Sate Kelopo Ondomohen, Warung Nyempil Kecil yang diantri Kalangan Pejabat, Konglomerat hingga Tukang Becak

Sate Kelopo Ondomohen lengkap dengan nasi berpoyah hangat

Aroma harum kelapa yang terbakar sudah tercium sejak 50 meter sebelum mobilku sampai tepat di depan warung kecil nan nyempil di kawasan walikota mustajab surabaya. Nyaaaammm … meski belum sampai, sudah terbayang saja rasa gurih manis empuk yang menawan dari setusuk sate bernama sate kelopo ondomohen racikan bu Asih.

Yoiiii … sate ini sudah ada sejak puluhan tahun silam dan menjadi tempat makan favorit papaku. Kata papa sih, dulu warung ini belum punya bangunan tetap seperti sekarang, melainkan hanya seorang ibu ibu yang mengipas dagangannya di atas panggangan tradisional yang diletakkan diatas trotoar berteduhkan atap ala kadarnya.

Karena enak dan memang lezat, pelan tapi pasti, pelanggannya makin membludak dan mulailah terjadi antrian tiap pagi di jalan walikota mustajab itu, hanya untuk membeli kenikmatan sate kelopo yang ngetren disebut sate ondomohen. Kenapa ondomohen?? karena konon zaman kompeni, jalan walikota mustajab ini dipanggilnya ondomohen. Pelanggan yang membludak ini pun bukan cuma kalangan orang kelas bawah loh … tapi mobil mobil sekelas BMW, Merci pun ikut mengantri giliran untuk bisa menikmati sedapnya sate ondomohen ini.

Nah .. dengan makin banyaknya pelanggan, berarti pundi pundi keuntungan makin numpuk dong. Dari situlah akhirnya si Ibu sekarang memiliki warung. Warung ini yang meski kecil, tapiiiii orang keluar masuk tiada henti dan bahkan masih juga terjadi antrian terutama saat jam makan. Oya, denger denger sih, Bu Asih juga ngga cuma sekedar di tawarin orang untuk membuka resto yang besar, tapi juga akan dimodali untuk dagang di Luar Negeri. Tapi semua tawaran itu ditolak oleh Bu Asih. Ia ingin tetap seperti ini saja supaya semua orang bisa menikmati masakannya, mulai dari kalangan konglomerat sampai tukang becak. Yup, kalau tempatnya jadi elit, tukang becak segen dong untuk masuk. Ya ngga???

Aaaahhh cerita tentang sejarah sate kelopo ondomohennya udah cukup ya … langsung menuju ke rasa aja yach πŸ˜€ ga sabar niiih …..

RAHASIA KELEZATAN SATE KELOPO ONDOMOHEN

Menurut aku, yang membuat sate ini lezat adalah karena bahan bakunya. Bahan baku yang selalu segar (gimana ngga segar, karena belanjaan hari ini selalu habis hari ini … jadi tiap hari daging yang digunakan adalah daging segar hehehe …) dan daging sapinya menggunakan daging has dalam. Yaitu bagian daging yang sangat empuk dan lembut. Maka tak heran jika kita makan sate sapi ini, sama sekali ngga alot/ keras. Yaaa karena pakenya daging has dalam sih …

Ponakanku yang belum genap 2 tahun juga doyan loh ... ni aku kesini sama papa dan cece ku juga ponakan tercinta πŸ™‚

Untuk bumbu kacangnya sendiri, bu Asih menggunakan kacang Tuban (jiaaah bangga neh aku sebagai orang Tuban). Mengapa?? Karena kacang tuban memang memiliki keistimewaan tersendiri. Ukurannya yang kecil kecil, ternyata mengandung rasa manis yang besar. Tak hanya manis, tapi juga minyak kacangnya lebih gurih dibanding dengan kacang tanah dari pelosok lainnya di pulau Jawa sini. Aaaahhh itu menurutku yaaa hahhaa karena kalau makan kacang goreng tuban emang rasanya beda loh sama kacang goreng dari kota lain. Lebih yahui gitu deh …

Ketiga, yang membuat sate ini enak adalah pemberian bumbu kelapa yang tak kalah segarnya dengan daging yang digunakan. Kelapa inilah yang membuat sate sapi ini jadi harum mewangi dan gurih. Apalagi ketika disajikan hangat bersama dengan nasi yang bertaburkan poyah, yaitu kelapa sangrai. JIaaaahhh jadi laper … sudah ah.. makin membahas aku makin lapar hehee… yuk mari buat yang pengen langsung datang kemarin saja.

Aku kesini udah malem banget, warung udah hampir tutup ... jadi udah agak santai, alias bagian pembakaran ngga sedang sibuk ... hmm aku masih beruntung masih dapat sate hehehee ... meski pasti udah stok stok terakhir

Oyaaa buat anda yang baru mampir ke Surabaya, sate ini cocok untuk dijadikan ajang ber wisata kuliner πŸ™‚ soalnya ditempat lain, mungkin ada, tapi rasanya ngga akan seenak yang ada disini … warung ini buka dari jam 6.30 pagi – habis … biasanya sih habis sekitar pukul 11 malam … jiaaah kebayang yaaa… sehari ada berapa ribu tusuk tuh yang disediakan oleh bu Asih πŸ™‚ bravooo

Alamat Sate Kelopo Ondomohen Surabaya : Jl. Walikota Mustajab 36, Surabaya Telp. 031-5474575

Penulis : Catur Guna Yuyun Angkadjaja




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: