Inilah Resto dengan sajian Chicken Hainam Terenak yang Pernah Ku Makan

karuizawa prince shopping

Jalan jalan di Karuizawa Prince Shopping Plaza Nagano Jepang, memang tak pernah membosankan. Tapi kalau sudah namanya jam 12 siang, perut ini memang tak bisa dilawan. Ayam ayam dah pada mulai teriak kukuruyuuuukkkk … tandanya minta dikasih makan. Oke lah kalau begitu. Berjalan agak mengarah ke depan stasiun Karuizawa persis, disana berjejer resto dengan harga yang agak terjangkau dibanding resto resto yang ada di Prince Shopping nya sendiri.

Pertama bingung juga nih mau makan apa. Semuanya tampak enak dan lezat. Mulai dari resto sushi tradisional yang penjualnya udah tua dan sangat ramah (mungkin itu restonya sendiri kali ya, soalnya orangnya yang jual dah tua banget, uda gitu senyumnya ramah sekali), terus toko ramen dengan kebulan asap dari panci kuah yang harum gurih luar biasa. Ada juga resto shabu dengan daging sapi yang mulus berlemak endang banget diliatnya. Disampingnya lagi ada resto yakiniku yang memajang foto daging wagyu … jiaaahhhhh ampyuuunnn … mau semuaaaa!!!

nikmat sekali makan di resto ini

Tapi, mungkin bawaan baby ya .. akhir akhir ni lidah kok rasanya pengen banget makan Chinese food. So begitu ngeliat poster bergambar chicken hainam, mataku langsung ijo royo royo. “Uknya, makan di Chinese resto aja yuk”, kataku pada misua yang lagi pusing menentukan arah lidah untuk makan siang ini. “Mana?”, katanya. Kutuntunlah ia pada poster bergambar aneka hidangan Chinese food yang dipajang di dinding resto. “Waaahh boleh boleh … chicken hainamnya kayaknya menggoda tuh. Hayuuk”, katanya semangat.

Tapi akunya cemberut. “Aku kan pengen chicken hainam, masak kamu juga??? Yang lain dong, biar tuker tukeran”. Hohoooo dia mengalah. Akhirnya dia pesan daging sapi yang dimasak bersama sayur brokoli. Jiaaahhh pilihannya mahal sekaleeeee … 3 setengah kali lipat harga chicken hainamku. Hahahaa tapi ya sudahlah, namanya juga lagi liburan, ngga boleh ngitung isi dompet!!! Apalagi untuk urusan makanan … hohooo untuk yang satu ini aku memang mayan boros. Habis, hobinya makan sih 😀

chicken hainamnya luar biasa enaknya

Akhirnya kita pesan chicken hainam (tapi di Jepang nyebutnya bukan chicken hainam ya … ngga tau deh tuh tulisan bacaanya apaan hahaa … yang jelas aku sih cuma nunjuk gambar dan tuh pelayan mengulangi dengan kosakata yang aku tak mengerti), kemudian juga memesan daging sapi brokoli itu, dan tentu lagi lagi aku ngga tau bahasa jepangnya apaan. Kemudian 2 nasi dan coca cola. Habis total untuk makan siang itu adalah 3800 yen. Atau sekitar 400ribu rupiah. Gggrrr… ternyata porsinya jumboooo!!! Perut yang awalnya lapar meracau, begitu keluar dari resto, perut serasa mau meledak. Padahal cuma pesen 2 menu doang tuh … untung kita ngga jadi pesen dessert. Bisa bisa ngga kesentuh tuh. Porsi jepang memang aje gile.

Soal Rasa

Gilaaaaaak!!! Hidangan di resto ini asli superb enak banget. Bener bener rekomendasi buat anda yang sedang liburan ke Karuizawa Jepang. Pliisss mampir ke resto ini. Mungkin juga resto ini adalah resto yang terkenal. Soalnya rame banget. Begitu jam makan siang tiba (untung aku dan suami adalah pelanggan pertama, jadi ngga perlu ngantri), resto ini langsung penuh. Bahkan sampai antri antri. Duh, berhubung antri, kita juga makannya jadi agak sungkan kalau berlama lama. Jadi musti begitu habis langsung keluar. Ahayyyy padahal perutku penuh banget, seharusnya masih pengen duduk tuh. Mungkin besok besok kalau kesini, mesti jangan pas jam makan nih. Jadi bisa leha leha dulu hohoooo.

restonya penuh sekalee ... sampe antri antri diluar

Untuk chicken hainamnya. OMG!!! Ini merupakan chicken hainam terenak yang pernah aku makan. Suweeeerrr asliiii … katanya kan chicken hainam itu populernya di Singapore n Malaysia ya … tapi aku rasain kok malah enakan yang disini yaaa. Waktu tu makan di Singapore, di Malaysia dan juga Macau, ayam hainamnya ngga se amboy ini. Ini bumbunya bener bener masuk banget. Terus ayamnya itu bener bener lembut banget. Lemaknya yang tertimbun di kulit itu juga bikin makin gurih aja.

Terus penyajiannya juga agak beda. Kalau di sing, malay n macau, waktu itu hidangan disajikan dalam rupa ayam rebus yang telah ditiriskan, kemudian ada kuah kaldu dan chili saus, lalu nasinya pakai nasi hainam (nasi yang direbus dalam kaldu ayam berbumbu jahe dan kawan kawannya). Nah kalau yang di resto di Jepang sini, asli sajiannya cuma ayam yang disiram kuah kental berwarna kuning keemasan ini saja. Ngga ada nasi hainamnya, ngga ada kuah kaldunya dan juga ngga ada sambalnya.

Ayam hainam pun datang bukan dalam kondisi panas mengebul, tapi justru dalam kondisi dingin bekas di rendam air es. Yup ini merupakan cara masyarakat china tradisional dalam menghentikan proses memasak ayam dan supaya kulit tetap terlihat klimis dan gurih, yaitu usai dikukus/ rebus, ayam langsung direndam dalam air es sekitar 10 menit. Alhasil, demikian lah rupa ayam hainam yang ada di resto ini. Rupawan banget. Hahahaaa sayang aku bukan fotografer professional dan hanya sekedar sekali jepret dari posisi aku makan, karena sudah lapar bangets.

daging sapinya ruaaarrr biasa segernyaaaa

Sedangkan untuk daging sapi brokolinya. Ini juga 4 jempol terangkat (jempol kaki juga ikut2an nih ga mau kalah). Dagingnya asli daging pilihan banget. Empuk ngga pakai ngotot makannya. Dari rasanya sih, nih daging cuma ditumis bentar saja. Jadi tuh daging masih sangat empuk dalam kondisi ngga terlalu matang tapi juga ngga mentah, sehingga aroma daging segarnya masih berasa. Pantas harganya mahal sekali, 2300 yen atau sekitar 235ribu rupiah untuk seporsi ini. Karena daging yang digunakan bener bener daging mahal yang rasanya manis empuk. Kuah tumisannya juga enak sekali. Dengan aroma khas saus china yang manisnya ngga manis banget dan asinnya ngga asin banget. Serba pas serba enak pokoknya. Hainam sangat rekomendasi dan nih sapi juga patut untuk dicoba jika anda kemari.

Tipsnya sih … inget inget saja. Porsi Jepang adalah porsi besar. Jadi jika anda perginya beramai ramai, jangan 1 orang pesen 1 menu ya. Misalnya saya nih, hainam dan sapi tadi, tuh kalau buat 3 orang Indonesia aku rasa udah cukup kenyang. Hahhaaa .. soalnya kita berdua sampai perutnya mau meledak nih demi menghabiskan 2 hidangan tersebut.

Nah untuk alamat. Lagi lagi kalau di Jepang sini saya selalu kesulitan untuk menyebutkan alamat. Soalnya ngga bisa baca kanji. Jadi buat yang bisa baca kanji silahkan di baca saja di kartu nama yang aku fotoin ini ya. Kalau kita senasib alias sama sama ngga ngerti kanji, ya udah kalau mau ke karuizawa, di print aja gambar restonya, terus cari deretan tempat makan yang letaknya ada di depan stasiun. Terus kalau ngga nemu, tanya aja ama orang sana, “Resto iki ning endi bos?” … hahahaaaaa … selamat berlibur di Karuizawaaaa …

Untuk artikel tentang Karuizawa Prince Shopping bisa baca artikel saya lainnya, klik disini ya.

Penulis : Catur Guna Yuyun Angkadjaja




2 comments

  • cara penyampaian bahasanya enak, se olah2 kita juga merasakan, + gambar2nya menarik, trims catur dan yuyun bagi2 pengalamannya buat kita semua, semoga kalian berdua dan keluarga bertambah sukses. Amin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: