Bite First. Gigitan Pertama yang Menggoda

Saya menyukai sesuatu yang home made. Maka begitu ada kabar tentang bite first dan kebetulan sedang ada waktu, saya pun meluncur dari Jakarta menuju ke Serpong Tangerang. Pada sebuah rumah mungil yang asri, ke dua Ibu Rumah Tangga tersebut dengan ramah memberi saya baju kebangsaannya kepada saya, wow … oke juga ya saya dengan baju ‘bite first’.

Oke, … kembali ke bite first. Di bawah asuhan ke dua Ibu, Dina dan Fitri, Bite First dari cuma sekedar pekerjaan sampingan, kini justru menjadi pekerjaan utama bagi Dina. Ya,… Dina dan Fitri adalah PNS. Dina suka membuat kue dan Fitri suka main internet. Dari pesanan antar teman saja, berkat Fitri yang rajin online, Bite First jadi kebanjiran order kue. Alhasil Dina yang merupakan bagian memasak, sampai rela melepas jabatannya sebagai PNS dan memilih berkutat saja di Dapur memenuhi pesanan pelanggan. Wow,… hebat ya … saya makin penasaran aja nih untuk mencicip produk mereka.

Chocolate Oatmeal Cookies

choco outmeal cookies adalah yang ditengah

Terus terang sebelum mencicip kue ini, saya sama sekali tidak tahu namanya, tapi baru pada gigitan pertama saya sudah bisa meraba kira kira nama-nya dan betullah tebakan saya, “Chocolate Outmeal Cookies”. Makan 1, 2, 3 kok enaaak. Rencana mau motret cookies sampai terlupa dan alhasil tinggal 3 cookies saja dari sekitar 15an cookies. Hm, … maaf, siapa suruh enak, heheeee … Yang membuat saya enggak berhenti mengunyah adalah rasa cookiesnya yang asli dipenuhi oleh sereal / outmeal. Ketika digigit ia tidak gurih tidak keras. Berkat jumlah outmeal yang jauh lebih banyak dari tepung cookiesnya, cookies ini terasa sangat empuk dan memanjakan gigi. Enak buat di gigit gigit. Nyeeesss rasanya. Coklatnya pun terasa sangat medog dark choco. Mantaaf … pertabung isi 15an cookies ini, dijual dengan harga Rp. 35.000,-

Klapertaart Bite First

Banyak sekali orang yang tidak tahu klapertaart, “Opo kui?”. Begitulah banyak komentar teman saya, tapi jika saya langsung membawakan dan menyuruhnya makan, ia nggak pakai nanya lagi, “Opo kui”, tapi langsung bilang, “Enak, mau lagi dong”. Dasar!!!

Ya,… begitulah pesonan jajanan khas Manado ini. Enak dan lembut, apalagi jika dimakan dingin dingin baru keluar dari Kulkas, wowwwww … satu tak pernah cukup buat saya. Kebetulan ternyata bite first punya produk ini, tanpa babibu, “Mau dong”. Sekali makan saya langsung habis 2 cup. Enyaaaakkkk … Klappertaart ini adalah kudapan lembut yang begitu nempel di lidah langsung lumer. Terbuat dari kelapa muda, susu, gula, tepung, mentega, telur dan di garnis apa saja enak sih, tapi disini digarnis dengan kismis, kenari dan kayu manis.

Berhubung Dina dan Fitri adalah sahabat yang tak makan sesuatu yang beralkohol, maka pada klapertaartnya juga tidak diberi rhum. Mereka menyebutnya, “Produk kami halal”. Hm,… selain klapertaart yang penuh kalori ini, mereka juga menjual klapertaat Low Fat. Se- cup klapertaart dihargai Rp. 11.500 – 15.000 (tergantung rasa). Namun karena merupakan usaha rumahan yang tak menyimpan produk, maka diharapkan anda memesan minimal 24 jam sebelumnya dan pesanan minimal 20 cup.

Kue Unik Bite First

Nah yang ini adalah kue untuk mereka yang sedang ada acara. Misalnya bertema Natal, Lebaran, Ulang Tahun dan aneka macam acara lainnya. Kenapa dikasih nama unik? Karena bisa dipesan berdasarkan bentuk yang kita inginkan. Yang keren, Mbak Dina ini merupakan Ibu Rumah Tangga yang sudah biasa membentuk bentuk sesuatu sejak ia masih kecil. Jadi desain fondan buatannya sangat detail dan rapi.

Untuk kuenya sendiri, lembut dan jika rasa keju benar benar berasa kejunya. Jika rasa coklat, benar benar terasa betul dark choconya. Inilah usaha industri rumahan yang dikerjakan dengan eksklusif, ia menghasilkan cita rasa yang benar benar diperhatikan, “Karena kami ingin memberikan rasa terbaik pada pelanggan kami”, begitulah ucap mereka di ujung main main saya ke Bite First.

Ups iseng klik klik … ternyata ada video pas liputan dulu :p mau liyat?? klik disini.

Alamat Bite First : Graha raya Cluster Celesta Blok C/ 10, Serpong Tangerang. 021 372 89865

Penulis : catur guna yuyun angkadjaja.




2 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: