Sudah lebih dari setahun saya tinggal di Iran untuk mencari sesuap nasi dan segepok berlian, ups … hehehe, maksudnya saya kerja terus sampai lupa kalau di Iran banyak hal indah yang mesti dikunjungi. Kebetulan juga Yuyun ‘memaksa’ saya untuk mengirimkan cerita dari Iran, ya sudah sekali dayung dua tiga pulau terlampaui. Saya pun segera mencuri waktu senggang untuk mengunjungi tempat indah yang setiap tahunnya didatangi lebih dari 20juta orang dari berbagai balahan dunia. Masjid Imam Reza.
Masjid ini disebut sebut masjid nomor 3 terbesar di Dunia (Indonesia sendiri memiliki masjid besar yang menduduki urutan ke 4 masjid terbesar di Dunia, yaitu Masjid Istiqlal di Jakarta). Namun, saya bukan ingin cerita tentang ke’besaran’nya dari segi ukuran yach, melainkan … wow betapa indah masjid ini dan nilai sejarahnya.
Sejarah Masjid Imam Reza, Masyhad, Iran
Masjid Imam Reza ini berlokasi di desa Sanabad, di mana Imam Reza meninggal pada 818 M (hm, tapi masih kontroversi nih, ada juga yang bilang pada tahun 817 M). Berhubung saya bukan seorang Muslim saya juga kurang tahu jelas, namun ada yang mengatakan pada saya, Imam Reza ini merupakan keturunan langsung Nabi Muhammad SAW (kalau salah tolong di koreksi). Selain itu Imam Reza adalah Imam kedelapan Syiah yang lahir di Madinah pada 765 M.
Ia dikenal sebagai seorang berpendidikan tinggi dan suci. Sehingga pada usia ke 51 ia di tunjuk oleh Khalifah Abbasiyah Mamun (seorang Muslim Sunni) untuk menjadi pengganti dirinya menjadi khalifah berikutnya dan menikahkan anaknya dengan Imam Reza.
Setelah tinggal untuk sementara di Sanabad, Imam Reza berangkat ke Baghdad untuk merebut kembali kota dari lawan-lawan politiknya, tetapi selama perjalanan Reza jatuh sakit dan meninggal. Istrinya kemudian berkabung dan menguburkan Imam Reza di tempat yang sekarang menjadi masjid Imam Reza.
Makam Imam Reza ini sempat beberapa kali dihancurkan, pertama oleh Sabuktagin, sultan Ghaznevid di 993 M, lalu pada 1220 M di jarah oleh bangsa Mongol. Namun, setiap kali dihancurkan, masjid ini kembali dibangun dengan ukuran yang terus lebih besar dan lebih indah.
Hingga tahap yang paling heboh, yakni perenovasian pada tahun 1501 – 1786 oleh raja raja Safawi. Dimana kompleks ini diperindah dengan kubah emas, menara keramik dan halaman yang luas serta bangunan akademik yang luas.
Selain itu di Kompleks Masjid ini juga terdapat Masjid Goharshad, museum, perpustakaan, tempat seminari, kuburan, Universitas Islam Razavi Ilmu, sebuah ruang makan untuk peziarah, dan bangunan lainnya.
Tertarik untuk datang? Yo, pastinya!!! Kalau ke Iran rugi banget nggak mampir kesini. Selain indah sekali, nilai sejarah tinggi, disini juga bebas keluar masuk dan foto foto tanpa di pungut biaya.
Oya, makanan di Iran juga enak enak loh, pokoknya jangan pernah dilewatkan sensasi kebab nya yang beda banget sama di Indonesia … Yuk ke Iran!!!
Pengalaman diceritakan oleh Prakasa Setia, wiserukers di Iran. Di – edit oleh Catur Guna Yuyun Angkadjaja













twitter
facebook
rss
jadi pengen ke Iran
Debby : iya bagus ya
sangat menarik, kapan ada rencana mau kesana?
Apa tertarik menulis panduan wisata detail
?
wah terima kasih choky sudah mengunjungi wisataseru
aku juga sudah liat web choky, keren sekaliiiii
saya pengen ke iran. apa bisa hubungi penulis buat dapat info2nya?
dido : sip saya sedang minta izin sama penulisnya untuk kasih nomor kontak dia ke kamu, atau langsung aja dido add FB dia di prakasa setiya
atau aku sudah email ke kamu untuk kontak person teman aku yang kerja di dubes indo di iran
makasih dido
makasih udah masuk ke wisataseru
moga moga bisa bertemen terus
alow mba yuyun..
di iran itu ga ada sm sekali perang’jd jgn takut karena gosip2 yg enga2..cuma demo2 biasa’macam indo..dan sekarang ga ada apa2′
pengen tau lebih lanjut add saya’ di ym kaza_aza
wah kasaaa
kabar baik disini hehehe… kamu rencana stay disana sampe berapa lama? wah kamu sering main ke tempat dian ajeung di dubes ya? salam yach
wah mas jadi pengen banget backpacker ke iran…klo blh tahu rentang harga makanan dan penginapan di iran brp y mas?ngurus visanya susah g?
alo budi, itu ada ym nya kaza, kamu add aja trus bisa ngobrol lebih banyak lagi….
wah kerja disana gimana ya peluangnya???
terus biaya hidupnya gimana???
Thx ya kak Kasa
@andika : untuk bisa langsung berhubungan dengan kasa, add aja ymnya
kaza_aza
Iran, Pastinya pengen banget kesana apalagi keliling tanah arab. wah anugrah bisa kesana.
@budi : hehehe iyah si kasa sampe betah banget disana
Mas ada rencana nih ke iran, kebetulan ada rencana kerja di azerbaijan, jadi rencana pulang mampir ke iran dulu. Bisa kasih informasi ngak mas biar bisa kontak sama org indonesia yang udh tinggal disana. siapa tau bisa jadi temen jalan2. saya ngak bisa bahasa persia atau arab. makasih sebelumnya.
salam kenal