Makan Malam di Masakan Tio Ciu Kya Kya Surabaya

Tak jauh dari pasar atom Surabaya, dulu terdapat sebuah pusat makanan malam bernama Kya Kya. Sebuah tempat nongkrong di malam hari yang menggunakan seluruh badan jalan (jalanan di tutup dan digunakan untuk berdagang para pedagang kaki lima. Mirip pasar pasar malam di Hong Kong yang kalau pagi dan siang menjadi jalan mobil namun jika malam berubah menjadi lautan pedagang kaki lima).

Pertama kali dibuka, tentu ramai bukan main. Saya termasuk salah satu orang yang ikutan berjubel nggak dapat parkir dan mesti berjalan jauh sekali untuk dapat mengunjungi pusat jajanan malam ini. Namun sekali saja cukup buat saya. Karena harga yang ditawarkan melampaui batas alias kurang masuk akal, terlalu mahal. Hal ini disebut para pedagang karena harga sewa tempat yang mahal sehingga dagangan mereka pun otomatis mengalami lonjakan harga.

Alhasil hanya dalam waktu beberapa bulan saja, pusat jajanan ini menjadi sepi. Para pedagang pun banyak yang memilih tutup dan hanya beberapa saja yang tetap bertahan. Umumnya yang tetap bertahan ini karena memang sedari dulu mereka memang berjualan disini. Jadi memang sudah memiliki pelanggan tetap sebelum adanya pusat Kya Kya. Salah satunya adalah Masakan Tio Ciu yang terletak di seberang Toko Kemenangan.

Nah malam itu kebetulan saya dan mama kelaparan. Akhirnya mengajak suami kakak dan anaknya untuk mencari makanan. Malas pergi jauh jauh, lokasi kembang jepun bekas Kya Kya pun menjadi pilihan kami. Dengan strategi yang paling ramai berarti enak, kami pun berhenti di Tio Ciu ini. Ternyata pemiliknya bernama Koh A Hong. Tidak pakai lama, 3 menu pesanan kami pun tiba hampir bersamaan. Tiram masak telor, burung dara dan tauge masak kucai.

Untuk tiram, ia dimasak garing bersama dengan telur dadar, lantas di campur dengan saus merah yang manis. Hm,… nyam nyam … berhubung saya tidak terlalu suka tiram, jadi saya kurang suka.Tapi mama bilang “lumayan enak”.  Tipikal masakan tio ciu sendiri memang tidak terlalu banyak bumbu, sehingga membuat rasa dari tiram ini bikin penasaran  lidah. Kemudian menu selanjutnya adalah burung dara. Biasa burung dimasak garing dengan tampilan klimis. Bumbunya tidak terlalu kuat dagingnya juga tidak terlalu empuk sekali tapi cukup memuaskan rasa rindu saya pada burung dara.

Paling enak adalah sayur toge tumis kucainya. Mantab sekali dengan aroma bawang putih yang sangat kuat. Rasa manis dan asinnya menjadi tidak terlalu kentara, rasa ini bermutasi menjadi rasa gurih yang nyaman sekali di gigi dan lidah, terutama di hidung. Wangi khas dari kucai ini membuat saya tak bisa berhenti memakan sayur ini. Enak.

Harga makan disini pun tidak terlalu mahal bahkan bisa dibilang murah untuk kelas masakan tio ciu di Surabaya. Burung dara 1 porsi (berisi 2 burung) seharga Rp. 50.000,-. Taoge Kucai hanya Rp. 10.500,- perposi jumbonya. dan Tiram goreng telur dihargai Rp. 35.000,-. Ya jika anda malam malam lapar, boleh lah dicoba. Yang jelas pelayanannya sangat cepat ketika saya kesana, sehingga pas dengan perut yang memang sudah lapar berat.

Alamat : Masakan Tio Ciu Koh A Hong. Jl. Kembang Jepun (Kya Kya) Surabaya Jawa Timur. 031 72003808




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: