Edan!!! Bebek Peking Gorengnya Cak Topa Dahsyat Rek

yuyun sate bebek copy

Setelah mendengar desas desus dari mulut kawan, `Ada Bebek Edan di Cikajang Jakarta Selatan` … wow, saya langsung saja meluncur. Begitu masuk, saya disambut interior yang modern minimalis tradisional yang sangat rumahan banget. Ada tempat tempat tersendiri bagi para perokok, jadi yang nggak merokok bisa nyaman makan dengan tenang. Selain itu, pelayanannya number yahud,… heheheee, nggak cuma ramah tapi mereka juga sangat tanggap dan penuh dengan senyuman melayani, bukan senyuman terpaksa.

Nggak dinyana juga, akhirnya saya juga ketemu langsung sama pemiliknya, Cak Topa. Berbincang bincang menjadi acara selanjutnya, dan akhirnya saya baru tersadar, `Astagaaaa!!! Bebek yang tersohor karena kelezatannya ini ternyata saya juga sudah sering makan, tapi saat itu dia masih model kaki lima di kawasan Pancoran Jakarta Selatan.`

Hm… siapa yang sangka, kaki lima bisa jadi seperti ini, hebat!!! Ternyata sejak pindah itu pula, Cak Topa lantas merekrut tenaga tenaga profesional, termasuk koki yang bertugas untuk menyalurkan idenya memodifikasi bebek menjadi sesuatu yang lebih heboh daripada sekedar bebek goreng dan bebek bakar. Setelah berbulan bulan bergulat dengan koki kepercayaannya itu, akhirnya ketemulah resep yang buat saya luar biasa, Bebek Goreng Peking, Bebek Cabai Hijau dan Bebek Bumbu Rujak yang dimodif sangat berbeda dengan yang beredar di pasaran.

Bebek Ijo yang di Tumis Langsung dengan Kaldu Bebek, Hm … guriihnyaaa

Atas : Bersama Cak Topa dan Suasana Resto, Bawah : Aneka Ekspresi

Bebek Goreng Peking, rasanya gurih asin dengan daging yang masih utuh lembut empuk berpadu indah bersama kulitnya yang garing kriuk. Woooowwww, sungguh puas memakannya apalagi porsinya yang sangat besar (bebek peking itu gede looom bisa 2x lipat besar bebek lokal dan kolesterolnya lebih rendah juga dibanding bebek lokal, karena lemaknya sebagian besar sudah digelontorkan dengan teknik perebusan yang cukup lama).

Jika memesan bebek, maka anda juga akan diberi sambal yang edaaaan pedasnya!!! dicoel dikit aja pedesnya langsung menggigit pori pori lidah. Yang warna merah, jauh lebih pedas daripada sambal yang berwarna hijau.

Nah, untuk bebek bakar rujaknya sendiri, hm … penggunaan bebek afkir, membuat bebek ini jadi lebih mantab (bebek afkir jika dimasak dengan benar maka akan berasa sangat gurih, lembut dan tidak amis… tapi salah sedikit pengolahannya maka daging akan menjadi sangat alot dan amis). Rasa bumbu rujaknya sendiri adalah manis pedas asin, yang khas Jawa Timur-an.

Satu lagi yang membuat saya terpukau adalah bebek sambal ijonya. Ini beda banget sama bebek bebek diluaran sana yang bebek goreng kemudian disiram dengan bumbu sambal ijo. Karena disini bumbu sambal ijo, bebeknya langsung di tumis bersama dengan bawang putih geprek dan kaldu bebek yang gurih asin.

Kemudian dimasukkan cabai hijau dalam jumlah yang cukup banyak. Rasanya asin gurih dengan sedikit saja tamparan rasa pedas yang akan makin menggigit jika di oles ke sambal edan. Waaah luar biasa …

Bebek Cak Topa yang bermutasi dari kaki lima menjadi sebuah resto yang keren dan dari bebek yang dimasak sederhana menjadi bebek yang penuh inovasi dengan rasa yang mudah ngangenin … Oya kalau mau nyantai disini juga bisa looo, ada wifinya. hehehee

——————————————–

Alamat Wisata Kuliner :
Bebek Edan Cak Topa.
Jl. Cikajang No 38
Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Telp 021 7047 3339

——————————————–

Pengalaman di tulis oleh Catur Guna Yuyun Angkadjaja / [email protected]




%d bloggers like this: