Tuban, Pusatnya Makanan Enak – Sebuah Daftar Lengkap Tempat Makan Enak (Kuliner) di Tuban

March 28th, 2010 by · 16 Comments

Sebagai Orang Tuban, saya tentunya punya banyak referensi tentang kuliner di Tuban. Wow, dan pastinya semua yang saya tuliskan ini adalah ENAK!!! paling tidak menurut lidah saya hehehe … tapi, … percaya nggak percaya tempat tampat yang bakal saya tulis dibawah ini, emang merupakan tempat makannya orang asli Tuban. Oya, ini hanya review dikit dikit tanpa alamat dan telp. Kalau mau baca lebih lengkap, bisa diliat di link yang ada dibawah artikel disitu saya tulis review lengkap dengan alamat lengkap resto. Oke ,… mulai …

Ini contoh kuahnya yang bening segar, maaf ayamnya sudah di lahap, saking enaknya lupa harus motret, hiks

RM Rahayu, Jl. Basuki Rahmat, Tuban. Ini merupakan rumah makan pertama yang selalu saya kunjungi begitu pulang kampung. Kenapa? karena ada garang asem yang seger nikmat minta ampun. Di beberapa daerah, yang namanya garang asem itu sesuatu yang dibungkus dengan daun pisang terus dalamnya bersantan. Nah kalau di Tuban, garang asemnya bening, sehingga terlihat segarnya cabai merah dan bawang merah iris. Begitu disendok, srupuuuut yang tertinggal hanya kesegaran dan selanjutnya adalah empuknya ayam kampung yang berdaging lembut dan padat. Kangeeeeen!!!

Kari Rajungan Manunggal Jaya, Jl. Manunggal depan SMAN3 Tuban.
Disini terdapat Rajungan legendaris yang namanya mencuat kemana mana. Bahkan beberapa orang Surabaya seringkali mampir ke Tuban hanya untuk makan Rajungan Kari ini. Dahsyatnya sampai meremukkan Lidah!!! Menu lainnya adalah Mangut Ikan Tongkol dan Pe, Pindang Srani juga Cumi Hitam (ulasan lebih lengkap klik disini).

Opornya Mak Mbing

Mak Mbing Opor, Jl. Kemuning, Tuban. Wah, ini adalah menu yang tak boleh dilewatkan juga kalau pas datang ke Tuban. Sensasi Opor Resep Kuno yang dijamin bikin anda nagih. Kalau biasa kita makan, opor itu warnanya kuning pucat. Nah, kalau disini warnanya kuning kemerahan. Lalu ayamnya menggunakan ayam kampung. Resepnya? tentu resep opor kuno dimana ayamnya dibakar terlebih dahulu sebelum akhirnya disajikan menjadi sebuah makanan bernama opor. Hasilnya? Ayam yang dibakar ini memberikan aroma khas yang akhirnya ketika dimakan sungguh memberikan sensasi gurih yang berbeda dari opor biasa. Luar Biasa Opor Mak Mbing ini.

Warung Bagong, Desa Prunggahan, Tuban. Pecinta Belut dan Kodok, ini adalah tempat yang pas untuk memanjakan lidah anda. Semua menu yang disajikan disini hampir semuanya pedas meledakkan lidah, tapi inilah yang memang dicari oleh para penikmatnya. Apalagi kalau dimakan dengan nasi Jagung (Tuban juga banyak terdapat tanaman Jagung lo, jadi nasi jagung ini lumayan beken juga di Tuban) … beeee, enak betuuuul. Hangat hangat mengepul.

Olce dan Papa di warung Mak Mbing Opor

Ini juga penjual swikee, setahu saya sih lebih dulu Kahar yang jualan yach, tapi nggak tau juga yach … saya taunya makan sih hehehee… waktu SD hampir tiap seminggu sekali sama Papa, saya diajak makan di Kahar sini. Top nya sih swikee tauco, rasanya asam manis … wah papa kalau makan, pasti dikasih cabe banyak dan perasan jeruk nipis, lalu ditabur kacang tuban goreng… slruup … Jadi Kangen Papa… dan kalau inget kacang, jadi Kangen Mama … hiks … Karena aku suka banget sama kacang Tuban goreng, Mama yang super sibuk sering nyempet nyempetin untuk ngebuat sendiri kacang goreng buat aku … hiks … Mama I Love U … Much …Swikee Kahar. Jl. Agus Salim, Tuban.


B
akso PKPN, Jl. Basuki Rahmat, Tuban. Tuban juga banyak dikelilingi pedagang bakso yang enak enak. Tapi Bakso PKPN inilah yang paling sering aku kunjungi ketika SD (wakakakaka, maklum aku di Tuban cuma sampai SD doang, jadi gak tau yach, apakah ada perkembangan perbaksoan di Tuban??? soalnya beberapa tahun terakhir kalau pulang ke Tuban udah jarang huting bakso sih). Kalau ada, mohon di info yach hehehee …

swikee

Es Degan Pak Yo. Pedagang Degan Keliling. Pak Yo adalah pedagang keliling yang super!!! Kata Papaku, Pak Yo ini sudah berdagang Es Degan dari zaman Papaku masih imut alias Papaku sendiri sampai lupa saat pertama makan es degan Pak Yo itu dari umur berapa. Papa juga bilang, dari dulu tampangnya Pak Yo juga tetap sama, tetap tua, jadi papa menyebutnya Awet Tua. Karena dari dulu sampai sekarang wajahnya tetap sama, yang beda hanya cara jalannya yang sudah mulai tertatih. Wah, kalau aku pulang Tuban, aku pengen banget ketemu Pak Yo, dan meliputnya … dia benar benar seseorang yang sangat setia dengan pekerjaannya. Pun Es Degan buatannya sangat enak. Sungguh sangat enak. Tanda dia lewat di depan rumah adalah bunyi ‘tung tung tung tung’. Dan kupanggil, “Pak Yooooo!!!”

Ayam Panggang ‘Tirto Moyo’. Pemandian Bekti Harjo dan cabangnya di Jl. Pahlawan depan SPBU Pahlawan, Tuban. Meski tidak bisa bahkan bisa dibilang benci renang, tapi hampir sebulan 2 kali saya dan seluruh keluarga besar atau kadang sama teman teman main ke pemandian Bekti Harjo (lucu deh pemandian ini alami dan banyak monyetnya hehehe – gak tau yach sekarang, abis terakhir kesana waktu SD juga sih hehheee). Jadi yang lain pada berenang, akunya main ayunan di taman atau sekedar celup celup basah bergelayutan di pinggir kolam. Nah, usai berenang, ini dia yang aku tunggu tunggu, makan ayam panggang Tirto Moyo!!! Ayamnya pake ayam kampung dan ayamnya fresh!!! alias di belakang rumah makannya itu ada banyak ayam kampung berkeliaran. Jadi begitu ada yang pesan, ayam baru ditangkap (bisa milih sendiri ayam mana yang mau ditangkap atau tinggal duduk manis di meja terima jadi juga gpp). Meski agak lama, tapi sungguh memuaskan!!! Gurih dan segar sudah pasti, bumbunya ini juga bukan bumbu biasa… jadi tanpa cabe pun, ayam bakar udah berasa sedikit pedas.

Pecel Madiun, Jl. Pemuda, Tuban. Ini pecel lengkap dan segar… aku sih suka sama serundeng dan rendang dagingnya, enak heheheee … terus peyeknya ini juga mesti nambah sampai berkali kali soalnya peyeknya itu gurih sekali dan kacangnya so pasti kacang Tuban yang enak itu,… jadi peyek tambah gurih aja dah. Yang suka pecel, cobain yach kalau ke Tuban.

Kacang Tuban dari Mama untuk ku

Serabeh Selong, Jl Lukman Hakim gg Iklas, Tuban Ini jual cuma saat pagi pagi buta saja. Datang jam 5? belum tentu kebagian. Berbeda dengan serabeh Bandung, serabeh Tuban disajikan dengan santan yang kental. Hm, aromanya sangat wangi dan gurih. Belum pernah aku menemukan serabi seenak serabi Tuban ini. Semua bahan sungguh alami, dan dimakannya saat udara masih dingin, pukul 4 pagi hehehee… (asal tau nih, jam 4 pagi, Tuban sudah ramai orang jalan – jalan pagi loh)

Ketan Serundeng, Jl Basuki Rahmat depan Bravo, Tuban. Ini juga jualnya sama dengan serabi, telat dikit… habis sudah. Kalau emang pengen, dia buka jam 4 pagi dan sudah habis pukul 6 pagi pagi juga, lewat dari jam itu… hm … mungkin anda belum beruntung heheheheeee …. harga murah meriah kenyang, cuma 2ribu saja perbungkusnya.

Cumi Item Daun Jati. Jl. Ahmad Dahlan (sebelah Pelangi offset), Tuban. wakakakaka… sumpe kalau yang ini aku nggak tau namanya, itu cumi item daun jati aku ngasal kasih nama hehehee …. soalnya gak ada nama warungnya sih ,… pertama kesini diajak papa juga (papaku ini tukang makan hehehee) … jualannya sih macem macem dan semuanya serbaaaa pedaaas … pecinta pedas kayaknya seneng deh makan disini. Uniknya, si Ibu yang aku lupa namanya, masih tetap mempertahankan ciri khas semua makanan rakyat, yakni dimakan di atas daun jati. Jadi, apapun pesanan kita, nasi kita akan diberi alas daun jati. Sensasinya? aroma masakan akan jadi lebih harum dan gurih. Nggak percaya? yuk mari datang aja sendiri kemari.

Becek Mentok, Merakurak, Tuban. Akhirnya saya makan juga di sate dan becek mentok ini. Hm,… ternyata enak sekali. Bebeknya empuk tanpa bau prengus. Dan ini merupakan sate bebek terenak yang pernah saya makan. Bumbunya pun sederhana cuma di cocol dengan kecap, tapi dasar satenya sudah enak, nggak usah dikasih bumbu macem macem juga enak.

Ibu penjual Sum sum

Pepes Belut Pak Jangkar Di Semanding dan Bu Cemplon di Merakurak, Tuban. Hahahhaa, ini saya belum pernah makan. Ini info dari Mama juga yang kata temen temennya enaaak. Katanya yang suka pedas, lebih baik ke Bu cemplon dan yang tidak suka pedas ke Pak Jangkar saja. Untuk rasa nya sama-sama enak kok dan sama sama murah. Begitu testi dari teman teman dan Mama.

Legen dan Tuwak Tuban. Semanding. Ini adalah minuman Khas Tuban. Jadi jangan heran jika anda masuk wilayah Tuban, berjajar pulau pulau eee berjajar penjual legen dan tuwak. Tapi,… jangan salah, hampir sebagian besar dari mereka menjual legen dan tuwak palsu looo… jadi hati hati. Nah, biar gak salah beli legen atau tuak, mending langsung ke kebunnya di kawasan semanding. Disini juga terdapat warung tempat kongkow para tuwak maniak. Uniknya orang Tuban ini saking addictnya sama yang namanya Tuwak, mereka sampai gak rela kalau harus kehabisan tuwak meski hanya sehari. Maka, supaya tidak kehabisan, mereka langsung membayar tunai pohon siwalan selama beberapa bulan atau bahkan beberapa tahun. Jadi kalau anda kesana, itu pohon punya nama, pohon agus, pohon tarjo, pohon ahung, dan nama nama lainnya. Jadi, hasil dari pohon itu hanya boleh mereka yang minum hehehe… unik ya …

Jamu Pusoko Pipisan, Jl. P Sudirman, Jl. Kranggan, Jl. Dr. Sutomo. Inilah Jamu Asli Tuban. Jamu sejak zaman aku belum lahir, jamu zaman sejak Papaku masih sekolah. Inilah jamu buatan Mak dan Engkong ku … hehehee… Jamunya buat sendiri, kalau dulu masih di deplok manual, sekarang sih sudah pakai mesin. Tapi khasiat tetap sama. Dulu, waktu masih ada nenek, saya kalau sakit nggak ke dokter, tapi langsung dikasih jamu sama mak dan sembuh. Nah, jadi kalau pas ke Tuban, terus badan pegel linu,… cobain yach jamu peninggalan Mak ku hehehee… sekarang dikelola oleh Paman dan Bibi … rasanya tetap enak … tetap manjur … selamat kembali sehat dengan alam …

Es Bubur SumSum, Jl Pemuda, Tuban. Satu lagi makanan yang enak dimakan saat siang dan sore. Es bubur sumsum. Ini lokasinya berhadapan jalan dengan Toko Tetap Terang, toko pecah belah tapi kayaknya kalau masuk kesana, cari apa juga ada deh hehehehee … mau cari baterai, daleman, kado, kompor, piring, anduk, sabun, cotton bud, bolpen, tali, karet, karpet, … apa lagi ya??? pokoknya kalau ke Tuban dan butuh sesuatu tinggal mampir aja, barangkali yang dibutuhkan ada disana heheheeee … promosiiii … balik lagi ke bubur sumsum… meski terkenalnya es bubur sumsum, tapi cuma beli sumsumnya terus dikasih gula merah cair juga bisa… slruup … enaaaaak … santannya murni, gulanya murni… ah pokoknya makanan kampung itu enak enak …

Bonus gambar, suasana gang gang kecil di Kota Tuban dan gambar Toko Tetap Terang Tuban

Artikel Terkait

Categories: Jawa Timur · Tuban · Wisata Kuliner

16 responses so far ↓

  • 1 dony // Mar 29, 2010 at 4:55 am

    nah gini yun infonya bar lengkap syukur2 ada daftar harga buat menu2 spesialnya,sukses bikin aq mw nyobain semuaea…digramed ada yg jual peta tuban gk yah hehehe

  • 2 caturguna // Mar 29, 2010 at 6:50 pm

    dony: hheheee itu kurang lengkap, nomor telpnya gak ada hahahaaa… soalnya aku kalau ke tuban makan tok, lupa foto foto n lupa nanya nomor telp mentang mentang udah langganan hehehe… tapi nanti kalau pulang tuban lagi pasti aku lengkapi nih … peta tuban??? hehehee, mungkin di museum tuban ada kali yach hahaha, tapi kayaknya gak usah pake peta jg gak bakal nyasar …. hahahaaa

  • 3 caturguna // Mar 29, 2010 at 6:52 pm

    oya … mayoritas penjualan makanan di tuban yang aku review di atas, bukanya pagi sampe sore … kalau cari makan malam yang enak murah meriah … ada tuh ikan Pe di depan toko Tetap Terang Jl. Pemuda … itu ikan Pe nya dahsyat

  • 4 Jezzy // Sep 9, 2010 at 2:12 pm

    Hem…..jadi pengen pulang kampung, tks buat info tempat makannya, mungkin mesti hunting kalo pas pulang, cuma mau tanya emang Pak Yo (yg jualan es degan keliling) sampai sekarang masih ada ??? jadi inget jaman masih kecil….ini penjual es degan paling favorit deh. Masih ada beberapa tempat makan yg lain….kayak Soto Ayam, kayaknya ada 3 tempat yg enak, terus Bakso sih aku suka Baksonya Surip warungnya ada di depan SMP Katolik situ, cuma Suripnya dah meninggal…..kangen sama bakso Tulangnya. Update lagi dong buat bahan balas dendam kalo lagi pulkam. TKS

  • 5 caturguna // Sep 9, 2010 at 3:47 pm

    jezzy : wah orang Tuban juga???? Tuban dimananya? waaaah boleh dong ditambah tambah rekomendasi tempatnya ehehhee :) makanan tuban emang mantaaabs yach …

    soal pak yo, aku juga gak tau masih hidup atau gak hehhee… tapi 2 atau 3 tahun yang lalu masih lewat di depan rumahku. bakso surip juga enaaak :) kuahnya seger ya …. aduh jadi kangen euy

  • 6 sophianovita // Sep 22, 2010 at 7:52 am

    Alo jezzy, kami barusan pulang ke tubannnn…bener2 wisata kuliner sampe berat naik 3 kg (blush). Hahaha…
    Anyway, aku tanya ke mama ku, pak yo masih ada, dan masih jualan loo…hebat yaaa

    Dan aku br sadar, ternyata makanan tuban ini pedes2 haha..

    Ini belum smpt nulis,tp aku smpt ke sate kambing pak ran, makan nasi jagung, makan swikee, tahu lontong, es degan muda, apalagi ya..hahha…sampe ndak inget semua.

    Ayo kapan ke tuban lagi? *duh senengnya ketemu ama org sekampung halaman hahaha*

  • 7 Ari m // Jan 17, 2011 at 11:01 am

    Wah dadi kangen kampung nih baca info ini..tapi ono sing kurang kang..dulu ada warung CM baturetno,juga mie ayam rel utara kapur trus warung jajan lesehan utara prapatan karangwaru..murah meriah.cuma ngk tahu skrang masih ada nggak.jadi ingat masa2 sekolah.di tuban tercinta.

  • 8 caturguna // Jan 18, 2011 at 7:28 am

    ari : waaahhh aku gak pernah makan disitu … waduh boleh dong kalau kapan pulang kampung, difotoin dan direview ya :) lumayan supaya temen temen pada tau :)

  • 9 sisilia lilies // Feb 23, 2011 at 9:53 am

    Kok ‘angsle’ belum ikutan disebut?
    Mangut ikan pe di restoran depan laut ( arah Tasikhardjo)juga enak. Mantap.
    Thanks infonya. Saya di sana sampai es em pe.
    Papa, Mama dan adik dimakamkan di sana semua…

  • 10 caturguna // Mar 2, 2011 at 11:52 am

    sisilia : hiihhiii iya angsle na juga enak ya … tapi aku udah lama gak makan, sampe lupa ga tau tempat yang enak dimana hheheheee

    mangut ikan pe biasa aku beli di depan rumah … enak tapi penjualnya jutek abis wakakkakaa jadi males deh belina, tapi rame juga tu warung lesehan …

    hm … turut berduka cita ya sisilia … mereka pasti sudah bahagia disana :) sekarang sisilia tinggal dimana?

  • 11 sisilia lilies // Mar 18, 2011 at 3:59 pm

    Saya dan suami tinggal di Kota Wisata, Cibubur. Boleh main, kok. Nanti cerita2 tentang kuliner, hehehe…

  • 12 amos // Nov 10, 2011 at 6:21 pm

    mana no telpnya ? kan sulit kalau jauh dan bawa romb kalau tidak pesan tempat. ya….kan

  • 13 caturguna // Nov 14, 2011 at 1:57 pm

    @amos : hehehe untuk alamat lengkapnya … ni kan cuma review singkatnya.. review lengkapnya ada di artikel per satu satu annya di halaman lain .. tapi memang ngga semua :p maklum karena saya kalau makan suka asal makan dan pulang tanpa memperhatikan alamat lengkap dan apalagi no telp ehhee karena tuban kan mana mana deket .. jadi jarang telp deh ,.. kalau mau makan ya tinggal naik becak kesana :p

  • 14 patbom // Aug 15, 2012 at 3:53 pm

    Hi catur!
    I have to say that your website is very informative! I just visited Tuban for a few days last week, and wow! I was very impressed. Tuban will no longer be a passing town in my Pantura trip. Such a great small town with lots to offer. I really enjoyed my food tour there based on your guide. I did not have the chance to sample all of the listed above, but at least I have tasted the must try items. I’m an active foodspotting user and I have made a top ten Tuban food guide for public based on my recent food tour. Check it out at foodspotting.com/guides/6524-tuban-top-ten. Sorry for the lenghty comment, but thanks again for the listing you’ve made! Have a good day!

  • 15 caturguna // Aug 18, 2012 at 8:24 am

    @patbom : hehehee sama sama patbom … oya dirimu orang luar atau bisa bahasa indo??? aku udah liat ke web tempatmu ngisi artikel :) fotonya bikin ngiler yak

  • 16 Alfa // Feb 7, 2013 at 7:24 pm

    Nambahin ya……
    Angsle depan RS Muhammadiyah,
    Tahu lontong depan Tri Dharma,
    Sate mentok isor sawo (karang, semanding)..
    De el el..
    Wenak smuwa..
    Ada yg tinggal diBanten gak nih?
    Senengnya ktm..
    Salam knl yaa

Leave a Comment