Ketoprak Jakarta berbumbu Kacang Tuban, Gurihnya serasa Pulang Kampung

Ketoprak Jakarta berbumbu kacang Tuban (Tuban ndesoku pancen kacange super)

Pecinta Ketoprak … ada tempat yang asyik untuk menikmati double ketoprak nih hehehee … baik itu ketoprak sungguhan (alias wayang orang) maupun ketoprak makanan yang banyak beredar di Jakarta. Ini ketopraknya bener bener enaaaak, buat aku sih, ketoprak yang paling pas dilidahku – sampai saat ini.

Nemunya juga nggak sengaja banget. Saat itu aku sedang hendak menonton ketoprak alias wayang orang di Pasar Senen Jakarta (udah aku review di wisataseru.com dengan judul “Serunya Malam Minggu Nonton Wayang Orang Bharata di Senen Jakarta” ).

Terus tiba tiba perut bunyi, ‘kruuuuk kruuuuk kukuruyuk’ … bubar dah angine … Pentas wayang udah mau tiba, eee ayam di perut malah bangun dari tidur. Ya sud lah, kutanya pada Mbak Penjaga Gawang (pintu masuk teater), “Ada makanan apa disini”, “Ow, itu diluar banyak, ada ketoprak, ada bla bla bla”. Hm… semua yang disebut aku nggak suka hiks… termasuk ketoprak (udah beberapa kali makan ketoprak di berbagai tempat di Jakarta mulai dari gerobak sampai rumah makan besar dan bener bener gak suka) … tapi karena ayam terus teriak, akhirnya aku melangkah keluar juga.

Dari Gedung Purwa Bharata, dirikyu berbelok ke kanan daaan waaaah gerobak ketoprak yang direkomendasi mbaknya kok rame buanget. Pake ngantri panjang dan yang beli kok necis necis. Ya wis, coba dah. “Pak, ketoprak 1”, “Mau diantar atau makan sini atau di bungkus?”. “Diantar? diantar kemana pak?” tanya ku bingung. “Mbaknya mau nonton wayang di dalam bukan?”, “Iya, emang boleh makan di dalam?”, “Boleh, kursi nomor berapa?”.

Oke, langsung soal rasa. Begitu sampai di hadapanku. Oh mi God!!! aromanya kok sedep … (curiga, jangan jangan aku yang terlalu lapar jadi aroma ketoprak yang biasa aku gak suka jadi wangi gurih). Lalu, kusendok dan nyam nyam nyam … kok enaaaak???

Gerobak Pak Agus, sudah jual sejak tahun 80an boook, pelanggannya necis necis alias mobil mahal mahal

Pertama, tahunya masih hangat mengepul, gurih. Kedua, togenya kremenyes. Ketiga bihunnya lembut. Keempat bumbunyaaaa!!! Ini dia,… bumbu ketoprak yang selama ini pernah aku makan mulai dari gerobak sampai resto lumayan besar, belum pernah ada yang seenak ini. Bahkan di beberapa tempat, aku makan ketoprak itu ada aroma terasi yang janggal… ih ini yang paling nyebelin.

Nah, kalau ketoprak yang ini,  bumbunyaaaa nendang banget. Kacangnya ini luar biasa yahuiiii. Guriiih. Usai nonton ketoprak alias wayang orang, langsung kudatangi si Bapak yang ternyata bernama Pak Agus Suhana. Um, dari nama, ini pasti orang Sunda begitu yach, ternyata betul, dia dari Cirebon.

“Pak, kok bumbunya enak banget, ini pake rahasia apa?”, “Nggak ada rahasia mbak, cuma kacangnya aja pakai kacang Tuban”, …. upsssss apa??? Tuban??? itu kota kelahiranku dan emang terkenal akan kacangnya yang ‘supeeeer’ kalau kata Om Mario Teguh.

Panteees,… ya kacang Tuban ini emang unggul ya… selain jika diolah dia akan menjadi sangat lembut, kacang Tuban juga mengeluarkan rasa lebih manis daripada kacang tanah dari tanah lainnya. Hm…. akhirnya, aku nemu juga ketoprak yang enaaaak …. hehehehe soalnya selama ini saya selalu bingung kalau ditanya teman, “Yun, mumpung sampai Jakarta, katanya terkenal dengan ketopraknya nih, dimana yang paling enak?” … dan dari puluhan pertanyaan dari teman teman, aku tak pernah bisa menjawab … kini dengan lantang dan cepat aku akan langsung bilang, “Ketoprak Pak Agus, samping gedung Purwa Bharata!”

KETOPRAK PURWA BHARATA. Jl. Kalilio 15 (ini sih alamat gedung Purwa Bharata, ketopraknya buka gerobak disamping nih gedung). Senen Jakarta Pusat. Pak Agus 021 9025 1068. Buka jam 18.oo – habis (biasanya jam 23.00)

Pengalaman di tulis oleh Catur Guna Yuyun Angkadjaja





%d bloggers like this: