Resep Burger – Membuat Daging Burger sendiri di Rumah … Enaknya Mantaaab!!!

November 7th, 2011 by · 35 Comments

Udah mayan lama nih pengen banget makan cheese burger diiii resto cepat saji kesukaanku. Tapi apa daya, larangan dokter untuk menghidari makan makanan junk food juga mesti kudu diturutin. Harus malahan :D soalnya ada dedek kecil di dalam perut yang butuh hidangan hidangan sehat, tak cuma sekedar lezat. Yoraaaa!!! Pikir punya pikir, riset pun kulaksanakan, Mengapa Burger disebut makanan Junk Food???? Bukannya harusnya sehat yaaa??? Kan di dalamnya ada daging, ada sayur dan juga ada kejuuuu!!! Nah loh, semua sehat kan … lengkap malah, ada kalori dan protein dari daging, ada serat dari sayur dan juga ada kalsium dari keju …

Kulancarkan serangan pada mbah google dan akhirnya tertemukan jawabannya!!! Ternyata, burger itu masuk dalam kategori tak hanya sekedar fast food yang artinya makanan cepat saji, namun burger telah masuk dalam kategori junk food yaitu makanan sampah. Jiaaah serem amat, makanan sampah??? Kenapa???

Yup, berdasarkan beberapa artikel yang kubaca (tak cuma 1, karena aku kan sedang riset ni ceritanya) pembuatan daging burger pada kebanyakan resto terutama resto fast food, itu lah biang keladinya. Demi mencapai rasa / taste yang gurih dan bikin candu orang untuk makan dan makan lagi, racikan daging akhirnya dibuat tak hanya dari daging sapi saja, melainkan juga dikontaminasi dengan komposisi lemak sapi yang kadarnya mencapai 30 – 50% (tentunya tergantung kebijakan resep resto masing masing).

Nahhh … lemak sapi inilah yang disebut sebut menjadikan burger sebagai makanan junk food. Karena ditilik dari nilai gizi dan kerugian yang didapat ketika makan hidangan ini, akan lebih besar prosentase kerugiannya daripada keuntungannya. Lemak gitu loohhh … !!! Ngga sekedar bikin body jadi rusak tapi juga mengakibatkan berbagai macam penyakit seperti kolesterol dan jantung. Aaaaagghhhh syerem aaahhhh …

Nah kesimpulanku dari baca baca artikel itu… berarti kalau daging burgernya bikin sendiri, bukan junk food dong hahaha.. Kan aku bisa pilih daging yang lemaknya ngga terlalu banyak :) yippiiiieeee …

Jadi inget film SUPER SIZE ME yang menceritakan tentang orang yang ingin membuktikan bahwa salah satu resto cepat saji terkenal di Amerika benar benar bisa membuat gendut, lalu ia menfilmkan dirinya mulai dari kurus dan lalu tiap hari makan produk cepat saji tersebut dan akhirnya jadi endut hiihiii … dan ternyata itu bukan cuma sekedar film loh, karena aku sendiri pernah mengalami.

Saat itu liburan semester 6 ke semester 7. Sebetulnya libur kuliah cuma 5 minggu. Tapi berhubung aku izin magang ke Jakarta di Global TV yang saat itu masih di Jl Panjang di Gedung INDOVISION, kampus memberi dispensasi aku libur selama 7 minggu. Nah, fatalnya, saat itu di tahun 2005, daerah sekitar kantor masih minim orang jualan makanan. Sialnya, aku kost tepat di depan kantor yang kering penjual makanan tersebut. Ada sih cukup banyak penjual makanan, tapi mereka cuma dagang saat siang saja. Pagi dan malam??? cuma ada kios resto cepat saji  di sudut jalan yang buka 24 jam.

Pusingnya lagi, kost tidak memiliki dapur dan saya adalah tipikal orang yang harus makan 3 kali sehari, pagi siang dan malam. Lalu apa yang harus terjadi padaku??? Tiap pagi sebelum ke kantor sarapan pastiku adalah beef burger yang saat itu tengah promo 1 bijinya Rp. 5.000 rupiah dan atau kadang kadang kupaksakan membeli yang agak mahal yaitu paket hemat yang sudah lengkap nasi ayam dan soft drink nya.

setelah diberi masukkan para pembaca wisataseru jika mengukus dengan plastik, berbahaya, maka saya sekarang bikin burgernya pakai alumunium foil heheee .. makasih ya masukkannya

 

10 box daging burger pesenan temen temen ... hiyuuuhhh kelar juga setelah 8 jam

 

Lalu tiap malam??? Kembali lagi hanya bisa makan yang paket panas. Hm .. sebetulnya disebelah resto itu juga ada resto lain, yaitu Tamani Cafe dan 1 lagi lupa nama restonya. Tapiiii … sekali makan di Tamani Cafe tentu butuh uang lebih dari 25 ribu rupiah, apalagi kalau makan disana pakai minum udah pasti sekitar 35 ribu. Sedangkan, uang tabungan yang kujatah untuk 2 bulan di Jakarta, tentu ngga akan cukup jika terlalu sering makan di Tamani. Sooo … resto cepat saji di ujung jalan itu adalah ide paling tepat. 5.000 – 15.000 saja udah bisa makan kenyang dan tidur pulas hahhaaa …

Nah tak terasa 2 bulan selesai, saya pun pulang ke Surabaya. Mama yang menjemput di bandara langsung melihatku dengan pandangan penuh kejut, “Kamu kok kayak orang hamil? Badannya gede banget, pantatnya jadi lebar???” …. waaaaahhhh hamil sama kuda nil??? Aku langsung kaget mama bilang gitu … sampai rumah aku langsung berkaca … “Wah maaa, iyah kok badanku jadi begini???”

Asliii!!! Kalau kata iklan scot emulsion, “Badanku dulu tak begini”… ya Allaaaahhhh … pantatku yang dulu runcing sekarang jadi melebar, pinggangku yang dulu tak berlemak sekarang penuh timbunan. Rahang pipiku yang dulu tampak tirus tiba tiba jadi berwajah kotak hahahhaaaa… ampyuuunnnn … dan setelah itu sampai hari ini body ku tak kunjung kembali seperti semula. Hm … pantatku tetap melebar dan perutku masih berlipat hahahaa .. parah parah parah!!!

Hadeh .. kok malah curhat hahaaa… ya sudah langsung aja … ini dia resep yang kugunakan untuk membuat daging burger yang asli enak banget … Eeehhh ya, sebetulnya aku search beberapa resep dan mayan agak mirip dan beda beda tipis tiap resepnya. Tapi akhirnya ku tancapkan pilihanku pada resep yang ada di http://resep.okebunda.com … namun aku agak modif dikit pada cara pembuatannya … jika di sana ditulis abis dicetak langsung di panggang. Kalau aku, aku kukus dulu baru dipanggang. Selain dari itu, semuanya sama. Kalau mau langsung ke sumber aslinya, klik disini.

Setelah di cetak seukuran daging burger yang diinginkan di plastik, langsung dikukus ... kurang lebih 25 menit (mengukus dengan plastik, sekarang saya ganti dengan alumunium foil)

RESEP DAGING BURGER

Karena aku hanyalah keluarga kecil yang terdiri dari suami, aku dan dedek yang masih diperut. Jadi aku hanya membuat sedikit sekali. Yaitu resep ini hanya jadi 4 daging burger saja. Jadi kalau mau membuat dalam jumlah yang lebih banyak, yaaa tinggal dikalikan saja :) Misalnya ingin membuat 8 daging burger, ya berarti resep dikalikan 2 dan seterusnya. Oke …

Bahan:

2/3 sdm Butter
1/5 buah Bawang Bombay, cincang halus
100 gr Daging Sapi cincang
2/3 lembar Roti Tawar
15 cc susu cair (aku pakai 1 sdm susu bubuk yang kemudian dikasih air dan totalnya saat diukur sekitar 15 cc/ml)
1/2 butir telur ayam kocok biasa aja, ngga usah sampe berbusa
1/2 blok boullion MAGGI (Kaldu Blok Rasa Sapi)
1/4  sdt garam
1/4 sdt lada bubuk
2/3 sdt Gula Pasir

Setelah dikukus bisa disimpan di freezer dan baru dipanggang ketika hendak makan atau langsung dipanggang juga bisa. Beri teflon sedikit mentega biar ngga lengket ... langsung deh jadi dan siap digunakan tuh dagingnya :)

CARA MEMBUAT DAGING BURGER SAPI

Panaskan butter, tumis bawang bombay hingga layu. Angkat. Lalu rendam roti tawar dengan susu cair dan kocokan telur ayam hingga roti menjadi lunak. Setelah roti menjadi semacam adonan lembut, masukkan daging sapi cincang dan bawang bombay yang telah ditumis tadi, lalu aduk rata.

Kemudian tambahkan MAGGI Kaldu Sapi, garam, lada dan gula pasir. Lalu siapkan plastik (aku menggunakan cling wrap) letakkan 2 sdm adonan daging ke atas plastik, lalu bentuk bulat dan pipihkan. Aku sih pipih hingga kira kira tingginya hanya 1/2 cm. Tapi ya tergantung kalian, jika suka daging yang tebal, bisa dipertebal. Karena aku suka daging yang tipis, maka cuma sekitar 1/2 cm saja.

Kemudian, tutup adonan dengan plastik seperti membungkus dengan kulit lumpia.Lakukan sampai semua adonan habis. Jika menggunakan takaran seperti saya yaitu 100 gr daging, yaitu tadi kemungkinan besar akan jadi 4 porsi daging dengan ketebalan 1/2 cm dengan lebar seukuran roti burger pada umumnya.

Setelah semua adonan terbungkus rapi. Letakkan di dalam steamer atau kukusan. Kukus kurang lebih 25 menit. Setelah itu daging pun siap untuk diolah. Bisa langsung dipanggang menggunakan teflon dengan sedikit butter supaya tidak lengket. Bisa juga di dingin kan dulu, lalu disimpan dalam freezer untuk kapan kapan jika ingin membuat burger. Okeee deh … selesai :) mudah kan.

BURGER

Nah untuk menjadikannya sebagai burger sendiri. Karena ngga punya oven untuk mencoba membuat roti, saya beli roti burger yang udah jadi di supermarket. Lalu roti ini sebelum ku tumpuk dengan beraneka macam isian burger, ku panggang dulu diatas telfon supaya roti hangat dan empuk. Mengapa ngga pakai mickrowave??? Karena jika pakai mikrowave, saya ngga akan mendapatkan sensasi gosong di pinggir roti yang inilah sensasi paling kusuka dari makan burger, yaitu aroma gosong dan bunyi kres yang muncul saat menggigit pinggiran roti :) mantaaaffff

Isian sih bisa macam macam ya .. aku sendiri yaa cuma menyesuaikan dengan isi kulkas aja hehee… yaitu keju slice, saus tomat, mayonise, tomat segar dan saus sambal + daging yang sudah dipanggang itu tadi. Selesai deeeh … nyaaammm .. rasanya??? Aku bisa bilang, “Ini lebih enak dari beef burger yang biasa aku beli di resto cepat saji” … eheeemm … makasih yaaa resep bunda.

Terima Kasih http://resep.okebunda.com untuk resepnya

Tukang Masak : Catur Guna Yuyun Angkadjaja

 
 

Categories: Resep & Tips Kuliner · Resep Menu Pembuka · Resep Menu Utama

35 responses so far ↓

  • 1 dyan // Feb 19, 2012 at 8:34 pm

    mbak kalo boleh tau cetakan biar jadi bunder pake apa ya?
    terima kasih

  • 2 caturguna // Feb 20, 2012 at 12:38 pm

    @dyan : heheheee aku nyetak secara manual … soalnya ga punya alatnya juga dan ga tau pake apaan heheee :p

  • 3 dina // Apr 7, 2012 at 8:17 am

    Mau tanya mb, kl bikin burger nya nggak pake kaldu blok rasa sapi atau bumbu penyedap lainnya, msh bs enak nggak? Atau bs diganti dengan apa. ? Thks.

  • 4 caturguna // Apr 9, 2012 at 2:08 pm

    @dina : waduh … saya belum pernah nyoba tuh .. kemarin2 ya nyobanya sesuai resep gitu :p

  • 5 chwibie // Apr 10, 2012 at 2:57 pm

    makasiy resepnya :) saya kurang suka junk food, tp suami suka banget burger..

    u/ mb dyan : kaLo mau buLat, masukkan ke pLastik 1 kg an, truz baru dikukus, seteLah matang, baru potong”

  • 6 caturguna // Apr 11, 2012 at 9:52 am

    @shwibie : sama sama … ni resepnya saya juga nyontek hehehee … gimana udah dicoba mbuat dirumah??? enak yaaa :)

  • 7 husnul // May 5, 2012 at 10:47 am

    mba klo dgnti daging ayam jg bisa kan y???

  • 8 sophianovita // May 7, 2012 at 1:36 pm

    Hai Husnul, harusnya bisa deh :)
    selamat mencoba yaa :)

  • 9 rere // Jul 5, 2012 at 11:24 am

    sist bikinnya pakai penyedap rasa ya? gapapa tuh sist pakai penyedap rasa saat lagi hamil?

  • 10 ummifadiananurdin // Jul 12, 2012 at 6:59 am

    Hai nak, ummi senang ceritamu, senang juga baca caranya kamu buat resep, btw tks banyak sdh berbagi resep.

  • 11 caturguna // Jul 15, 2012 at 11:46 am

    @rere : heheeeeehe gpp asal ga sering sering .. ni baby ku sudah lahir sehat :)

    @ummifadianurdin : makasiiii bu ummi :) hehehehehe itu saya jg nyontek resepnya kebetulan enak jd saya save

  • 12 CAHYO // Oct 6, 2012 at 8:11 pm

    besok coba ah….

  • 13 adon // Oct 29, 2012 at 7:17 pm

    wow ini yang aku cari..teng yu,,

  • 14 caturguna // Oct 29, 2012 at 11:17 pm

    @cahyo dan @adon : yukkk mari dicoba, enak beneran nih

  • 15 nina kahar // Nov 5, 2012 at 5:34 pm

    makasih ya resepnya,,aku mau coba. salam nina

  • 16 senjani // Mar 19, 2013 at 7:31 am

    makasi resepnya bunda, ohya setahu aku cling wrap bahaya apabila dipanaskan saat meng-kukus dagingnya. mungkin bisa diganti dengan pembungkus lain bun..

  • 17 Pamelia Rahma // Mar 19, 2013 at 10:32 am

    uwenaaaaaaaak deh hasilnya…aku uda cobain resepnya mba, suamiku juga suka banget…lumayan buat sarapan..
    makasih yak resepnya..bakalan dipake terus kayaknya… :D

  • 18 Dwias // Mar 21, 2013 at 5:55 pm

    Kalo wrap nya pake plastik trus dikukus bukankah lebih berbahaya?karena bahan kimia pembentuk plastik bisa terurai bebas jika kena panas

  • 19 catur guna // Apr 1, 2013 at 12:12 pm

    Wah iya katanya bahaya yaaa :D kl gt jangan pk plastic wrap .. Ni aku ntar malem mau nyoba dikukus ga usa pake plastik :D kayaknya sih bisa yaaa.. Makasi bgt infonyaaaa

  • 20 nadya // Jun 20, 2013 at 11:18 am

    pake aluminium foil bisa ga ya ngukusnya

  • 21 caturguna // Jul 5, 2013 at 7:20 pm

    @nadya. Gpp aku skrg yaaaa ngukusnya pake alumunium foil hehe

  • 22 widi // Aug 27, 2013 at 2:42 pm

    sekedar share, untuk nambah volume ukuran daging bisa ditambah kedelai yg udah dihaluskan, utk mengukus juga bisa langsung tanpa plastik atau foil mbak, lebih praktis dan cepat :) digoreng diatas teflon dgn margarin sedikit juga bisa! silakan dicoba..

  • 23 lastri // Sep 12, 2013 at 11:33 am

    mbk, dagingnya diganti tempe bsa nyatu gak adonannya?

  • 24 ferra // Sep 18, 2013 at 9:49 am

    Mb klo susu bubuknya diganti susu ultra blh g?

  • 25 hari // Sep 27, 2013 at 12:23 pm

    mantap mbak…
    saya suka bgt ma burger ma sandwich

  • 26 arif // Oct 19, 2013 at 6:48 pm

    Mbak daging beef nya kuat sampai berapa hari ya?

  • 27 evi // Jan 8, 2014 at 10:19 am

    aku di campur sma tempe n jamur, jd lebih sehat hehe…

  • 28 rhyway // Mar 22, 2014 at 7:02 pm

    BtW, ini Mbg Catur Guna yg Prresenter Gtv kn yakk, hihihi Lam knal y Mbg, skalian tak cobain resepnya, uhuuuyy..

  • 29 kiky // Mar 25, 2014 at 11:06 pm

    just share. klo aq biasa bikin beef patty. dg daging cincang + bombay cincang+ bwg putih cincang + breadcrumb/tepung roti (sbg pemadat & perekat) + lada/merica + sedikit garam .aduk rata, cetak sesuai selera. lgsg panggang d teflon. 2-3 mnt. (tdk perlu dikukus & tdk perlu mentega ). rasa beef patty nya lbh juicy. sajikan dg roti burger & pelengkapnya.
    klo beef patty mau disimpan, setelah dicetak kasi penyekat plastik, lgsg simpan d freezer.

  • 30 ririn // May 19, 2014 at 1:22 pm

    mba mau nanya dong itu takarannya utk resepnya yg pake garis miring mksdna gimana y?misalnya roti 2/3 itu mksdnya 2 atau tiga y?

  • 31 catur guna // May 27, 2014 at 5:06 am

    @ririn 2/3 itu maksudnya 2 dari 3 — jadi misalnya 1 lembar roti, dibagi menjadi 3, lalu pakailah 2 bagian tersebut. yang 1 bagian ga usah dipake :p semoga dimengerti

  • 32 mama diyah // Aug 19, 2014 at 9:52 am

    mbak, klo pke plastik/wrap berbahaya, klo pke loyang nnanti lengket nggak ya.. biar bs bulat sempurna sebaiknya pke apa ya nyetaknya…??

  • 33 caturguna // Aug 23, 2014 at 4:13 pm

    akhirnya sih saya pake alumunium foil hehehee… buat alat cetaknya itu ya saya belum punya… dan belum tau.. tapi ad yang bilang aja pake cetakan bulat bulat

  • 34 genubies // Sep 4, 2014 at 6:24 pm

    Mak, pulang kantor langsung praktek, cuma dgn modifikasi dagingnya 1/4kg, ga pk kaldu blok, rotinya pk burger bun..berhubung belinya udah itu, trus pk telor ayam kampung 1btr.
    Thanks for sharing yaaa :D

  • 35 caturguna // Sep 5, 2014 at 4:38 am

    waahh hasilnya gimana??? sakses gaaa???

Leave a Comment