Little Sheep Chinese Shabu Shabu. Beda dari yang lain. Kuahnya Royal Rempah dan Bijian termasuk Kurma, Kelengkeng dan Kapulaga

Shabu shabu. Mendengar namanya pasti akan langsung teringat akan masakan berkuah celup celup asal Jepang. Hm,… tapi ini berbeda, shabu shabu yang ini khas dari Mongolia negeri tirai bambu China sana. Apa sih yang beda dari Shabu Jepang dan Shabu Mongol??? ikuti terus ulasan berikut yach.

Shabu Shabu Mongolia pertama di Jakarta


Inilah pertama kalinya saya mencicip shabu dengan kuah yang 100% berbeda dari resto lainnya. Jika ditempat lain, kuah shabu hanya terbuat dari kaldu yang diberi sedikit bumbu kemudian ketika makan, dagingnya mesti di celup dulu dengan saus yang disediakan supaya daging ada rasa, maka tidak disini.

Kuah shabu yang disajikan dipenuhi oleh aneka macam rempah dan biji bijian yang banyak di jumpai di China dan India (Tampaknya letak Mongolia yang tak jauh dari India juga turut mempengaruhi citarasa masakan Mongol). Sebut saja, angco, kinci, kelengkeng kering, kurma, kapulaga, jahe, daun bawang dan aneka macam rempah lain termasuk potongan cabai dan bongkahan bawang putih yang sungguh teramat sangat banyak. Luar Biasa!!!

Bumbu yang melimpah pada kuah ini mengakibatkan daging atau sayur yang dimasukkan ke dalam langsung otomatis memiliki rasa yang merasuk, sehingga untuk memakannya tak perlu lagi di celupkan ke berbagai macam saus. Rasanya sendiri saya memesan yang original dan Spicy. Untuk yang original, masih terasa betul aroma kaldu ayam dan sapi yang berbaur lembut gurih sekali. Dengan perlengkapan bongkahan bawang putih dan buah kelengkeng kering, angco dan kinci, rasanya sangat lembut dan hangat dibadan.

Begitu mencoba yang spicy, wow,… rasanya 5 kali lipat lebih hangat di badan. Dengan personel kurang lebih sama dengan yang original namun ditambah chili oil, potongan cabai dan kurma sebagai penetral pedas. Wow … sekali lagi wow … teramat mantab untuk diceritakan.

Aneka Isi Shabu


Jika di Jepang terkenal shabu dengan daging sapinya. Maka Mongol terkenal akan shabu daging dombanya. Di Mongol sana, domba memang ada dimana mana, maka daging domba pun menjadi hidangan utama mereka. Termasuk untuk dimasak ala shabu ini. Disini saya memesan daging domba bagian punggung. Oh, my … mantab sekali. Dengan lemak yang bergelimang, dagingnya begitu sampai di lidah langsung terasa lumer. Gurih sekali. Love it.

Sedangkan untuk aneka daging sapinya, saya mencoba striploin dan short. Bagian short memiliki lemak yang lebih aduhai, rasanya pun lebih gurih dan membuat saya tak ingin berhenti mengunyah. Meski telah terasuk dengan aneka bumbu yang pedas, namun rasa manis daging tetap tak hilang. Hal ini tentu karena penggunaan daging sapi segar pilihan. Enak sekali. Don’t miss it.

Tambahan lainnya, masih ada aneka macam baso, dumpling dan wonton. Juga ada aneka macam seafood, sayur, jamur dan tahu. Hm,… semua terasa sangat ngangenin.  Jika anda sedang membawa tamu, keluarga atau ingin ramai ramai makan bersama teman, tak ada salahnya mencoba little sheep ini. Sensasi yang beda dengan rasa lezat tiada tara. Nyaaaam … apalagi kokinya langsung dibawa dari Negeri Tirai Bambu sana. Sampai sampai ketika saya bertanya pada salah satu pengunjung, ia mengaku pernah makan di resto yang memang franchise ini di Taiwan dan komentarnya, “Rasanya sama persis. Enak sekali. Sampai sampai jika sedang tidak ke luar Jakarta, seminggu 2 kali saya pasti makan disini”.

La Mian / Mie Tarik


Lamian disini juga rasanya enak sekali. Mie yang dibuat dengan cara ditarik tarik secara manual, sesaat sebelum direbus ini memiliki tingkat kekenyalan dan kehalusan yang tak dimiliki oleh mie yang dibuat dengan mesin. Ya, hal ini karena sebelum ditarik tarik dengan tangan, ia terlebih dahulu di pukul pukul dengan kuat. (Ups maaf, ini adalah foto pembuat lamian ketika saya sedang di China. Karena ketika disini saya tidak sempat memotret cara chefnya dalam membuat la mian. Ini cuma buat gambaran kira kira seperti ini lah cara membuat lamian.)

Lokasi Little Sheep China Shabu Shabu: Gedung BRI 2, Center Park Lt 7. Jl. Jendral Sudirman Kav 42 – 43. Jakarta Pusat. Telp 021 57853365 .

Jam Buka :
senin – jumat = 11.00 – 14.00 lanjut 17.30 – 22.00
sabtu – minggu = 11.00 – 22.00

————————————————-

Penulis : Catur Guna Yuyun Ang
Instagram : @catur_guna & @wisataseru
Email : [email protected]
Untuk mendapatkan Update artikel kami, bisa ikuti kami di :
Twitter : @wisataseru
FB Group : https://www.facebook.com/groups/wisataseru/
Like FB wisataseru disini, Klik Here



%d bloggers like this: