Ajihara Restaurant, Resto Jepang Pertama di Jakarta’s Little Tokyo

Siapa bilang Jakarta cuma punya Kampung Betawi (Situ Babakan dan beberapa daerah lain di Jakarta), Kampung China (Glodok) dan Kampung Arab (Pekojan)? Karena Jakarta juga punya Little Tokyo!!! Lokasinya di kawasan Melawai Jakarta Selatan. Deket deket Blok M situ.

Kalau mau cari apa aja tentang Jepang, coba aja deh mampir ke Melawai sini, barang kali aja ada. Apalagi kalau sampeyan nyari Ekspat Jepang, buanyak!!! Hehehee weleh weleh … nah, tapi saya bukan mau ngebahas Little Tokyo –nya nih, melainkan sebuah Restaurant Jepang yang pertama kali berdiri di kawasan ini, namanya AJIHARA Restaurant (berdiri tahun 1990).

Benar benar ingin menampilkan nuansa Jepang, maka tak hanya resto aja yang digubah serasa berada di Japan. Tapi, jam buka restonya pun disesuaikan dengan kebiasaan di negeri Sakura. Yakni buka hanya pukul 12.00 – 14.00  dan baru buka kembali pukul 18.00 -23.00. Kecuali hari minggu, resto ini buka dari jam 12.00 – 00.00.

Saat itu saya datang lebih pagi, yakni pukul 17.15. Sengaja, ingin ngobrol dulu aja sama Kepala Chef – nya, Harada San (Orang Jepang tapi bisa bahasa Jawa lo, xixiiiii, karena dia sudah 20 tahun lebih di Indonesia – ini ngurus Restaurant AJIHARA – dan istrinya yang sekaligus pemilik Resto ini memang orang Jawa). Harada san, wajahnya seperti orang Jepang pada umumnya, serius, tapiiiii walaaah begitu sudah bicara ternyata dia sangat ramah dan lucu. Dia selalu becanda dan sepertinya tidak pernah habis kalimat kalimat humor dari bibirnya.

Nah, balik balik. Pas datang, jam 17.15 itu ternyata Harada San sedang menyiapkan bahan bahan untuk Sushi. Wow, usut punya usut, ternyata Harada San sejak mengelola Resto ini, selalu memegang motto, “Hanya menyajikan makanan yang segar dan home made”.

Jadi, bahkan untuk daging sushi selalu digunakan daging terbaru. Tak hanya diganti tiap hari, bahkan bahan untuk sore pun berbeda dengan siang. Bahan untuk sushi makan malam, daging baru diolah pukul 5 sore. Makanya ketika saya makan sushi disini, beeee daging ikannya, cuminya, udangnya, semua benar benar fresh. Potongannya gede gede pula hehehee… jadi begitu digigit, ikannya serasa bunyi kreeees saking gurih dan segarnya.

Pantes,… akhirnya saya tau rahasia mengapa resto ini tetap bertahan selama 20 tahun dengan pelanggan yang tak pernah putus dan 90% asli ekspat Jepang. Tentu karena bahan bahan yang ia gunakan memang bahan segar dan untuk bumbu bumbunya, semua asli dari Jepang, termasuk sayur mayur. Untuk aneka Mienya; Soba, Ramen dan Udon pun ia buat sendiri, fresh tanpa bahan pengawet.

Harada San benar benar ingin membawa rasa asli Jepang bagi warga Jepang yang tinggal di Indonesia. Maka sedikit pun ia tak mau merubah rasa asli masakan Jepang, dengan harapan pula, warga Indonesia yang ingin tahu seperti apa aslinya masakan Jepang, nggak usah jauh jauh ke Jepang (mahal bo tiketnya, 10 jeti), tinggal datang saja ke Melawai (Cuma 3500 perak naik busway). Hehehee … Soal rasa Jepang ini, saya sempat membawa teman saya yang asli Jepang kemari dan ia mengucapkan, “Oishiikatta desu, Original Japanese Taste”

Oya, kalau anda kesini mungkin bakal bingung ya dengan aneka menu masakannya. Karena ya demi memuaskan kerinduan orang Jepang terhadap kampung halaman, maka jika anda membuka buku menu akan berderet sekitar 200 lebih nama makanan yang hahahaa pasti sebagian besar anda nggak tau, opo iki? 200 itu masih belum termasuk menu menu baru yang belum dimasukin ke daftar menu. Jadi, kalau kesini mending nanya aja ke mbaknya. Atau, mau nyobain yang aku pernah makan nih?

Tenzaru Soba (Soba dingin) : Soba sendiri adalah menu mie dari Jepang. Bedanya dengan ramen, mie soba terbuat dari gandum Jepang (bentuknya segitiga, bukan buliran seperti padi) yang memiliki khasiat mampu menurunkan darah tinggi dan kolesterol. Namanya Soba dingin, karena ia memang disajikan dingin. Mie dipisah dengan kuah. Dimana kuahnya jika kita pegang, emang dingin. Set nya terdapat tempura udang yang gurih nying nying enak bener.

Kitsune Tanuki Soba (Soba Panas) : Nah, kalau soba yang ini, langsung berkuah. Kuahnya pun panas. Mie nya sama dengan Soba dingin, gurih dan lembut (home made loh, tanpa bahan pengawet, jadi gak ada aroma kimia yang menyebalkan). Untuk rasanya? Aduh ini bumbu apa sih ya? Rasanya kayak lagi makan chiki kaldu ayam … ah ya … emang rasa kaldu ayam kali yach??? Enak deh… isinya ada kulit tahu yang guriiih niksmat.

Tebasaki Gyoza : Chicken wings atau sayap ayam, namun tulangnya udah dihilangkan dan sebagai ganti, diisi dengan gyoza. Gyoza sendiri adalah daging (bisa ayam, sapi, dll, ini saya pesan yang ayam) yang dicincang kemudian diberi aneka sayuran cincang.

Cimi Cuka Camai : heheheee… mendengar namanya membuat saya ketawa,… tapi ketika makan, saya langsung diam. Enak banget ini. Jadi, makanan ini aslinya dalam bahasa Indonesia itu adalah aneka manisan, yang terdiri dari gurita, rumput laut, cumi dan ubur ubur. Woooaaa, rasanya enaaaaaaaaak banget. Ada yang manis asin, manis mayonise, manis segar dan manis gurih.

Enoki Batar : um, batar ini artinya butter ya. Jadi bisa langsung kebayang ya, enoki yang ditumis pakai Butter. Begitulah kira kira. Enoki sendiri itu jamur yang panjang panjang guyiiih sekayi itu …

Salmon Shioyaki Set : Ini Salmon yang dibakar asin. Dipasangin sama salad segar, nasi dan miso sup. Oya, omong omong soal Miso sup. Bener lo, aku ini dari dulu gak doyan miso sup soalnya rasanya aneh, tapi pas nyeruput miso disini, dalah dubilah, kok enak hehehehe… jadi suka deh.

Sushi : Disini aku pesen sushi yang aneka macem. Aduh lupa namanya. Pokoknya ada salmon sushi, tuna sushi, cumi sushi, udang sushi, telur ikan sushi, telur, dan lain lain … (hihiiii gak tau nama Jepangnya jadi nyebut pake Indonesia aja yach) … rasanya??? Bujuuug dah, seperti yang udah cerita tadi di atas, semua dagingnya (ikan , udang dan cumi) segeeeeer. Saking segernya sampe dagingnya berasa manis meski nggak dikasih apa – apa.

“Harada San, Gochisosama deshita” ….

AJIHARA Restaurant. Jl. Melawai IX No 3A Blok M – Kebayoran Baru Jakarta Selatan. 021 720 1340, 021 7220687

pindah ke : Jl. Kemang Raya No 14 Jakarta Selatan. 021- 71796083, 92079930

Pengalaman di tulis oleh Catur Guna Yuyun Angkadjaja




%d bloggers like this: