Bebek Bengil yang Garing ring dan Gurih rih

Bebek bengil dan sambal matahnya

Yang suka ke Bali, pasti tau dengan nama besar Bebek Bengil. Resto tempat tongkrongannya pada bule di Ubud sana. Nah, tapi untuk bisa mencicip kesohorannya, sekarang nggak perlu harus jauh jauh ke Bali, karena di Jakarta sudah ada.

Di Bali sendiri, Bebek Bengil merupakan restoran bertaraf internasional pertama di Ubud. Nah, maka ketika hadir di Jakarta pun, tampangnya mentereng di kawasan Menteng yang elit. Nama bengil sendiri akan anda ketahui asal usulnya begitu masuk ke resto tersebut, ya ya ya karena pemiliknya ini nggak cuma ingin pelanggannya itu mencicip masakannya, tapi juga mengenal lebih dekat apa sih bebek bengil itu, jadi cerita tentang asal usul nama pun di pajang. Seperti apa ceritanya? sengaja saya nggak mau cerita, biar pada dateng sendiri untuk membaca langsung heheheee …

Suasana dibuat semirip mungkin dengan yang ada di Bali, meski secara luas juga jauh lebih kecil dari yang di Bali, tapi usaha itu cukup terlihat. Menu menu terhidang pun juga sama, bahkan beberapa bumbu yang terkadang memang namanya sama, tapi karena tumbuh di daerah berbeda maka akan menghasilkan rasa yang berbeda, tak segan langsung di import dari Bali supaya rasa yang ada di Jakarta benar benar identik dengan yang di Bali.

Akhirnya saya pun memesan Bebek andalannya dan Sate Platter yang terdiri dari tiga macam sate, yakni sate lilit, sate udang, dan sate ayam. Yang dahsyat tentu bumbu kacang dari si sate ya … bumbu kacangnya nampol gurihnya. Sedangkan untuk bebeknya sendiri, ini sungguh berbeda dengan bebek yang biasa saya jumpai di tempat lain. Saya menyebutnya, ini bebek dengan rasa

itu looo cake yang enak itu

lidah Bule. Karena kalau biasa kita makan bebek itu kan aroma sereh, daun salam dan bumbu lainnya itu kerasa, nah kalau yang disini, bebeknya itu hampir tidak ada rasa yang menonjol. Bebek baru akan memiliki rasa ketika di cocol sambal matah, sambal khas Bali. Keunggulannya juga terletak pada bebeknya yang di goreng kering sehingga kulitnya benar benar krispi.

Untuk tambahannya sendiri, Bebek disajikan lengkap dengan  sayuran berupa kacang panjang dan taoge dengan bumbu kelapa, di sini dikenal sebagai urap dan buah buahan.

Untuk penutupnya saya mencoba 2 macam cake yang saya lupa namanya tapi untung saya memotretnya. Enaaaaaaaaaaak banget. Kuenya lembut banget. Dari 2 kue itu saya lebih suka yang berwarna coklat. Untuk ke dua cake ini sendiri, dua duanya mengadung alkohol. Dan itulah yang membuat saya suka, yang berwarna coklat rasanya keras tapi sangat lembut di lidah. Sedangkan yang berwarna putih, alkoholnya tidak terlalu menyengat dan lebih kerasa seperti spageti. hehehee ya karena itu pakai daun basil, jadi rasanya seperti sedang makan spageti namun dalam versi lembut gak usah dikunyah juga udah lumer.

BEBEK BENGIL. Jl. H. Agus Salim 132 Menteng Jakarta Selatan. 021 391 8016, 021 310 1190

yang di Bali: Hanoman Street Padang Tegal Ubud Bali. 0361 975 489

Pengalaman di tulis oleh Catur Guna Yuyun Angkadjaja

7 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>