Kutemukan Kesegaran Sesungguhnya di Alam Nagano – Jepang (Sensasi tinggal di daerah yang dikelilingi Oleh Gunung Gunung)

Bagi saya, Kota Nagano di Jepang adalah suatu Anugerah Keindahan dari Tuhan yang terjaga. Luar Biasa!!! Hm … Sejujurnya, saya belum sempat berjalan jalan ke tempat tempat wisata di Nagano sini sih. Tapi kenapa saya bisa bilang, “Kutemukan Kesegaran di Alam Nagano?” … oke .. cekidot …

SELAYANG PANDANG TENTANG NAGANO

Kota Nagano terletak di Pulau Honshu, satu pulau dengan Tokyo. Jaraknya pun tak terlalu jauh, hanya 1 jam dari Tokyo dengan menggunakan shinkansen atau sekitar 5 jam perjalanan dengan menggunakan bus atau mobil. Stasiun Utamanya tentu bernama Nagano Eki (Stasiun Kereta Nagano) yang terletak di Nagano city. Di stasiun inilah shinkansen dari arah Tokyo berakhir.

Begitu keluar dari stasiun, tentunya tak akan kita jumpai Mall yang heboh seperti di Jakarta. Hm .. kenapa saya menyebut Jakarta?? Yup, karena bahkan di Tokyo pun, Mall Mall tak sehebring di Jakarta yang guede guede bangets 😀 Mall Mall di Jepang, tergolong berukuran mini, namun barang dagangannya itu yang super ngempesin kantong alias mahal bujug buneng.

Oke, balik keluar dari stasiun Nagano, bisa saya bilang disini ngga ada Mall 😀 yang ada cuma galeri galeri atau toko toko yang berdiri secara independent atau pun bergabung beberapa toko dalam satu gedung yang tak terlalu lebar. Hm .. tampaknya memang bukan tempat yang asyik untuk berbelanja ria. Tapiiiii … !!!

Coba lihat pada alam, inilah keunggulan Nagano .. kanan, kini, depan, belakang … wooowww … Nagano benar benar adalah sebuah kota yang dikelilingi oleh ratusan gunung gunung bukit berbukit. Ya ya yaaa dalam perjalanan ke wilayah manapun di kota nagano ini, anda akan menjumpai tumpukan gunung gunung dengan gradasi warna hijau yang bebas dari penebangan liar. Pemandangan yang sungguh sangat indah dan spektakuler (hmmm… menurut saya sih) …

Oya … Tak hanya dikelilingi oleh gunung, tapi coba bayangkan … Dari berbagai sumber yang saya baca, luas wilayah nagano adalah 13.600km persegi (daerah terbesar ke 4 di Jepang) daaannnn … dari seluruh luas yang lebar itu, 78% dari total luas tersebut masih berupa hutan dan 21,4% nya, dijadikan Taman 😀 Jadi, bisa kebayang ya .. betapa segarnya udara disini. Ups… masih ditambah lagi dengan beredarnya mobil mobil tanpa asap hitam mengebul dari knalpot … jadi meski banyak mobil seliweran, udaranya ngga pagi, ngga siang, ngga sore, ngga malam … seger betuuulll …

Mengapa saya percaya sama persentase yang terdengar ngga masuk akal tersebut???? masak sih 78% adalah hutan dan 21,4% dijadikan taman??? Pemukiman penduduknya kecil banget dong????? Yup … terlepas dari betul tidaknya makalah yang saya baca tersebut (punten aku lupa pernah baca dimana hiks .. jadi saya ngga mencantumkan sumbernya), inilah kenyataan selayang pandang saya:

1. Area tempat saya tinggal. Saya tinggal tak jauh dari Stasiun Nagano di Nagano city, ya sekitar 5 menit jika menggunakan kereta antar kota dan 40 menit jika menggunakan sepeda kayuh. Jadi tempat saya tinggal ya bisa dibilang ngga terlalu dusun lah yach … dan apa yang terjadi saudara saudara??? Tempat dimana apartemen saya berada, benar benar dikelilingi oleh kebun kebun pribadi milik penduduk. Kebun kebun yang saya maksud benar benar lahan sepetak petak yang paling luasnya hanya 10×10 meter, dan dimanfaatkan sebagai kebun sayur bahkan padi dan pohon buah, oleh sang pemilik tanah.

Inilah gambarannya dari apartemen saya. Dari depan, akan terlihat hamparan sawah dengan luas 10×10 meter. Dari belakang, kita akan melihat hamparan kebun bawang dan tomat juga dengan luas sekitar 8×10 meter. Sedangkan bagian samping kanan apartemen, kita akan melihat hamparan kebun bawang dengan luas 8x15an meter. Dan dibagian samping kiri sekitar 40 meter, ada kebun pohon apel dengan luas sekitar 10×15 meter yang memenuhi ke dua sisi jalan.

Hmmm… dan memang seperti inilah yang kira kira terjadi di hampir tiap rumah tiap apartemen. Mudah sekali kita jumpai kebun kebun milik perorangan dan dikelola sendiri oleh sang pemilik yang umumnya udah manula. Manula??? Yoiii … para manula di sini suka sekali berkebun, bahkan tak sedikit manula yang jalannya sudah membungkuk dengan rambut putih dan kulit sudah mengeriput, masih saja terlihat mencangkul, menyiram, menanam dan memanen hasil kebun. Dan semua itu benar benar mereka kerjakan sendiri dari awal sampai akhir sampai menanam dan memanen kembali.

Tapi salutnya saya … kebun yang terletak di pemukiman ini benar benar sangat aman dari gangguan tangan usil dan hati jahat. Tak pernah tuh saya lihat anak kecil apalagi orang dewasa yang dengan sengaja memetik/ mencuri apalagi dengan iseng merusak kebun beserta dengan hasilnya. Padahal kebun kebun ini tak ada yang menjaga loh, tak ada cctv juga tak ada satpam, bahkan tanpa pagar.

Kondisi kota yang seperti ini juga mengakibatkan, terlihat banyak orang yang memilih untuk jalan kaki atau naik sepeda jika bepergian tak terlalu jauh. Alih alih hemat bensin, juga dapet sehatnya (mengayuh sepeda dan menghirup udara segar)

2. Perjalanan ke Luar Kota yang dipenuhi oleh hamparan pegunungan hijau. Ya beberapa kali suami mengajak saya keluar kota (tetap di wilayah Nagano tapi beda kota), saya selalu sangat menikmati perjalanan dengan melihat aneka pemandangan yang teramat indah untuk dilewatkan. Seperti misalnya ke Nakano, dalam perjalanan saya akan melihat sungai besar yang jernih mengalir lancar kemudian background pemandangannya adalah gradasi warna pegunungan yang bertumpuk. Bergradasi karena ada terdapat banyak gunung, dari yang terdekat berwarna hijau cerah, gunung dibelakangnya hijau tua, dibelakangnya lagi lebih hijau tua lagi dan dibelakangnya lagi yang tertutup kabut warna nya makin tua nyaris abu abu … seperti lukisan pemandangan gunung bertumpuk.

Kemudian ketika pergi ke Iiyama Nagano (sekitar 1,5 jam menggunakan mobil dari tempatku tinggal), disana kita pergi ke sebuah gedung bulu tangkis dan lihatlaaah!!!! Ini adalah tempat parkirnya 😀 Pemandangannya indah sekali bukan … pegunungan hijau yang asri. Bahkan disekitar gedung pun banyak terdapat pohon cemara dengan suara serangga hutan yang kalau disini disebut kuma 😀 krak krak krak

Pemandangan lainnya yang sempat saya abadikan adalah bagian depan gedung bulu tangkis. Persis di depan gedung, disana terdapat taman dengan bangku bangku yang cukup banyak. Hm … duduk disini terasa nikmat banget … kolaborasi, udara segar, pemandangan indah dan suara serangga yang terdengar dekat tapi jauh.

Begitu pula ketika suami tugas ke Matsumoto dan cihuiii lagi lagi saya di ajak. Hiks .. tapi sayang sekali kita ngga sempet jalan jalan di Matsumoto sini … padahal di Matsumoto banyak sekali tempat wisata yang sangat indah dan unik. Namun tak apa apa … karena meski demikian saya sangat menikmati area sekitar tempat suami bekerja ini. Saat itu lagi lagi tujuan kami adalah gedung olah raga yang cukup besar dan lumayan jauh yach dari Matsumoto Eki, masih sekitar 1 jam dengan menggunakan mobil.

Oya .. di area olah raga ini ada sebuah danau yang sangat indah. Waktu saya tanya pada teman suami, katanya ini namanya Suwa-Ko atau dalam bahasa Indonesia Danau Suwa dan dalam bahasa inggris Suwa Lake. Ini adalah Danau yang sangat terkenal di Nagano. Berlokasi tepat ditengah kota Nagano, Danau ini sering kali digunakan untuk berbagai kegiatan. Salah satunya adalah tempat diluncurkannya kembang api dan beberapa perayaan trandisional seperti membawa pohon keluar dari hutan.

Danau Suwa ini juga membawa dampak pariwisata yang luar biasa ketika musim salju (Oya … Nagano ini memang terkenal sebagai tempat wisata musim dingin, karena ketika musim salju, salju di nagano bisa mencapai ketebalan 1-3 meter. Keadaan ini juga membuat pada tahun 1998, Nagano terpilih sebagai tuan rumah untuk olimpiade musim dingin).

Danau Suwa, ketika musim salju tiba, airnya akan membeku dan memancarkan kilau yang indah saat siang hari, kemudian mengeluarkan suara retakan yang mencekam ketika malam hari, dimana suhu udara meningkat dan mengakibatkan retakan es pada bagian bawah. Suara retakan yang cukup keras ini pula yang menjadikan danau ini disebut sebut penuh dengan misteri dan suci. Dan inilah yang menjadi salah satu daya tarik wisata disini. Tapi selain itu juga masih banyak lagi nih tempat wisata seru di sekitar danau suwa …  Semoga nanti musim salju bisa kesana yach … doakan saya tidak membeku dan lalu tak sanggup berjalan kemana mana 😀 Genki Genki Genki!!!!

Oya malah ngelantur dah ceritanya hehhee .. nah di area sport center sini, juga terdapat taman yang sungguh luas dan tertata rapi. Seperti biasa, taman taman ini juga memiliki banyak fasilitas bangku dan juga air keran yang airnya bisa langsung diminum. Airnya segaar … karena air di Nagano adalah air pegunungan.

Naaah.. sekarang cerita tentang perjalanan ke Ueda. Ueda ini sekitar 45 menit perjalanan dengan menggunakan kereta. Seperti halnya perjalanan perjalanan sebelumnya (oya perjalanan menuju ke Matsumoto, kita akan membelah gunung hiihii … jadi rel keretanya masuk ke terowongan, dimana terowongan itu adalah bagian dalam gunung), perjalanan menuju ke Ueda juga dipenuhi dengan pemandangan fantastis kolaborasi gunung, sungai dan kebun. Sesampai di kotanya pun … seperti di Nagano city, disini terdapat banyak sekali tanaman di trotoar dan banyak disediakan bangku bangku di sepanjang trotoar. Indaaahnyaaaa Naganoooo!!!!

3. Nagano terkenal dengan kebun buah dan sayurnya. Yup selain, hutan hutan alami, kebun kebun kecil milik warga dan banyaknya taman yang menghias wajah Nagano, Nagano juga terkenal akan perkebunan besar buah dan sayuran. Buah yang sangat terkenal dari Nagano adalah apel, anggur kyoho, plum, apricot dan blueberry. Oya, sedikit info, kata teman saya, apel terenak dalam setahun itu adalah ketika Nagano sedang memasuki musim dingin, yaitu apel apel merah yang sangat manis. Sedangkan untuk kategori sayur sayuran, nagano memiliki reputasi sebagai kota nomor 1 penghasil sayur sayuran seperti selada, seledri, asparagus dan lobak Jepang.

Hm .. sesuai dengan mutunya .. jangan heran jika harga buah dan sayur di Jepang, tergolong mahal bung!!! Kangkung yang kalau ditumis cuma jadi seporsi mini, harganya 12ribu rupiah. Anggur yang isinya paling cuma 50an butir harganya rata rata 90ribu dan dengan kualitas super bisa mencapai ratusan ribu rupiah. Alpukat 1 biji harganya 15ribu rupiah. Apel sebiji sekitar 10ribu rupiah yang kualitas biasa. dan lain lain laiiin … Tapi rasanya memang beda 😀 segar dan sangat nikmat!!!

IKLIM DI NAGANO

Seperti halnya daerah pegunungan di negara negara lain, Nagano memiliki cuaca yang cukup ekstreem. Bila musim panas tiba, suhu rata rata adalah 35 derajat celcius dan kadang bisa merambah hingga 40 derajat celcius. Namun jika musim salju tiba, tumpukan es serut putih tersebut bisa mencapai lebih dari 3 meter. Bbbrrrrr untung di wilayah aku tinggal, saljunya nggak lebih dari 1 meter 😀

Salju yang ekstreem itu ada di daerah Niigata (hiks maaf yach ngga ada foto foto salju … soalnya foto foto salju tahun kemarin hasil jepretan suami, filenya ada di komputer di indonesia dan sekarang kan belum musim salju hehehe jadi belum bisa kasih bukti deh … bbbrrrr waktu itu suami ada di kota Niigata dan memotret salju yang tingginya melebihi tinggi mobil … kira kira 2,5 meter 😀 tralalalalaa ngebayangin aja udah mau beku aku.

Penulis : Catur Guna yuyun Angkadjaja – Nagano Jepang
Untuk info hotel di Jepang : Klik disini




17 comments

  • boleh tanya, kalo di nagano bulan Pebruari, gelap-nya mulai pukul berapa yach ?…..rencananya Pebruari mau backpak ke Jepang dan coba berkunjung ke Nagano, terima kasih….maaf kalo pertanyaannya kaya yang konyol karena saya tidak suka bepergian malam hari, terima kasih sekali lagi…..

  • @wisnu : waahhhh pangapunten banget … aku tinggal di nagano baru 2 bulanan hihiii .. jadi belum melewati yang namanya masa salju hiihi .. tapi yang jelas sih, februari itu adalah saat saat dimana nagano dikubur oleh salju 😀 dan biasanya dijadikan oleh orang orang sebagai tempat wisata paling populer di japan saat musim salju … mereka bisa main ski dan juga ketemu monyet khas nagano yang lagi berendam air panas hihiii )sombong bener nih monyet …

    dan kalau musim salju .. yaaa mungkin matahari lebih sedikit kali yach .. hmmm ngga tau juga yach … tapi yaitu tadi, justru disaat desember – februari, nagano jadi tempatnya orang jepang berwisata

    @yuni : iyaaahhhh jepang indah sekali … dan sangat beradab terhadap lingkungan …

  • Wuaaaah kayaknya Asik yah tinggal disana, sejuk n seger.
    Jadi Pengen ke Jepang rasanya.

    Makasih y mba sudah nyeritain banyak pengalamannya, serasa jadi lebih tau Jepang lebih dekat saya.

    Maju Terus Wisataseru!

  • x-health : hehehee sama sama makasih udah mau baca baca wisataseru heheee … iyaaa atuh nabung terus kesini, ngga rugi kok .. banyak yang bisa dipetik dari kunjungan kesini

  • Hi jeung, seneng bener baca cerita2 selama di jepang, oia mau tau nih sis rencana tahun depan awal juli saya sekeluarga (suami dan anak) mau ke tokyo, bisa direkomendasiin penginapan murah gak? ud ad temen sih yg welcome menyediakan rumahnya buat kita, tp berhubung kita 12 hari disana yah agak tau diri dikit lah gak selama itu di tempat temen 😉 thks for info y jeung

  • @christine :heheheee maap kemarin waktu saya ke tokyo juga salah inep hotel hiks … ga bagus tapi mahal bujug buneng 🙁 mungkin bisa nanya temennya aja hehehe … soalnya saya ngga terlalu tau juga sih soal hotel hotel .. atau bisa liat di agoda disana ada daftar hotel hotel … sekalian bisa pesen .. ini wisataseru juga ada agoda, di banner sebelah kanan ni …

  • jadi ingat nagano eki
    dulu pernah 3 tahun tinggal di kota nagano dari 2001-2005 tepat nya di mamejima nggak jauh dari gedung olah raga bekas perayaan oliympiade musim dingin tahun 98, tapi kami dulu agak usil,, kalau pas musim apel kami ngambil juga, he he he

  • waaahhhh saya disana cuma 6 bulan aja berkesan sekali,.. apalagi sampai tahunan yaaa .. kangen banget pengen kesana lagiiii … oowww aku tinggal di inada nagano shi. waahhh untung ga ketahuan ya pas ambil apelnya hihiihi ranum raunm banget ya… anggurnya itu yang enak ga tahan

  • nagano kota kenangan,indah sejuk sekali agak mirip dengan lembang,beda nya kalau pas musim salju agak repot nyekopin salju setiap pagi,numpuk di ters rumah.

  • hai wisata seru, saya ingin bertanya sy akan transit di nagano jam 7 mlam dan sy ada keberangkatan bus willer jam 11 malam dari nagano station, didekat nagano station apa ada tempat bagus yang bias dikunjungi pada jam 7 sampe 11 mlm ? Trims ya,

  • hai wisata seru, mau nanya nih, sy ada trasnsit di nagano stattion dari tateyama pukul 7 malam, dan jam 11 mlm nya sya akan ketokyo dengan bus, nah untuk transit slama di nagano station selama 4 jam, apakah ada tmpt bagus yang bisa dikunjungi saat malam hari disana ?… tq

  • Haiii Jaun, maaf baru kebaca nih komennya. Malam hari ya. Waduh saya kebetulan saat disana ga pernah keluar malam malam hihihi. Tapi jalan jalan aja sih kayaknya disana oke oke aja sih ya. Kotanya bagus. Dan stasiunnya ada di tengah kota kok. jadi aman lah jalan dimana jg bagus. kalau ke zenkoji sih bagus banget sebetulnya. cm 30 menit jalan kaki. tapi ga tau malam buka atau ga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: