Menikmati Sensasi Duck Confit di The Marmalade Pantry Indonesia

Marmalade artinya buah sejenis jeruk. Namun Marmalade yang satu ini, nggak ada hubungannya dengan jeruk, karena dia adalah nama sebuah resto asal Singapore yang kini hadir di Jakarta. Namun, lagi lagi ada yang perlu dikoreksi jika anda menyamakan Marmalade yang ada di Singapore dan yang ada di Jakarta, karena jualannya lumayan jauh berbeda, termasuk konsep restonya. Lhoooo???

Ya,… awalnya memang sama, … hanya menjual dessert. Namun seiring berjalannya waktu, Marmalade yang di Jakarta terus berinovasi sehingga terciptalah aneka hidangan makanan berat yang … woooowwww … di jamin berbeda dengan hidangan lainnya di resto sejenis. Apa saja makanannya??? Berikut yang sempet saya coba …

Yang pertama saya coba duck confit. Ini merupakan hidangan bebek yang sangat spektakuler. Si bebek di rebus selama 15 jam dengan beraneka macam bumbu khas Prancis yang kemudian memakannya di cocol dengan saus vinegraitte¬† yang dilebuir bersama brown sugar. Kemudian disajikan bersama dengan apel, lentil, asparagus, wortel dan kentang. Oya,… tips untuk memakan hidangan ini adalah, semuanya dimakan sendiri sendiri bersama dengan brown sugar. Misalnya, anda memakan bebek, jangan dicampur dengan lentil atau dimakan bersama dengan apel, karena rasanya bisa aneh. Sebaiknya memakan bebek sendiri, apel sendiri, dan seterusnya.

Kemudian disini saya juga mencoba Oyster Blade Steak. Um,..jika anda memesan hidangan yang satu ini jangan dibayangkan anda akan menemukan oyster di dalam piring anda. Pasalnya yang dimaksud owster disini bukanlah hewan sejenis kerang kerangan, melainkan daging sapi bagian punuk / leher atas. Bagian punuk sapi ini hanya terdapat sedikit dari keseluruhan daging sapi dengan kualitas daging paling sedikit memiliki serat. Hal inilah yang membuat daging bagian oyster ini menjadi paling empuk dan sangat terasa sari patinya yang manis. Steak ini sendiri paling enak di masak setengah matang saja. Sari patinya yang sangat manis, akan terasa sangat segar.

Selain 2 menu diatas saya juga memesan spageti oglio olio. Spageti ini berbeda dengan di tempat lain karena memiliki rasa pedas yang asli Indonesia atau menggunakan cabai rawit. Rasanya sendiri cenderung pada asin. Asin? ya asin dari Turki beef bacon yang terdapat sangat melimpah dalam 1 porsinya.

Dessert di Marmalade

Disini dessertnya juga cukup beragam. Saya paling suka dengan yang namanya banofie pai (ini merupakan andalan disini) yaitu pai almond yang berisi pisang. Renyah dan manisnya pas banget. Selain itu saya juga jatuh cinta dengan sticky date, yaitu cake yang memiliki saus tofi, yaitu saus yang terbuat dari susu yang direbus selama seharian. Oya masih juga ada yang segar, yaitu lemon tart. Lemonnya tidak terlalu asam, sehingga ketika dimakan tidak akan membuat anda terkejut. Dan ini adalah 1 1 nya dessert dingin yang saya coba hari itu.

Lokasi : The Marmalade Pantry. Plaza Indonesia Level One #E18, E19T Jakarta. T: 021 3154374 (reservation). Opening Hours: 10am to 9.30pm (last order)

penulis : catur guna yuyun angkadjaja




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: