Gurihnya sate Kambing Batibul berlumur susu etawa, Bang Awi

Penggemar sate pasti sudah hafal dengan kelezatan sate kambing tegal!!! Waaa, tapi yang ini, meski sama tegalnya, cuma rasanya beda ya.

Diliat secara kasat mata aja, bentuknya beda loo.. kalau kita biasaya ngeliat sate itu kan warnanya coklat, naa kalau yang ini enggak. Warnanya putih. Aneh kan.  Ya, tapi dari situlah awal segala kemegahan rasa sate tegal bang awi. Nggak cuma menggunakan kambing jenis domba berusia dibawah 3 bulan, tapi juga menggunakan berbagai macam aturan membuat sate.

Ni… setelah memilih daging kambing domba batibul (bawah tiga bulan), kambing langsung digantung supaya darah nantinya tidak ikut termasak sehingga dapat mengakibatkan rasa daging jadi berubah.

Lalu cara pemotongan. Dimana semua otot harus dibuang, sehingga yang tinggal Cuma bagian daging yang empuk. Memotongnya pun ukurannya harus sama satu dengan yang lainnya. Ini supaya nantinya ketika dibakar, hangusnya sama, matangnya bareng.

Setelah dipotong, menusuk pun ada tekniknya, yaitu daging tidak boleh ditekan terlalu kencang karena bisa mengakibatkan daging cepat basi dank eras. Menusuknya pun satu dengan yang lain harus memiliki ukuran yang tepat sehingga memudahkan proses pembakaran.

Usai ditusuk, sate harus didiamkan dulu sekitar 1 jam baru kemudian dibumbu dengan lemak kambing, susu kambing dan aneka rempah, kemudian  dibakar. Nah teknik pembakaran ini pun membutuhkan keahlian tersendiri. Pertama, arang tidak boleh terlalu banyak, kedua tidak boleh memakai kipas angin karena jika terlalu cepat matang dikuatirkan hanya matang dibagian luar tapi dalamnya masih mentah. Jadi sebaiknya menggunakan kipas saja. Penggunaan kipas pun ada tekniknya, yaitu dengan cepat namun teratur supaya api tidak keluar.

Yuk, menurut sate bang awi, itulah mengapa satenya masih berawarna putih dan tidak ada daging yang hangus terbakar (warna satenya Cuma putih dengan sedikit coklat bekas panggan – bukan hitam arang). Jadi sate ini lebih sehat karena tidak tertempel karbon, melainkan hanya diasap asap sampai matang. Makanya kalau makan disini agak sabar ya, karena bakarnya butuh teknik tersendiri, agak lama memang, tapi hasilnya … wow … memuaskan. Nggak Cuma empuuuuk… guriiih… tapi juga enggak ada bau prengus kambing… top de ah!!!

SATE TEGAL BATIBUL BANG AWI.

Jakarta: JL. Boulevard Raya QJ 7 no 20. Kelapa Gading – JakUt. 0819 1151 1870 (Bang Udin)

Tegal : Jl. Raya II Ujungrusi Adiwerna Tegal Jawa Tengah. 081802889603 atau 0283 3448049

——

Penulis : Catur Guna Yuyun Ang
Instagram : @catur_guna & @wisataseru
Email : [email protected]

Untuk mendapatkan Update artikel kami, bisa ikuti kami di :

Twitter : @wisataseru
FB Group : https://www.facebook.com/groups/wisataseru/
Like FB wisataseru disini, Klik Here




%d bloggers like this: