Because of Love – Sehari bersama Caroline Chen

olinNmum

Ini bukanlah kisah fiksi dari negeri antah berantah, melainkan sebuah kisah nyata dari sebuah negara kecil.

Geraknya lincah, matanya menyiratkan penerimaan terhadap semua orang yang ditemuinya, suaranya lembut keluar dari bibir yang tak ada hentinya mengumbar tawa dan senyum. Ia bukan anak konglomerat, bukan pula kelahiran seorang bangsawan. Namun ia memiliki hati yang kaya dan gerik yang anggun serta santun.

Olin, demikian ia dipanggil, baru saja meluncurkan sebuah album berjudul “Because of Love”. Wanita yang dianugerahi beasiswa sehingga sukses menyandang gelar Diploma in Contemporary Lassale ini memang menyukai musik. Selain melantunkan lagu, ia banyak mengisi hari-harinya untuk menciptakan lagu.

Album pertama ini memang tidak dinyanyikan solo, namun semua lagu yang dilantunkan adalah karya dari seorang Caroline Tjen.

“Because of Love” lahir dari kerinduan hati Olin untuk mengumpulkan dana kemoterapi untuk sang Bunda yang terdeteksi kanker usus dan kini telah menyebar ke paru2. Dalam kesedihannya bahwa Ia tidak memiliki biaya untuk mengobati penyakit tersebut, Tuhan terus ingatkan Olin untuk memakai talenta dan bakat yang ia punyai untuk berkarya.

Because of love, ia memutuskan untuk melangkah dalam iman. Kepedulian dan kasihnya yang besar terhadap mamanya menarik banyak orang datang untuk memberikan dukungan, baik secara moril maupun lewat talenta dan finansial. Akhirnya entah datang dari mana, namun satu persatu personil untuk produksi “Because of Love” mulai ditambahkan. Dari keperluan pemusik, penyanyi, sound engineer, recording, dan bahkan sampai ke CD-productions semuanya mendukung tanpa imbalan. It’s a miracle!

Lewat pengalaman hidupnya juga, ia ingin menyampaikan kepada setiap orang untuk terus bermimpi dan lakukanlah satu langkah pertama untuk menghidupi mimpi itu. Kamu mungkin tidak bisa membayangkan bagaimana mimpi itu dapat terwujud, tapi ketika engkau mulai mengambil langkah pertama, maka satu-persatu, Tuhan turut bekerja untuk menggenapi langkah-langkah berikutnya sehingga mimpi itu menjadi utuh.

Tahu ngga? Tuhan ga akan pernah berhenti bekerja, dan sungguh, Ia bekerja melampaui dari apa yang kita pikirkan. Ketika Olin berpikir untuk melakukan launching di kalangan indonesia saja, ternyata Tuhan berpikir jauuuuhhhh lebih dari itu. End up-nya launching pertama album Olin ini di Perth awal Oktober. Dia diundang untuk datang ke Perth, yang mana Olin sendiri tidak pernah menyangka ia dapat bepergian ke Aussie, dan disana ia tidak hanya memperkenalkan albumnya di satu tempat, melainkan sekaligus di beberapa tempat. Sekali lagi ia tidak mengeluarkan biaya apapun berkaitan dengan album ini.

Saat ini sang mama masih terus menjalani chemotheraphy. Ia adalah seorang yang optimis dan percaya bahwa apa yang dia alami Tuhan ijinkan supaya nama Tuhan dapat dipermuliakan. Kami semua percaya bahwa mujizat masih terus berlangsung. Untuk tahu lebih banyak lagi tentang Caroline Tjen dan pengalaman hidupnya, silahkan kunjungi www.carolinetjen.com

Post by : Sophia Novita

Every step is a new miracle…Keep Walking!

Pssstttt….. musik yang enak didengar dengan pesannya yang positif, membuat album ini sangat cocok sebagai Christmas/Holiday gift di bulan Desember ini. Cekidot!




%d bloggers like this: