Rajungan Kari Tuban yang membuai sekaligus meremukkan lidah

Pecinta Pedas … sebaiknya anda mencicip Kare Rajungan Tuban yang satu ini. Hm … pedasnya menggila!!! Begitulah sebut teman teman yang pernah saya ajak kemari.

————

Kare Rajungan ini merupakan salah satu hidangan populer di Tuban. Saking populernya, sampai Kepala Biro RCTI Surabaya dulu, Pak Bambang, sering loh, dari Surabaya ke Tuban cuma untuk beli Kare ini doang .. ck ck ck … Nah karena kepopulerannya itu pula, jika ada teman saya mampir ke Tuban dan suka pedas, selalu saya ajak kemari. Oya … tak terkecuali suami saya juga.

Oke kita kembali pada topik ya .. Kare Rajungan. Rajungan itu adalah sebangsa kepiting. Namun agak berbeda, rajungan memiliki ciri ciri kaki dan capit yang lebih ramping dibanding kepiting. Besarnya juga ngga besar besar amat. Kalau di dunia manusia, rajungan itu mungkin semacam model kali yak hahahaa .. bertubuh langsing dan tampak modis dengan cangkang yang bercorak. xixixiiiii

Rajungan ini juga memiliki daging yang lebih empuk, gurih dan jauh lebih manis dibanding kepiting. Perbedaan lainnya lagi, katanya sih .. kalau kepiting itu kan bisa di ternak .., nah kalau rajungan itu liar alias ngga bisa diternak. Laut adalah kehidupannya dan tak bisa ditawar.

Di Tuban .. Rajungan ini ngetop dengan dimasak secara Kare. Nah salah satu resto yang berhasil mempopulerkan masakan ini menurut saya adalah Manunggal Jaya, yang telah buka sejak tahun 80an.

Dibanding warung lain, warung Manunggal ini memiliki cita rasa Kari Pedas yang tak bisa ditawar lagi. “Pedasnya Gilaaaak … Mulutku sampe geter terus”, itulah komentar teman saya, Ludi Idwan Kameramen Global TV yang saya ajak mencoba kare tersebut. Lucunya … Mas Ludi ini sampe puluhan kali kumur karena kepedesan xixixiiii …

Sedangkan komentar suami saya “Ini Kare Sambel .. bukan Kare Rajungan”. Sedangkan kata Ipar saya, “Ini pedesnya asli pedes. Mantab”. Dan saya sendiri ??? Wooowww sekali mencoba dan saya ngga pernah mau makan lagi wakakakkak … karena waktu SD ngga sengaja saya makan tuh kare … dan telinga saya 
langsung

wuuuussssss

seperti keluar asap dan rambut saya serasa berdiri semua seperti iklan Snack Jet Set kala itu.

Ediaaannnn

… Pedesnya menggila!!! 

Kare berbumbu komplit ini memang luar biasa. Cabe rawitnya nampar banget. Yang suka pedas sih … doyan banget. Seperti kawan, suami dan ipar saya … mereka boro boro trauma, justru ketagihan kayak Pak Bambang hahahhaaa …Kata mereka meski pedas, hidangan ini sangat sedap. Bumbu bawang merah putih, kemiri, lengkuas, kunyit, kencur, jahe, jeruk purut, daun sereh, ketumbar dan santannya itu berasa nge-blend di lidah.

Menurut penjualnya sih,… ini dikarenakan masaknya menggunakan kayu bakar. Jadi bumbu yang matang secara perlahan itu benar benar meresap dan menyatu. Untuk seporsi kare rajungan ini, harga yang di patok adalah 55ribu perporsi – seporsi isi 2 rajungan.

Oya .. selain kare rajungan disini juga ada kare cumi dan Nus Hitam. Ke 3 menu tersebut dijamin pedas semua. Tapi buat anda yang ngga suka pedas, jangan kuatir, karena disini juga ada sate kambing yang enyak kok. So .. kalau lagi nemenin tamu, saya ya makannya sate kambiang ini. 
Di Tuban anda bisa menjumpai masakan kari rajungan ini dibeberapa tempat seperti di rumah makan Joglo di Jalan Manunggal, rumah makan Karunia Dewi di kawasan Medengan, dan warung Wahyu Utama di sekitar Markas Kepolisian Resor Tuban. 

Tapi yaitu tadi perintis awal kare rajungan ini sejak tahun 1986 adalah Ibu Ismoe dengan warungnya yang sangat sederhana bernama Manunggal Jaya, di Jalan Manunggal Tuban. Letaknya kira kira 50 meter setelah rumah makan Joglo.

Alamat Warung Rajungan Manunggal Jaya: Jl Manunggal Tuban. 0821 321 06253




%d bloggers like this: