Kedai Kak Ani, Sensasi Hidangan Kaki Lima Deli Medan dalam Versi Eksklusif

Serasa berada di dalam rumah. Itulah yang saya rasakan ketika datang ke Kedai Kak Ani untuk pertama kalinya. Alasan tersebut muncul, karena sensasi membuka dan menutup sendiri pintu masuk yang berwarna hijau dari kayu. Benar, meski sepele, tapi pintu yang selalu tertutup rapat tersebut memberikan ada perasaan berbeda. Seolah kita memang sedang masuk ke sebuah rumah, bukan resto.

Begitu masuk pun, suasana hangat langsung menyapa. Warna dominan hijau, sungguh menyejukkan mata. Apalagi warna hijau ini kemudian dipadu dengan aneka warna cerah dan lampu kuning yang hangat plus alunan lagu mendayu. Klop sudah. Dapat nyamannya sekarang tinggal pilih hidangannya.

Aneka Hidangan Khas Melayu Deli di Kedai Kak Ani


Sebelum merasakan hidangannya, kita terlebih dahulu langsung di brain storming oleh catatan pembuka pada buku menu. Bahwa hidangan yang ada disini semuanya adalah masakan sehari hari keluarga Kak Ani yang tak dilebihkan atau dikurangkan takaran bumbunya. PIlihan menunya tak banyak memang, namun Kak Ani menjamin, bahwa semuanya adalah spesial dan diracik tanpa MSG.

Bahkan jika anda melihat ke papan, menu spesial apa hari ini. Maka itu adalah hidangan yang sama dengan yang dimasak di rumah pribadi Kak Ani untuk keluarganya. Wah, ternyata penilaian saya tak salah. Mereka memang ingin memberikan kesan “Datang ke rumah kami”.

Akhirnya saya mencicip menu best seller disini, yaitu hidangan dengan tulisan ‘kesukaan kak Ani’ yaitu Lontong Sayur Medan. Wow,… tak disangka. Kuah yang terbuat dari santan ini sama sekali tidak terasa berat di perut. Tampaknya kolaborasi bumbu rendang sapi yang pedas manis, balado teri medan yang asin gurih dan tauco udang yang lembut terikat sempurna dalam perasan kelapa asli ini.

Menurut saya, jika ingin menikmati longsay ini (sebutan sayang untuk Lontong Sayur) secara maksimal, ada tekniknya. Bagini, makan lontong bersamaan dengan sedikit teri dan kacangnya, sedikit rendang, sedikit telur, plus dibanyankin kuah bertauco udang-nya. Ciaaaa, sampai di mulutnya itu berasa nano nano yang sedap sekali. Jujur pula, baru kali ini saya menikmati lontong sayur sampai kuahnya ludes tak menetes. Recomended.

Sajian lain yang memikat hati saya adalah Kerang Bulu. Hm,.. kerang yang langsung di datangkan dari Medan ini memiliki ukuran jumbo yang ketika dimakan langsung berasa kres kres nya. Nyaaaammmm … Tapi saran saya, jika anda betul ingin menikmati sensasi nendang kerang ini, jangan asal makan kerangnya aja tanpa bumbu!!! Usai melepas daging kerang dari cangkangnya, oleskan langsung ke bumbu yang disediakan (bumbu kacang nanas). Dijamin gurihnya akan meningkat 2 kali dan amis kerang pun akan langsung luntur terkena ganasnya aroma nanas. Nikmat sekaliiiii … Dijamin 1 porsi tak akan cukup. Mantaaafff.

Menu ketiga yang tak ingin saya lupakan untuk dicerita adalah Mie Rebus Medan dan Sate Daging Bumbu Kacang. Hm,… jika di Medan, Mie ini disebut Mie Keling dan Sate ini dipanggil Sate Memeng. 2 hidangan ini biasanya di makan bersamaan karena rasa yang saling menunjang satu dengan yang lain. Mie yang manis samar samar di tunjang dengan sate yang benar benar manis gurih kacang. Namun jangan kuatir eneg kemanisan, karena disediakan juga sambal khas Medan yang akan langsung menetralkan segala rasa manis. Jatuhnya malah pas.

Mie ini sendiri dalam kuahnya yang kental, berasa aroma udangnya. Tipis tapi cukup membuat harum keseluruhan masakan. Isiannya cukup ramai, ada tahu, bakwan udang dan kentang juga toge dan telur yang kemudian di selimuti oleh kerupuk berwarna merah terang. Meski manis, namun rasanya sedikit ebih soft dibanding di Medan sendiri. Sedangkan satenya, dia terbuat dari daging sapi yang direbus dan dibumbu manis lalu disajikan bersama dengan bumbu kacang. Nyaaaam nyam,.. ketika dimakan bersama dengan Mie Rebus nya memang ternyata jauh lebih nendangs

Yang unik, jika resto resto Medan lainnya biasa menyajikan menu populer, maka di Kedai Kak Ani ini menu menu yang tersaji adalah hidangan kaki lima khas Medan. Mungkin inilah mengapa diberi nama Kedai. Jadi buat anda orang Medan, sungguh tak perlu ragu lagi untuk datang kemari dan bernostalgia dengan rasa kaki lima yang biasa anda nikmati di rumah bersama keluarga atau kawan.

Dapur yang Bersih

Bagi saya, dapur yang ‘tampil’ adalah nilai plus. Dari sini kita bisa membayangkan bagaimana makanan kita di olah sehingga sampai di hadapan kita. Inilah yang dilakukan Kedai Kak Ani. Kita bisa melihat dengan jelas kinerja para Koki. Hm,… dapur yang bersih dan koki yang bekerja dengan hati riang benar benar mempengaruhi selera makan saya. Makiin nikmat!!!

penulis : catur guna yuyun angkadjaja

Detail Kedai Kak Ani

Nama Resto Kedai Kak Ani
Alamat Jl. Kemang Selatan No 125a
Telp 021 719-8587
Jam Buka 09.00 – 22.00
Jenis Masakan Medan Deli (melayu)
Harga Rp. 20.000 – 35.000,- (hidangan utama)
Merokok Boleh (terdapat banyak penghisap rokok, jadi buat yang tidak merokok jangan kuatir terlalu terganggu dengan asap)
Promo Jam 3 – 5 sore ada paket 15.000 (minum dan makanan ringan)
Ruang Untuk 60 orang maksimal
Pembayaran Cash Only
Lain Lain Enak untuk makan bersama keluarga, reuni atau arisan. Untuk jam makan siang juga oke karena pelayanannya cepat



%d bloggers like this: