Lezat dan Gurihnya Serabi Solo Notosuman

serabi notosuman

Mupeeeeng!!! Begitulah reaksiku ketika melihat foto serabi solo Notosuman di folder foto foto yang jamuran di laptopku :p Hahaha … Setahun silam, aku sedang berjalan jalan di kawasan pasar modern BSD bersama dengan kakakku sophia dan saudara sepupuku, Inta. Lagi jalan, “Aw aroma apa ini yang sedap betul?”, begitulah kira kira penciuman Sophia bereaksi terhadap kebulan hangat serabi serabi yang tengah dimasak oleh para pekerja di sebuah kios bernama Notosuman.

Inta yang merupakan penduduk BSD pun langsung menjawab kilat, “Itu serabi, mau?”. Aku dan sophia yang asli saat itu baru saja makan pempek dari warung yang ngga jauh dari kios serabi itu, langsung menjawab dengan girang, “Mauuuuu, let’s go”.

SERABI NOTOSUMAN

kalau kesini mesti mbungkussss

serabi yang enyaaakkk

Begitu sampai di kios serabi itu, mulailah kecerewetanku dipertaruhkan untuk bisa lebih mengetahui lebih jelas tentang “Makanan apa gerangan yang sedang saya makan ini?” … hahhaaa apalagi tujuannya jika bukan untuk di share dengan pembaca wisataseru.

Sang karyawan menjelaskan, jika serabi ini asalnya dari Solo dan sudah sangat terkenal di sana. Untuk bisa mendapatkan serabi rasa tradisional ini, katanya zaman dulu orang harus mengantri sejak dari subuh. Namun seiring dengan permintaan permintaan pelanggan yang makin tak terbendung, mereka pun buka banyak cabang yang ngga cuma ada di Solo, kini cabang cabangnya tersebar di beberapa kota termasuk di Jakarta dan Tangerang sini.

Yeiiii … jadi makin penasaran. Seenak apa gerangan tuh serabi ya kok sampai melegenda banget tampaknya. Kondisi di kios ini pun makin membuat aku ingin segera menyantap tuh serabi, mengapa??? Tak cuma aroma harumnya yang menyebar kemana mana membuatku yang masih kenyang pun jadi ingin makan, tapiiii pembelinya keluar masuk euy. Tuh lihat tempat membuat serabinya banyak kan, tampahnya pun bertumpuk. Tapiiii nyaris tampah yang terisi selalu hanya yang teratas. Karena begitu serabi matang selalu aja ada yang datang memborong. Jadi tampah ke dua nyaris tak pernah tersentuh hangatnya serabi.

SEPERTI APA SIH RASANYA SERABI NOTOSUMAN?

Penasaran??? Saya juga hehee … tampilannya sih menarik yah, karena tiap serabi dibungkus bak lemper, yaitu tiap serabi dibungkus dengan daun pisang. Entah maksudnya apa, tapi menurut aku sendiri sih, daun pisang ini memberikan aroma wangi yang gurih pada si serabi hangat. Asyiknya, dengan adanya daun pisang ini juga, tangan jadi ngga belepotan dan ngga kepanasan saat makan hehehe… alih alih makan pake tissue yang dibuat dengan campuran bahan kimia, tentu daun pisang ini jauh lebih sehat dan nikmat.

Serabi selalu laris manis ... tuh lihat kondisi tampah tempat display serabi selalu nyaris kosong diborong pelanggan

Begitu serabi makin dekat ke mulut, indera penciumanku makin menggelora. Aroma santan yang sangat gurih dan khas udah terendus sangat nikmat. Ini merupakan relaksasi sempurna sebelum sebuah gigitan yang memikat terjadi. Sedetik kemudian, sampailah serabi di ujung lidah dan kugigiiiiittt!!!!

Alamaaaaaak!!! Nikmat sekaliiiiii … “Mas apa nih rahasianya kok bisa ueeeenak pol gini. Serabinya bener bener gurih”. Sang karyawan menjawab, “Yaaaa itulah bedanya serabi notosuman dengan serabi lainnya ya … serabi notosuman selalu mengutamakan kualitas. Disini serabi dibuat dengan menggunakan tepung beras yang kita tumbuk sendiri. Jadi tepungnya masih segar. Berasnya pun bukan sembarang beras, tapi beras pilihan yang sudah distandartkan oleh resep turun temurun. Mungkin disitulah rahasia utamanya mbak”.

Nyaaaam … nikmat sekali. Manis asinnya pas banget. Aroma pandan dan vanilla berkolaborasi cantik dengan samar samar aroma daun pisang. Wooooaaa … Santannya pun yakin sekali saya, kalau santannya pastilah santan yang sangat segar. Ruar biasa!!! Tak terasa meski telah menyantap 1 porsi pempek dan sebungkus nasi campur, ternyata aku sudah habis 3 serabi. hahahaa .. disini hanya ada serabi polos dan serabi coklat sebagai ciri khas. Yup sejak dahulu kala memang hanya ada 2 macam itu dan ngga ditambah tambah lagi. Yoraaaa … marik makaaaan serabi solooo.

Alamat Serabi Notosuman : Ruko Pasar Modern BSD City Blok R/72 Jl. Letnan Sutopo. No. Telp : 021-53158472

Hehehe tentunya masih banyak cabang cabang lain .. tapi inilah tempat aku makan, yaitu di pasar modern BSD.

Penulis : Catur Guna Yuyun Angkadjaja




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: