jepang yang ahai enak sekaleee … dan waktu balik ini, saya makan di resto yang hiihii ga tau namanya apa, tapi suami tiap lagi nunggu pesawat berangkat, dia selalu makan disini dan dengan menu yang sama terus … yaitu beef bowl. Nyobaaaaa!!!
Waaahh dan ternyata beef bowl nya enak bangeeet … Kalau anda sering makan di matsuya atau sukiya, yaaa rasa beef bowl nya sama seperti itu, tapi jauh lebih enak. HIhiiiii harganya juga lebih mahal … dagingnya itu loh, jauh lebih nempeleng dan bumbunya jauh lebih soft nagih enak banget. Sampe ngiler deh!!!
Untuk urusan nama makanan atau resto, ngga usah kuatir… seperti resto resto diluar bandara, di bandara sini, bagian depan resto pasti akan memajang replika atau paling ngga, foto foto makanan yang ia jual. Jadi anda ngga usah pusing keluar masuk resto untuk lihat apakah cocok atau ngga dengan makanannya, tapi cukup lihat di depan resto.
Waktu pun menunjukkan kalau kita harus sudah masuk ke ruang boarding … dan yes … Indonesia aku datang!!! Dan Jepang, aku pasti akan sangat merindukanmu.
Penulis : Catur Guna Yuyun Angkadjaja – Narita Jepang
Booking Hotel di Jepang, Klik Disini.










Leave a Reply