Nasi Ulam, Nasi Srundeng Khas Betawi yang Gurih

Nasi Ulam Khas Betawi

Nasi ulam. Nasi putih yang kemudian diberi campuran kelapa sangraidan bumbu yang sudah ditumis seperti bawang putih, cabai rawit, ebi, ketumbar, merica dan garam.

Kemudian diberi pelengkap telur dadar yang diiris tipis, timun dan kuah semur plus tak ketinggalan emping dan bawang goreng.

Bisa dibilang menu ini merupakan pengaruh dari berbagai budaya yang menjadi latar belakang munculnya etnis betawi, yaitu budaya China, Eropa dan juga Indonesia sendiri.

Rasanya? So pasti sebuah nasi gurih yang bersanding dengan kuah smoor (bahasa belanda atau biasa kita sebut semur) yang manis. Nyam nyam sangat menggugah selera.

Sejarah Nasi Ulam

Belum ketemu saya seseorang yang bisa menjelaskan secara detail tentang sejarah nasi ulam sebagai makanan khas warga Betawi. Kebanyakan mereka hanya tau bahwa makanan ini sudah ada sejak ratusan tahun silam dimana saat itu Jakarta masih banyak di tumbuhi oleh pohon kelapa.

Lantas timbullah niatan untuk membuat sesuatu makanan yang praktis, tahan lama dan terbuat dari kelapa. Uji coba dan akhirnya ketemulah, srundeng. Dimana ketika srundeng ini ketika dicampurkan dengan nasi tersebut, dinamakan nasi ulam.

Yun Makan Nasi Ulam di PRJ

Hm, sejak saat itu banyak warga betawi yang memasak kelapa dengan cara ulam ini. Sehingga ketika mereka lapar, tinggal ambil srundeng dan dicampurkan dengan nasi. Syukur syukur ada lauk semacam semur, emping atau timun, kalau gak ada pun, dimakan begitu saja sudah enak.

Salah satu penjual Nasi Ulam yang saya cobain nasi ulamnya ketika ke PRJ dan rasanya cukup enak, di kartu namanya tertulis demikian:

UD Shinta. Jl. Dukuh V/ 41 Jakarta. Telp 021 95349334 dan 08170762152 (Pak Qubil)

atau jika anda ingin menikmati Nasi Ulam Pak Misjaya yang sudah puluhan tahun berdagang, lokasinya ada di Halaman Klenteng Toasebio Petak 9 Glodok Jakarta.




6 comments

  • Bener tuh…
    Menurut saya untuk nasi ulam, yang juara dunia itu Nasi Ulam Misjaya, Mangkal di depan Vihara Toa Se Bio, Jalan Kemenangan III, Jakarta Kota.
    Saya sering banget makan disini. Enak, murah dan meriah.. ^__^

  • yunita : waaaah mantaaaaaab!!! aku jujur malah belum pernah makan 🙁 hiks … tapi banyak teman bilang itu enak banget … 2 kali ke sana gak nemu hiks, itu tau alamat juga dikasih tau temen ,… bukanya jam berapa ya yunita??? makasih sebelumnya dan salam wisataseru 🙂

  • aduuhh.. klo itu mah udah sering makan?? malah udah bikin dendiri, saya ya temen2 itu udah coba kombinasiin nsai goreng ama nasi kuning buatan saya… bebebehhh.. muantep…

  • @caturguna coba dateng pagi hari deh..
    waktu itu pernah sekali makan disana pagi hari soalnya..
    bapaknya mangkal depan vihara,rame kok.. kalo kesiangan suka keabisan..
    sekitar jam8an deh aku kesana kayaknya..
    hope it helps..

  • mampir donk k’resto bokap ane ..
    murah meriah n pasti nya kgga kecewa .

    bisa delivery order loch.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: