Suasana Gathering III ‘Melukis Gombal’

lukis-gombal

Terima Kasih pada Tuhan karena gathering wisataseru 16 Oktober 2010 berjalan seruuuuu!!!! Meski terjadi keterlambatan karena Jakarta sedang di rudung kemacetan menggila di daerah antasari, namun hal ini tak mengurangi semangat para peserta gathering. Sambil menunggu acara dimulai, mereka menikmati colenak (tape yang diberi kelapa dan gula – colenak kepanjangan dari di cocol enak) yang masih hangat mengepul racikan dari masakan rumah Bu Endang. Hm,… so pasti semua peserta diam dalam sesaat menikmati legitnya colenak resep kuno khas Bu Endang ini. Dan berikut tiap peristiwa seru yang berhasil saya rekam untuk anda yang nggak sempet ikut gathering ini.

Pk. 14. 00 – 15.00

Para peserta yang datang tepat waktu langsung dapat menikmati colenak yang legit hangat mengepul dengan minuman yang mereka pilih secara bebas. Mau Juice, Es Kelapa Muda atau apapun terserah mereka. Ini sangat mengejutkan dan sangat berterima kasih pada Bu Endang yang selalu support acara wisataseru. Pada perjanjian awal, karena budget yang terbatas saya hanya meminta es teh manis saja untuk minuman, tapi ternyata Bu Endang malah berkata, “Mereka sudah jauh jauh datang, biarlah mereka memilih minuman apapun yang mereka suka. Bebas sebebas-bebasnya”. Makasih ya Bu Endang dan Pak Edhie.

Tak lama sekitar pukul 14.15, tiba tiba datang seseorang yang membawa tripod, sementara satu lagi membawa kamera dan microphone bertuliskan SCTV. Waaah, kaget juga darimana mereka tau acara ini??? Sangat mengejutkan sekaligus menggembirakan, dan saya mendapat kabar dari Bu Emmy ternyata acara gathering ini tayang tadi di Liputan 6 siang dan sore SCTV (17 Oktober 2010). Waaahhhh meski saya nggak lihat tapi senang sekali karena harapan saya adalah ‘Kerajinan yang Go Green ini bisa semakin di kenal orang’. Senangnya… kedatangan kru SCTV adalah dukungan bagi wisataseru untuk terus mengadakan acara acara yang unik dan seru. Makasih banyak ya SCTV.

Hingga pukul 14.40, seluruh peserta kecuali Yongky yang memang izin untuk datang sangat terlambat karena ada urusan, sudah datang. Senangnya hati saya, karena pesertanya juga ada usia anak anak yaitu Nada yang masih berusia 5 tahun dan ternyata Nada ini sangat antusias, kemudian juga ada Jenny yang berusia 11 tahun dimana mamanya (Prisca) bercerita sejak dari rumah, Jenny sudah nggak sabar untuk segera sampai di lokasi gathering untuk berkreasi dengan gombal. Akhirnya gathering pun siap untuk dimulai.

Pk. 15.00 – 17.00 Kegiatan melukis dimulai

kegiatan-lukis-copyBu Emmy dan Bu Irma tanpa basa basi dan tanpa terlalu banyak teori, langsung mengajak para peserta untuk praktik. Ya,… teori hanya mereka berikan dalam waktu 5 menit saja dengan kata kata, “Melukis gombal ini hanya membutuhkan kanvas, kain bekas, pensil, gunting dan lem. Kebutuhan lainnya adalah kemampuan menggambar, memilih warna dan kesabaran. Ya pertama kita gambar di kanvas, kemudian gunting kain dengan besar kecil tergantung kebutuhan, beri lem dikanvas dan tempelkan perca tersebut satu persatu di kanvas. Selesai, mari langsung praktik”.

Sebelum memberikan kanvas ke masing masing peserta, Bu Irma membuka lukisan hasil karyanya dan oleh Bu Emmy dipamerkan pada khalayak peserta, semua langsung terbengong bengong dan tidak percaya bahwa lukisan tersebut dibuat dari limbah kain. Bu Irma pun berkata, “Kalian juga bisa, percayalah ini sangat mudah”. Sebuah kata motivasi yang menyejukkan dan membuat para peserta makin bersemangat untuk mencoba.

Peserta dibagi menjadi beberapa kelompok, tiap kelompoknya ada yang sendiri, berdua, bertiga, bahkan berempat. Ini karena Bu Emmy dan Bu Irma memang membebaskan peserta untuk bekerja secara mandiri mau pun beramai ramai. Dengan contoh beberapa gambar yang mudah, mereka pun mulai menggambar, memilih warna dan motif kain lalu menggunting, me-lem dan memadu-madankan warna. Luar Biasa, para peserta yang awalnya mengaku sama sekali tak bakat melukis, ternyata mampu membuat karya yang terlalu bagus untuk disebut pemula.

Tapi semua ini tentu tak lepas dari jasa Bu Emmy dan Bu Irma yang sejak acara dimulai, mondar mandir seperti setrika untuk melihat dan membenahi jika jika ada kesalahan dalam pembuatan para peserta gathering ini. Jerih payah Bu Emmy dan Bu Irma ini hanya untuk satu cita cita mulia, “Kami ingin mereka paham betul cara melukis ini sehingga sepulang dari sini mereka bisa mengembangkan sendiri di rumah dan siapa tau ketrampilan ini berguna buat mereka suatu saat”. Ya,… jika di seriusi, lukisan dari kain tak terpakai ini dipasaran harganya bisa mencapai jutaan rupiah.

Ups, astagaaaa … acaranya yang sejatinya cuma sejam untuk praktik (jam 4 adalah jadwal makan dan ramah tamah) teryata moloooor… para peserta tak ingin dihentikan kegiatannya. Mereka bahkan ada yang pecah kelompok karena ingin membuat lukisan sendiri dari awal. Jadi,… ya sudah untung Bu Endang pemilik rumah makan ini sangat baik hati, “Nggak papa, mereka disini sampai jam berapa saja nggak papa”

pk. 17.00 – 19.00

Akhirnya kita makan nasi begana masakan dengan resep khas Bu Endang yang berciri Jawa Kuno. Mantaaab ,… saking enaknya sampai kelompok Bestari nambah dengan menu lainnya. Hasilnya??? Semua makanannya enaaaaak, begitu kata mereka.

Komentar Para Peserta

Geng Fitri : Fitriyah Yuliana,Irfany Khairunnisa, Seriy Damayanti, Imelda Hastuti, Rachma Febrina. Diantara mereka ber 5, 2 diantaranya Fitri dan Irfany mengaku entah mengapa kegiatan ini dapat membuat mereka tiba tiba merasa relax.Β  “Saya tidak suka menggambar apalagi kerajinan tangan. Tapi setelah melakukan, entah kenapa saya justru merasakan ada ketenangan dalam jiwa saya”. (Fit maaf bahasamu aku perkeren yach dengan bahasa Indonesia wakakaka, tapi maksudnya tidak berubah kan, siippp).

Irfany menambahkan, “Akan lebih asyik kalau hasil kreasi bisa dibawa pulang buat kenang kenangan hasil lukisan pertama bersama teman teman”. Ups, maaf saya lupa bilang kalau lukisan itu bisa dibawa pulang dengan hanya membayar biaya kanvas. Aduh Irfany maafkan saya. Saya benar benar lupa.

Sementara Imelda terpesona dengan kelezatan masakan, Ia juga mengaku acara melukisnya “Seruuu banget”. Sedangkan Seriy mengaku senang karena mendapatkan pengalaman baru dengan hidangan yang lezat. Dan Imelda juga berkomentar soal makanan, “Makanannya enaaaaak, akan lebih enak lagi kalau jajanan pasarnya di tambah”. Um dari akhir kata untuk Fitri, thanks ya Fiiiittt udah bawa teman teman kenal wisataseru. Oya Fitri ini adalah teman saya ketika masih usia SMA dan kita sudah nggak ketemu kurang lebih 10 tahun dan akhirnya dipertemukan di FB dan bertatap muka kembali di tempat ini.

Geng Lama (selalu ikut di tiap gathering wisataseru bahkan untuk gathering berikutnya mereka sudah daftar lagi) : Sri Rahayu Ismani, Rio Ramadhan, Alexandra Prisca dan anaknya Jenifer atau dipanggil Jeni. Mereka berharap wisataseru dapat konsisten menyelenggarakan acara acara gathering setiap bulannya. Karena 2 kali gathering 2 kali itu pula mereka mendapat pengalaman unik yang menambah pengetahuan. Waaaah,… makasih makasih, semoga wisataseru dapat menjadi seperti yang kalian harapakan ya …. Terima salam hormat saya untuk kalian ber-4 yang jauh jauh hanya untuk mengikuti acara wisataseru. (rio dan sri dari bogor loh, sementara ce prisca dan anaknya dari Kelapa Gading, waaah dari ujung ke ujung).

Geng Lina : RuslinaΒ  Devi dan Uun Meitasari plus anaknya Lina, Nada. Mereka juga jauh jauh datang dari Bekasi dengan taksi karena ingin tau lebih jelas tentang melukis kain. Mereka mengaku sangat senang bisa mendapat pengalaman baru terutama untuk anaknya Nada yang memang sedang ia perkenalkan dengan kerajinan kerajinan dari bahan limbah. Bisa dilihat Nada sangat antusias dengan acara ini. Ia mengharap diadakan lagi acara seperti ini. Selain membawa pesan Go Green, kegiatan dari limbah juga dapat membuat daya imagi anak menjadi lebih bagus.

Geng Bestari : Bestari Diniarti, Dian Hapsari, Astiningrum Yudaningsih, Aster. Thanks to Bestari yang sudah membawa teman teman untuk mengenal wisataseru. Terima salam persahabatan dan haru saya. Bestari bilang tentang acara ini, “Menyenangkan sekali acara hari ini, mungkin akan lebih menarik dan lebih jelas lagi kalau dilengkapi dengan pengeras suara”, komentar serupa dilontarkan Dian. Hehehee,…. masukan yang bagus sekali, untuk acara ke depan coba saya cari penyedia sewa pengeras suara dan bertanya soal harga. hehehee,… soalnya wisataseru sangat meminimalkan budget supaya biaya bisa murah. Kalau sewanya murah, nanti gathering ke depan akan coba pakai. Makasiiih. Untuk Aster komentarnya cukup singkat, “Lebih tepat waktu”. Hehehehee meski mengaku acaranya seru dan sangat menikmati proses melukisnya, namun pasti akan lebih menyenangkan jika tepat waktu. Itulah yang disampaikan Aster. Punten ya Aster, di gathering mendatang saya akan coba komunikasi secara intens dengan semua pihak terkait supaya lebih tertata. Maaf ini kesalahan saya yang kurang koordinasi.

Sedangkan, Asti berkomentar, “Agar lebih sering diadakan acara yang serba ‘mulia’ ini”. Hehehee,… ini karena memang para tokoh kita semua berhati mulia. Mulai dari Bu Irma pelukis yang banyak mendedikasikan ketrampilan bahkan penghasilan dari melukisnya untuk anak anak kolong/ jalanan. Bu Emmy yang mengerahkan pikirannya untuk menghimpun para seniman dan mempromosikan seni dan budaya pada anak anak yatim di lingkungan gerainya di Bogor. Bu Endang dan Pak Edhie pemilik Resto ini sendiri membuka rumah makan bukan untuk mencari keuntungan besar melainkan sebagai upayanya melestarikan resep kuno masakan Jawa sekaligus menyajikan masakan yang lezat dan sehat tapi murah. Maka jika anda kemari anda akan mendapat pelayanan fine dinning dengan harga yang bisa dibilang murah untuk rasa yang disajikan.

Geng Pria Kocak : (Rio, maaf karena dirimu kumasukkan dalam geng lama, jadi nggak ada disini ya ehhehee) Ahmad Furqoni, Isomulloh, Yongky Harimurti, Farid Wadji, Mohammad Ramelan. Farid mengaku, “Gathering hari ini memberi inovasi dan inspirasi, semoga wisataseru mengadakan gatheringnya 2 minggu sekali”. Wooowww… makasih buat supportnya hehehee,… tapi 2 minggu sekali kayaknya belum sempet hehehee … di doa kan aja yaaaa …

Isom mengatakan, “Kalau bisa langsung terjun ke alam menyatu dengan lingkungan sekitar”. Um, pengen sih tapiii dengan cuaca seperti ini hik hik hik, bisa bisa bubar acara gatheringnya hehehee … Brutus atau Mohammad Tamela mengaku acaranya seruuuu!!! dan kapan kapan mau juga jalan jalan sampe ke luar kota. Amiiin, mohon doanya. Mungkin Desember kita ke Bogor ya …

Terakhir di geng cowok ini adalah Yongky yang akhirnya baru datang jam 16.15. Meski tertinggal cukup jauh tapi ternyata Yongky memberikan komen, “Biar saya datangnya telat, tapi langsung bisa terasa asyiknya. Apalagi ketemu temen baru yang (sumpah) kocak bener. Padahal belum kenal sebelumnya. Wisataseru sipiliri deh pokoknya. Salam cihuyyyy”. Hahhahaa … sipiriliiiiii … makasih yongky, I Love Your Blog very much … terus jalan jalan dan terus menulis ya ….

Dan satu lagi, masih ada nih, namanya Mbak Tyas Panuntun. Dia juga salah satu orang yang banyak memberikan suntikan semangat untuk wisataseru. Aduh mbak sungguh terima kasih banyak sekali, diantara sela kesibukan meeting masih menyempatkan datang ke acara ini. Terima kasih banyaaaak ya Mbak…

Akhir kata … hiks saya si narsis ini kok malah lupa foto foto siiiih … kepriben. Saking tenggelam dalam suasana senang jadi lupa untuk narsis. hehehee ya sudahlah, ada 1 juga sudah cukup hehehee …. salam wisataseru!!!

Bagi bagi Voucher Makan dari Bebek Cak Topa dan Warung Ijo

Nah untuk lukisan terpilih, kelompok mereka berhak mendapatkan 15 buah voucher makan. Terdiri dari 5 buah voucher senilai @Rp. 50.000 di Bebek Cak Topa yang sambalnya terkenal edan pedesnya, di Jl. Cikajang no 38 Jakarta Selatan. Dan 10 buah voucher senilai Rp. 20.000,- di Warung Ijo spesialis aneka nasi goreng Medan, Jl. Pesanggrahan Raya no 26 Jakarta Barat. Pemenangnya adalah Juara 1 Kelompok Geng Bestari, Juara 2 Kelompok Geng Lama, Juara 3 dan 4 adalah Kelompok Geng Fitri dan Geng Cowok Kocak.

Jangan lewatkan gathering bulan depan dengan tema ‘Bento’ (seni menyusun makanan ala Jepang). Sampai saat ini masih disepakati akan dilangsungkan pada tanggal 20 November 2010 di Smoked Crab Grand Indonesia. Biaya Rp. 50.000,- (sudah termasuk makan minum di smoked crab + praktik bento (habis mencoba membuat bento sendiri, hasil karya boleh dimakan). Pengumuman lebih lanjut silahkan ditunggu yach … Jya Mata

penulis : caturguna yuyun angkadjaja

Terselenggara berkat:


– Masakan Rumah Bu Endang, Jl. Cipete Raya 16 C Jakarta Selatan. 021 7663585


– Griya Emmy, Jl. Jendral Sudirman no 30 Bogor (depan museum Peta Bogor). 0251 474 3486.




14 comments

  • Yuyun…gathering kemarin benar-benar menyenangkan sekali…karena selain jadi tambah pintar kita semua juga bisa ketemu dengan orang-orang yang berhati mulia seperti Ibu Emmy, Ibu Irma, Bu Endang & Pak Edhie, siapa tau kita semua bisa meniru kebaikan hati mereka semua….hehehehe…makasih banyak ya Yun…

  • ocee : hehehehheeee πŸ™‚ iyaa bulan depan kan oceee ikuuuuttt …
    bestari : waaaahhhhh saya yang berterima kasih sama bestari πŸ™‚ iyaaa mereka adalah orang orang berjiwa mulia yang menginspirasi. amiiiiin … saya juga ingin bisa seperti mereka yang selalu tulus πŸ™‚ cu next gathering bestari πŸ™‚ makasih ya udah bawa teman teman untuk mengenal wisataseru

  • rio : hahahahahaa iyaa asyik yaaa πŸ™‚ pengalaman baru + makanan enak kadang membuat orang lupa waktu heheheeee …. iyaaa ada foto keluarga lagiiiiii hihiihiiiiiii seru ya kalau di bukuin

  • Terima kasih ya dah bikin acara bagus kayak gini. semoga wisata seru tambah maju ke depannya….dan jgn lupa bagi2 tahu kalo ada acara bagus kyk gini. makasiiiiyyyy

  • ternyata gathering wisata seru lebih daru aku bayangkan serunya. sudah dapat pengalaman baru yang menyenangkan, makan masakan Bu Endang yang yahud bgd, terus ketemu keluarga wisata seru lainnya.
    two thumbs untuk acaranya. makasih byk semuanya. πŸ™‚ πŸ™‚

  • aster : amiiiin … makasih makasih doanya ya …. sip sip sip … pasti dikasih kasih tau hehehee πŸ™‚ diusahakan untuk selalu menawarkan pengalaman baru dengan hidangan yang enak dan harga yang terjangkauuuu πŸ™‚ hehehehee …

    farid : waaah fariiiddd membaca komenmu aku mau menangis haru bahagia πŸ™‚ makasih yaaa … semoga kita bisa terus komunikasi satu dengan yang lain … semoga di wisataseru kita bisa ketemu dengan teman teman yang menjadi sahabat atau bahkan keluarga πŸ™‚ makasih fariiiidddd

  • Four thumbs up (yang dua pinjem jempolnya farid hehe) buat gathering wisataseru tanggal 16 Oktober kemarin. nggak cuma bisa kenal sama temen-temen baru tapi juga bisa nambah wawasan soal seni pemanfaatan kain bekas. ada makan-makannya lagi..

    gak sabar buat ikutan gathering selanjutnya. pasti makin seru, makin sipiriliiii..!!!!!

  • yongky : waaaahhh makasih untuk jempol kaki yang ikut terangkat πŸ™‚ hehehee …. bener bener makasih buat dukungannya ya yongky πŸ™‚ moga moga wisatsaeru bisa terus konsisten serunyaaa πŸ™‚ hiks jadi pengen nangis baca komen komen kalian semuanya πŸ™‚ huaaaaaaaaaa makasih Tuhan

  • yuyun…maaf yach aku engga bisa dateng ada acra keluarga padahal pengen bgt dateng…liat foto2nya seru2 bgt…mudah2an gathering bulan depan ” bento ” bisa ikutan…
    Sukses terus…

  • Tenkiu nia πŸ™‚ hehe..ini kakaknya yuyun :p

    Ayoo usahain ikutan ya utk gathering bulan depan nya πŸ˜‰

    thanks for supporting us , we really appreciate it

  • luar biasa smp di shooting SCTV, keren bgt deh.. wisata seru udah Go Nasional πŸ™‚ btw tgl 20 november gathering lg ya… asik… untung aja, soalnya tgl 25-28 kebali, tp tempatnya di smoke crab ya… gigit jari… yuuuuuunnnnnnnn… teganya teganya teganya hahahahahahaha..

  • nelson πŸ™‚ hahahahaaa ayo ayooo .. justru untuk melupakan itu harus mengulang hal yang sama …. jad akhirnya traumanya ilang hihihiiii … tenang aja … sapa tau disana nanti ketemu cewe baru wakakakkahahahhaa πŸ™‚ untuk mewujudkan impian anehmu itu wakakahahahaa πŸ˜€

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: