Kisah Lidah yang tak Pernah Bohong, di The Duck King

The Duck King … resto yang banyak terdapat di Mall Mall Jakarta dan Surabaya ini, merupakan resto favorit tempat aku dan suami berpacaran dulu. Mungkin, secara suasana, nggak ada yang istimewa. Tapi bagi kami, selera rasa yang ditawarkan Duck King benar benar telah memikat lidah kami.

Setiap kemari, menu wajib kami adalah Bebek Panggang yang memang merupakan signature disini dan Ikan Steam. Untuk ikan steamnya sendiri, kadang kami memilih ikan malas kadang ikan krapu. Tapi untuk hari ini, kami memilih ikan krapu bintang. Hm… oke untuk panjang lebar soal rasa, yuk mari baca lebih lanjut cerita saya.

Bebek Panggang The Duck King

Saya dan suami memang sama sama penggemar bebek panggang. Namun, dari semua resto yang pernah kami cicip, bebek panggangnya duck king memang belum ada tandingannya bagi lidah kami. Mengapa? Karena bebek panggang disini sempurna secara rasa dan tampilan.

Lihatlah,… sebuah tampilan fisik yang menggiurkan bukan??? Kulit klimis dengan hiasan lemak gurih dibawahnya. Meski tampak berminyak, namun ketika sampai di mulut, kulit ini terasa begitu gurih dan agak renyah. Sedangkan lemak yang bersembunyi di bawahnya, akan langsung lumer manis begitu menyentuh lidah.

Dagingnya sendiri??? Begitu padat namun empuk. Saya suka sensasinya ketika daging yang lembut ini berpadu dengan bumbu coklat yang memiliki tonjolan manis. Sedangkan suami lebih menyukai jika daging berwarna coklat muda ini di cocol dengan sambal khas Duck King yang menyengat.

Udang Goreng Telur Asin dan Bacon

Biasanya, bebek panggang selalu kami padu dengan tumisan sayur Baby Kailan. Tapi baby kailan saat itu sedang habis. Lalu terbersit untuk mencoba coba yang lain, tak ingin sayur melulu. Pesanlah sesuatu new menu yang brosurnya terpampang di meja. Udang Goreng Telur Asin dan Bacon.

Pertama, aku tak bisa membayangkan betapa asinnya, telur asin yang dipadu dengan bacon. Tapi setelah hidangan tersebut datang, ternyata rasanya cukup menyenangkan. Udang yang plant ternyata mampu menjadi penetral asin berlebih pada bacon. Sedangkan telur asinnya ternyata hanya digunakan si kuning yang setengah masir.

Jadi begitu hidangan masuk ke lidah, jatuhnya adalah rasa gurih dari tepung yang menyelimuti personel isian berupa udang yang gurih, bacon yang keras dan kuning telur yang masir. Klopppp … apalagi serangkaian rasa ini kemudian dinetralkan dengan salad segar yang menjadi pendamping hidangan.

Steam Ikan Krapu Star


Nah ini dia menu yang juga tak mungkin tak kami pesan tiap makan di sini. Sebuah hidangan segar yang menyehatkan. Mengapa menyehatkan? Karena cara memasak paling sehat diantara goreng, bakar dan steam, tentu steam adalah yang paling sehat hehehehee ….

Ikan Krapu bagi kami, memang paling cocok di steam. Karena krapu memiliki tekstur daging yang sangat lembut, sehingga jika ikan ini diolah selain di steam, misal di goreng atau di bakar, sangat sayang. Daging yang sangat lembut akan menjadi keras sama kerasnya dengan gurame goreng atau bakar. Ya sayang disayang, karena pastinya harga krapu dan gurame sangat berbeda jauh.

Dengan metode di steam, daging ikan krapu akan tetap terjaga kesegaran dan kelembutannya. Warnanya putih bersih, sangat menggoda untuk segera menyantap. Memakannya pun enak, tak perlu kuatir akan gangguan duri. Karena duri ikan krapu ini besar besar dan tidak banyak. Oya, yang membuat kami suka hidangan ini karena steam disini diolah secara benar, sehingga ikan sama sekali tidak menguarkan aroma amis yang mengganggu.

Selain krapu, pilihan kami biasanya adalah ikan malas. Ikan ini juga memiliki daging yang sangaaat lembut. Mungkin karena hidupnya malas, maka ikan ini dagingnya cukup lunak. Tak berbeda jauh dengan krapu, sebaiknya jika anda dimanapun memesan ikan malas, mintalah untuk dimasak secara steam. Please jangan dibakar atau di goreng, terlalu sayang. Oya, dipercaya Ikan malas ini dapat membangkitkan vitalitas pria dan bagus untuk wanita yang ingin punya anak.

Longan Almond Tahu Meilo

Hidangan penutup kali ini, kami mencoba Longan Almond tauhn Meilo. Hidangan penutup yang juga dipajang di brosur di meja. Hm ,… mantaaab … puding almond nya benar benar selembut tahu sutra. Selain itu, rasa almondnya terasa tipis bikin penasaran. Hidangan ini tampil dengan dipercantik buah longan dan strawberry di bagian atas. Harga perporsinya Rp. 22.000

Yaaa,… tiap kali makan disini kita memang harus merogoh kocek agak dalam. Karena sekali makan berdua, biasanya habis 500 – 650 ribu (+ service 5,5% dan PHR 10%). Namun, harga tersebut memang pantas dibayar untuk kenikmatan rasa yang selalu bikin kita happy.

Alamat The Duck King: di Mall Mall Besar di Jakarta dan Surabaya nyaris selalu ada. Namun kali ini kami makan di Mall Pondok Indah Lt 3. Telp 021 75920610




%d bloggers like this: